JUDUL :
K
Lombok Tengah – Tahun 2020 menjadi titik awal berdirinya PT Agro Nusa Protindo (ANP). Di tengah ketidakpastian global yang melanda dunia akibat pandemi COVID-19, perusahaan ini lahir membawa keberanian dan keyakinan penuh. Berawal dari tim yang kecil namun solid, ANP membangun fondasi bisnisnya di atas tiga pilar utama: kejujuran, integritas, dan pelayanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah enam tahun berjalan, kerja keras tersebut membuahkan hasil yang luar biasa. Saat ini, PT Agro Nusa Protindo telah melayani lebih dari 300 mitra bisnis yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.
Visi Besar Putra Daerah: Bidik Pabrik Pengolahan Daging di Lombok
Sebagai putra daerah asli, CEO PT Agro Nusa Protindo, Lalu Suherman, memiliki komitmen besar untuk membangun tanah kelahirannya. Saat ini, bisnis pengolahan makanan yang dijalankan ANP memang masih mengandalkan sebagian besar bahan baku dari pasar impor. Melihat potensi yang ada, Lalu Suherman menilai ANP sangat potensial untuk melakukan ekspansi besar dengan membangun pabrik pengolahan daging di Lombok.
Langkah ini dinilai sangat strategis mengingat Pulau Lombok merupakan salah satu dari tiga besar daerah penghasil sapi terbesar di Indonesia. Kehadiran pabrik ini nantinya diharapkan dapat menyerap potensi peternakan lokal secara maksimal dan membuka lapangan kerja baru.
Kontribusi Nyata: Menggerakkan Ekonomi Desa Lewat Aksi Sosial
Tak hanya berfokus pada keuntungan bisnis, PT Agro Nusa Protindo juga menyeimbangkan langkahnya dengan aksi kemanusiaan. Melalui program “Jumat Berkah” yang rutin dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu, ANP konsisten membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dalam menyalurkan bantuan ini, ANP menggandeng lembaga sosial Endy Foundation dengan menyasar masyarakat kurang mampu dan anak-anak yatim di desa-desa tertinggal yang ada di wilayah Lombok Tengah.
“Sebagai putra daerah, saya ingin memberikan suatu kontribusi nyata untuk bisa membantu masyarakat yang tidak mampu,” ujar Lalu Suherman.
Ia menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan saat ini memang masih berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga. Namun, ini barulah langkah awal.
Ke depannya, PT Agro Nusa Protindo memproyeksikan program CSR ini akan diarahkan menjadi bantuan produktif. Dengan memberikan modal atau alat usaha yang berkelanjutan, ANP berharap dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa secara mandiri.














