Parkir di Kelola Dishub, Wabup UNA: Tidak Boleh Lagi Raja-Raja Kecil Kuasai Lahan Parkir

Selasa, 20 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Hj. Nurul Adha. Foto (Ramli/gontb).

Wakil Bupati Hj. Nurul Adha. Foto (Ramli/gontb).


Lombok Barat, GONTB – Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Barat, Bupati LAZ telah menetapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu sumber PAD yang menjadi perhatian utama adalah retribusi parkir yang kini dikelola oleh Dinas Perhubungan setempat.

Baca Juga:  Karena ini! Nasib Buruh Tani Harus di Pantau

Dalam pernyataannya, Wakil Bupati Hj. Nurul Adha menegaskan pentingnya pengelolaan parkir yang profesional untuk memaksimalkan potensi retribusi dari sektor ini.

“Dinas Perhubungan nanti akan mengurus parkiran ini, mulai merapikan sehingga peningkatan PAD,” ujar Wabup Una Sapaan akrab Wakil Bupati Hj. Nurul Adha di hadapan awak media. Senin (19/05/2025).

Baca Juga:  Gawat! NTB Darurat Perkawinan Anak, Apa solusinya?

Dengan penataan yang lebih baik dan sistematis, diharapkan akan ada pertumbuhan signifikan dalam pendapatan dari retribusi parkir.

“Pengelolaan dilakukan oleh Dishub untuk merapikan secara perlahan lahan-lahan parkir selama ini di kelola oleh raja-raja kecil,” jelasnya.

Dengan mengoptimalisasi parkir, meningkatkan PAD tidak hanya akan memperkaya kas daerah, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan layanan publik yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  di NTB, Inilah Rangkaian Kegiatan HUT ke 80 RI

“Peningkatan PAD ini jelas manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat. Ini tujuan pak bupati,” tutupnya. ***

Berita Terkait

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak
MRLL Simpang 4 Rembiga Dievaluasi, Pemkot Mataram Tetap Terapkan Satu Arah di Jalan Dakota dan Adisucipto

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:33

Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar

Jumat, 4 September 2026 - 19:23

Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terbaru