Karena ini! Nasib Buruh Tani Harus di Pantau

Dedi Suhadi

- Reporter

Jumat, 23 Mei 2025 - 11:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Agus Hidayatullah. Foto (Dedi Suhadi/gontb).

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Agus Hidayatullah. Foto (Dedi Suhadi/gontb).

GONTB – Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Agus Hidayatullah menjelaskan penggunaan alat-alat pertanian memberikan dampak positif dan negatif bagi dunia pertanian.

Dengan menggunakan alat-alat pertanian, jelas Agus petani bisa mengurangi biaya yang dikeluarkan dalam mengelola lahan pertanian.

Baca Juga:  Dari OPD hingga Media, Lobar Siapkan Barisan Penanggulangan Bencana Terukur

“Kalau pakai mesin, biaya yang dikeluarkan petani sedikit bisa separuh nya tapi buruh tani jadi tidak bekerja,” katanya saat bincang Kamisan di Kantor Gubernur NTB, Kamis 22 Mei 2025.

Karena itu,  Agus meminta pemerintah harus memikirkan solusi atas  hilangnya pekerjaan buruh tani akibat penggunaan alat-alat pertanian.

“Harus menjadi bahan pemikiran, bagaimana agar nasib buruh tani bisa lebih baik,” katanya.

Baca Juga:  Penutupan MTQ Lombok Tengah, PLN Pastikan Keandalan Kelistrikan

Agus menambahkan, seorang petani baru bisa layak hdup saat ia memiliki dan bisa mengelola lahan seluas 2 hektar. Sayangnya, di provinsi NTB  sebagian besar petani memiliki lahan kurang dari 2 hektar.*

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koalisi Pemuda NTB Desak Percepatan IPR, Pemprov Janjikan Verifikasi dan Perda Pertambangan Rakyat
Kemenhaj Lombok Barat Pastikan Kesiapan Haji 1447H/2026, Manasik Tuntas Lebih Awal, Kuota Terus Meningkat 
Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Saber Pangan NTB Cek Bapokting Jelang Ramadhan
Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Gelar Sosialisasi Sertifikasi Tanah Wakaf
Polda NTB Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Oknum Kasat Narkoba Polres Bima Kota Diproses Hukum dan Dipecat
Residivis Curanmor Berstatus DPO Asal Cakranegara Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram
Gerak Cepat BJN, BPBD dan Damkar Bersama TNI–Polri Bersihkan Longsor Jalur Pusuk Sembalun
Curi HP di Garasi Rumah, Pria Jempong Baru Dibekuk Dini Hari oleh Tim Resmob
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:39 WITA

Koalisi Pemuda NTB Desak Percepatan IPR, Pemprov Janjikan Verifikasi dan Perda Pertambangan Rakyat

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:26 WITA

Kemenhaj Lombok Barat Pastikan Kesiapan Haji 1447H/2026, Manasik Tuntas Lebih Awal, Kuota Terus Meningkat 

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:34 WITA

Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Saber Pangan NTB Cek Bapokting Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:45 WITA

Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Gelar Sosialisasi Sertifikasi Tanah Wakaf

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:54 WITA

Residivis Curanmor Berstatus DPO Asal Cakranegara Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram

Berita Terbaru