Lagi, PLN Hadirkan SUPERSUN : Energi Bersih untuk Masa Depan Cerah Generasi Muda Bima

- Reporter

Kamis, 27 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

Petugas PLN sedang melakukan pemasangan Panel Supersun.

Petugas PLN sedang melakukan pemasangan Panel Supersun.

Bima, GONTB — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melalui PLN UP3 Bima kembali menyalakan terang untuk negeri dengan pemasangan sistem pembangkit listrik tenaga surya individu SUPERSUN (Surya Power Solusi untuk Negeri) kepada empat sekolah yang belum terjangkau jaringan listrik.

Program ini merupakan dukungan terhadap Percepatan Digitalisasi Pembelajaran sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, sekaligus langkah nyata untuk memperluas akses energi bersih bagi dunia pendidikan di wilayah terpencil.

Setiap sekolah menerima satu paket SUPERSUN yang terdiri atas panel surya berkapasitas 2×550 W, baterai penyimpanan energi 2.350 Wh, serta kWh meter berdaya 1.300 VA.

Rangkaian perangkat ini mampu mendukung suplai listrik mandiri hingga delapan jam pemanfaatan setiap hari, terutama untuk kegiatan belajar mengajar dan fasilitas ruang guru. Sistem ini juga memungkinkan penambahan kapasitas penerangan sesuai batas beban maksimum 6A.

Baca Juga:  Mudik Idul Fitri Tanpa Khawatir, Keluarga Aldi Nikmati Perjalanan Nyaman dengan Kendaraan Listrik Berkat SPKLU PLN

Empat sekolah penerima manfaat meliputi SMPN 8 Lambu di Desa Baku, SMPN 10 Satu Atap Lambu di Desa Mpori Lembo, SDN Tongga di wilayah kerja ULP Sape, serta SDN Tambora di bawah ULP Dompu.

Selama ini, sekolah-sekolah tersebut menjalankan aktivitas pendidikan tanpa dukungan listrik memadai. Total penerima manfaat meliputi 72 siswa dan 37 guru pada tiga sekolah yang telah memiliki data lengkap.

Dari sisi fasilitas pendidikan, SMPN 8 Lambu dan SMPN 10 Lambu masing-masing memiliki enam ruang belajar, sementara SDN Tongga memiliki empat ruang dengan belum adanya instalasi listrik sebelumnya.

Dengan hadirnya SUPERSUN, seluruh ruang belajar kini dapat didukung penerangan yang konsisten dan memungkinkan penggunaan perangkat elektronik dasar sebagai pendukung digitalisasi pembelajaran.

Baca Juga:  PLN Untuk Rakyat: Nyalakan Gili Tapan dan Gili Ngali Sumbawa dengan SUPERSUN

Mobilisasi tim PLN menuju lokasi juga menjadi tantangan tersendiri mengingat kondisi geografis. Perjalanan menuju SMPN 8 Lambu menempuh jarak 26 km atau sekitar 47 menit, sementara menuju SMPN 10 Lambu memerlukan 1 jam 5 menit dengan jarak 35 km.

SDN Tongga berjarak 47 km dengan waktu tempuh 1 jam 15 menit dari ULP Sape, sedangkan SDN Tambora merupakan lokasi paling terpencil dengan jarak 138 km atau sekitar 3 jam perjalanan dari ULP Dompu.

Program ini turut mendukung pengurangan penggunaan genset di wilayah yang belum teraliri listrik. Setiap unit SUPERSUN mampu menghemat konsumsi solar setara 24 liter per hari dan menghindari emisi karbon hingga 1.470 kg CO₂ per tahun untuk setiap sekolah.

Hal ini menjadi kontribusi penting dalam mendorong transisi energi bersih di NTB serta mewujudkan operasional pendidikan yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga:  Kemenkeu Jamin Pertumbuhan Ekonomi 2025 Tetap 5,2 Persen meski PPN Naik

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa penyediaan akses energi di wilayah terpencil merupakan bagian dari komitmen PLN dalam pemerataan layanan kelistrikan.

“SUPERSUN bukan hanya solusi energi, tetapi investasi bagi masa depan generasi muda di daerah terpencil. Energi bersih yang hadir hari ini menjadi fondasi untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan membuka peluang digitalisasi pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa PLN akan terus memperluas jangkauan layanan listrik berbasis energi baru terbarukan.

“Kami berkomitmen menjaga keandalan sistem dan memastikan masyarakat di wilayah paling terpencil sekalipun mendapatkan akses energi yang layak. Kolaborasi dengan Pemerintah akan terus kami perkuat demi mempercepat tercapainya pemerataan kelistrikan di seluruh Nusa Tenggara Barat,” tutup Sri Heny.

Sumber Berita: PLN NTB

Berita Terkait

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
PLN Tuntas Dukung MotoGP Mandalika 2026
H-1 MotoGP Mandalika 2026, PLN UIW NTB Pastikan Kesiapan Sistem Kelistrikan dan Ratusan Personel Siaga
Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Hadirkan Layanan SPKLU di Lombok Garden Hotel
DEN Dorong Peran Riset Kampus dan Ketahanan Energi Daerah
Tarif Listrik Agustus 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Peta Tribun Penonton MotoGP Mandalika 2026
Hari Kemerdekaan RI ke-81, PLN UIW NTB Tegaskan Peran Perempuan sebagai Penggerak Pelayanan dan Transisi Energi Bersih

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:54

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:15

PLN Tuntas Dukung MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:30

H-1 MotoGP Mandalika 2026, PLN UIW NTB Pastikan Kesiapan Sistem Kelistrikan dan Ratusan Personel Siaga

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:35

Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Hadirkan Layanan SPKLU di Lombok Garden Hotel

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:00

DEN Dorong Peran Riset Kampus dan Ketahanan Energi Daerah

Berita Terbaru

Go Religi

Jangan Lewatkan! Inilah 5 Keutamaan Sedekah Jumat

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:26

Go Teknologi

Manfaat Belajar Komputer

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:40

Go Teknologi

Belajar Komputer Untuk Pemula: Cara Dasar dan Manfaat

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:40