Gas! Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa Tinjau Jalur Lintas Moyo

Rabu, 21 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa, GONTB — Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa untuk meninjau langsung kondisi ruas jalan dan titik jembatan penghubung yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Kunjungan ini dilakukan usai melepas keberangkatan penerima hadiah umrah dalam rangka apresiasi HUT NTB di Pendopo Gubernur. Dalam agenda di Sumbawa, Gubernur didampingi Ketua TP PKK NTB Shinta Agathia Soedjoko dan rombongan.

Gubernur NTB disambut Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. bersama jajaran perangkat daerah terkait. Kunjungan kerja kali ini terasa berbeda karena Gubernur dan Bupati bersama rombongan memilih menggunakan motor trail untuk menelusuri langsung jalur yang akan menjadi fokus perbaikan.

Baca Juga:  Bupati LAZ Lantik Kades (PAW) Kebon Ayu: "Bekerjalah Seirama dan Sekeras Bupati"

Peninjauan dilakukan di sejumlah titik, antara lain Jalan Lintas Moyo serta ruas Moyo–Luair pada titik KM 20 dan KM 21,5, termasuk beberapa perempatan yang membutuhkan jembatan penghubung yang lebih kokoh.

Ruas jalan tersebut dinilai vital karena menjadi jalur utama transportasi warga sekaligus akses pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat. Saat singgah di salah satu titik yang membutuhkan penanganan, Gubernur Miq Iqbal menegaskan perbaikan jalan provinsi akan menjadi prioritas.

“Mana jalan provinsi yang perlu perbaikan, kita kerjakan (prioritas) dahulu,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menyoroti pentingnya perlindungan kawasan hutan sebagai bagian dari upaya menjaga infrastruktur. Menurutnya, kerusakan hutan dapat memperparah aliran air dan memicu terbentuknya jalur air baru yang berdampak pada badan jalan.

Baca Juga:  Banjir Mtaram! Pemprov NTB Tetapkan Hari Solidaritas Kemanusiaan, Catat Tanggalnya!

“Sudah benar apa yang dilakukan Bupati Sumbawa, menyelamatkan hutan. Ketika tak ada lagi penahan air, semua air deras mengalir membentuk sungai baru yang berdampak pada jalan. Pak Bupati betul-betul tegas, memperbaiki hutan dan menghentikan pembalakan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Jarot menekankan perlunya perbaikan drainase sebagai langkah teknis untuk mencegah ambruknya badan jalan.

“Beberapa jalan memang perlu dibuatkan saluran, untuk mengatasi ambruknya jalan. Hutan perlu kita selamatkan dan jaga bersama,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Abdul Wahab, yang mengaku optimistis persoalan jalan akan segera ditangani.

Baca Juga:  Hadiah HUT RI ke - 81, Gerak Jalan Putri MTs Negeri 2 Lobar Raih Juara 3

“Dengan kedatangan Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, saya merasa permasalahan jalan terjawab. Yakin, jalan ini segera ditangani. Terima kasih,” ungkapnya.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan berhenti di beberapa titik yang membutuhkan penanganan serius. Gubernur tampak berdiskusi dengan petugas teknis dan masyarakat setempat sambil memastikan kondisi lapangan.

Turut hadir dalam rombongan, jajaran OPD Provinsi, OPD Kabupaten Sumbawa, unsur TNI-Polri, serta masyarakat. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan perencanaan perbaikan jalan dan jembatan benar-benar sesuai kebutuhan riil di lapangan. ***

Sumber Berita: pem

Berita Terkait

Bea Cukai Mataram Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,2 Miliar Hasil 290 Penindakan
Orasi Perdana Ketua Pemuda NWDI Lobar: Jangan Ada Lagi OKP yang Dianak-tirikan!
Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan
Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:49

Bea Cukai Mataram Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,2 Miliar Hasil 290 Penindakan

Kamis, 10 September 2026 - 11:25

Orasi Perdana Ketua Pemuda NWDI Lobar: Jangan Ada Lagi OKP yang Dianak-tirikan!

Selasa, 8 September 2026 - 17:36

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Berita Terbaru