Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Tinjau PLTMG Rangko, Sistem Pembangkitan Flores Kembali Normal Pascagempa

PLN UIK Dwipantara

Jumat, 21 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo beserta jajaran manajemen PT PLN (Persero) saat melakukan kunjungan ke PLTMG Rangko berkapasitas 20 MW, Kabupaten Manggarai Barat. PLTMG Rangko menjadi salah satu tulang punggung salam sistem kelistrikan Pulau Flores. Foto (PLN UIK Dwipantara).

Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo beserta jajaran manajemen PT PLN (Persero) saat melakukan kunjungan ke PLTMG Rangko berkapasitas 20 MW, Kabupaten Manggarai Barat. PLTMG Rangko menjadi salah satu tulang punggung salam sistem kelistrikan Pulau Flores. Foto (PLN UIK Dwipantara).

Labuan Bajo, GONTB – PT PLN (Persero) terus memperkuat pemulihan infrastruktur pembangkit pascagempa yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, turun langsung meninjau PLTMG Rangko di Manggarai Barat, Kamis (20/8/2026), untuk mengecek kondisi pembangkit dan kesiapan pasokan tenaga listrik bagi masyarakat.

Dari hasil peninjauan, operasional pembangkit di Flores telah kembali normal. Dengan daya mampu sebesar 137 megawatt (MW) dan beban puncak sebesar 93 MW, ketersediaan daya saat ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di Flores.

Rizal mengatakan, kurang dari 24 jam pascagempa, sistem pembangkit besar di Flores telah kembali pulih. Ini merupakan hasil kerja cepat seluruh personel PLN yang sejak terjadinya gempa melakukan pemeriksaan, pengamanan, hingga pemulihan terhadap pembangkit yang terdampak.

Baca Juga:  Manfaatkan 3 Hari Lagi! Promo KALCER PLN Diskon Tambah Daya PLN 50%

“Secara keseluruhan sistem pembangkitan di Flores sudah kembali normal. Ketersediaan daya juga cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Ini menjadi hal yang sangat penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan,” ujar Rizal.

Tidak hanya pada sistem kelistrikan utama, PLN juga telah melakukan pemulihan pembangkit di sejumlah wilayah terpencil (isolated) yang terdampak gempa. Di antaranya pembangkit yang melayani masyarakat di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, serta Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur, yang kini telah berhasil diperbaiki.

Meski kondisi pembangkitan telah kembali normal, Rizal meminta seluruh jajaran PLN tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia menginstruksikan dilakukan asesmen lanjutan secara menyeluruh untuk mengevaluasi kondisi aset pembangkitan setelah gempa.

Baca Juga:  GM PLN UIW NTB Pimpin Apel Siaga dan Cek Peralatan Ramadan dan Idulfitri 1447 H

“Walaupun pembangkit sudah kembali beroperasi normal, asesmen harus dilakukan kembali secara menyeluruh. Kita perlu memastikan setiap peralatan dan infrastruktur pembangkitan benar-benar dalam kondisi aman dan siap menghadapi potensi gangguan ke depan,” katanya.

Menurut Rizal, evaluasi pascagempa juga perlu menjadi bagian dari upaya PLN meningkatkan ketahanan infrastruktur pembangkitan, khususnya di NTT yang memiliki karakter geografis kepulauan serta kerawanan terhadap bencana alam.

Tidak hanya mengecek pembangkit, dalam kunjungan kali ini, PLN juga menyalurkan bantuan berupa bahan pangan atau sembako bagi warga terdampak di Desa Tanjung Boleng, Manggarai Barat.

Baca Juga:  PLN NTB Perkuat Keandalan Listrik di Bima–Dompu Melalui Program MATAJITU

“PLN tidak hanya hadir memulihkan listrik. Kami juga ingin hadir meringankan beban masyarakat melewati masa-masa sulit ini. Ini adalah bentuk kepedulian kami di PLN terhadap masyarakat,” ucap Rizal.

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Rita Triani, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti arahan tersebut sekaligus terus melakukan evaluasi terhadap seluruh aset pembangkitan pascagempa.

“Kami terus melakukan pengecekan dan asesmen terhadap pembangkit, tidak hanya untuk memastikan operasional saat ini, tetapi juga sebagai bagian dari mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan ke depan. Fokus kami adalah menjaga pembangkit tetap aman dan andal sehingga kebutuhan listrik masyarakat Flores dapat terus terpenuhi,” tutup Rita. ***

Berita Terkait

Dekat dengan Pelanggan, PLN UP3 Selaparang Sambangi Pelanggan di Wilayah ULP Kopang
Wakil Ketua Komisi III, Ghufron : Tidak Ada Komunikasi, Rambu dan Petugas Diabaikan
Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT
Lawang Selaparang, dari Wayang Plastik hingga Pameran Foto Lawas dan Revitalisasi Sejarah
Tinjau Pembangkit di Lombok, Dewan Energi Nasional Dorong Penguatan Keandalan dan Transisi Energi di NTB
Polsek Mataram Kawal Kunjungan Gus Miftah di Gereja Katolik St. Maria, Pesan Toleransi Menggema
PLN Maluku Manfaatkan FABA untuk Penataan Sirkuit Selawaring Tidore
HUT RI ke-81: PLN UIW NTB Melalui YBM PLN Perkuat Semangat Kemerdekaan melalui Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM di Bima

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:52

Dekat dengan Pelanggan, PLN UP3 Selaparang Sambangi Pelanggan di Wilayah ULP Kopang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:10

Wakil Ketua Komisi III, Ghufron : Tidak Ada Komunikasi, Rambu dan Petugas Diabaikan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:23

Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:15

Lawang Selaparang, dari Wayang Plastik hingga Pameran Foto Lawas dan Revitalisasi Sejarah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:51

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Tinjau PLTMG Rangko, Sistem Pembangkitan Flores Kembali Normal Pascagempa

Berita Terbaru