Alas Tetap Wilayah Sumbawa, Warga Keluhkan Minim Perhatian dan Tingginya Harga Kebutuhan Pokok

Rabu, 18 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa, GONTB – Kecamatan Alas secara administratif masih merupakan bagian dari Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan adanya ketimpangan perhatian pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Sebagai wilayah yang berada di perbatasan dengan Kabupaten Sumbawa Barat, Kecamatan Alas dinilai sebagai salah satu daerah terluar yang sejak lama kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.

Sejumlah warga mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok, khususnya gas LPG 3 kilogram. Jika di daerah lain harga gas melon berkisar Rp19 ribu, di Kecamatan Alas justru melonjak hingga Rp50 ribu bahkan mencapai Rp60 ribu per tabung.

Baca Juga:  Delegasi Negara-Negara Balkan Kunjungi Lombok, Tinjau Potensi Energi Terbarukan PLN

“Kami membeli gas jauh lebih mahal dibanding daerah lain. Ini sangat memberatkan masyarakat,” ujar salah seorang warga.

Selain persoalan ekonomi, masyarakat juga menyoroti lemahnya penanganan keamanan, terutama terkait maraknya peredaran narkoba. Warga menilai penyebaran narkoba di wilayah tersebut semakin meluas tanpa adanya langkah pencegahan yang signifikan.

Baca Juga:  Tanaman Bernilai dan Manfaat Tinggi, Ini yang dilakukan Mahasiswa KKN PMD Unram Desa Peresak

“Peredaran narkoba semakin bebas. Kami tidak melihat ada tindakan serius untuk mencegahnya,” keluh warga lainnya.

Kondisi tersebut memunculkan kesan di tengah masyarakat bahwa pemerintah kurang hadir dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Kecamatan Alas.

Ironisnya, wilayah ini memiliki perwakilan di lembaga legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Namun, warga menilai aspirasi mereka belum diperjuangkan secara maksimal oleh para wakil rakyat tersebut.

Baca Juga:  GM PLN UIW NTB Pimpin Apel Siaga dan Cek Peralatan Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Hingga saat ini, masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun provinsi, terutama dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok serta memperkuat upaya pencegahan dan penanganan peredaran narkoba di wilayah perbatasan tersebut. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Berita Terkait

PLN Maluku Manfaatkan FABA untuk Penataan Sirkuit Selawaring Tidore
HUT RI ke-81: PLN UIW NTB Melalui YBM PLN Perkuat Semangat Kemerdekaan melalui Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM di Bima
Semangat Kemerdekaan ke-81, PLN UIW NTB Perkuat Kesiapan Sistem Kelistrikan Jelang Aktivitas Masyarakat
Sambut Kemerdekaan RI, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Rutin GIS Peaker
Listrik Andal di NTB, PLN UIW NTB Perkuat Budaya Safety
YBM PLN UIW NTB Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 21 Anak Yatim, Wujud Komitmen PLN Hadir Menguatkan Generasi Masa Depan
Tanamkan Budaya Aman Sejak Dini, PLN Dwipantara Sosialisasikan Keselamatan Ketenagalistrikan ke Siswa SD di Sumbawa
PLN UP3 Bima Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi 14 Pelaku UMK Perempuan di Kota Bima

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:09

PLN Maluku Manfaatkan FABA untuk Penataan Sirkuit Selawaring Tidore

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:17

HUT RI ke-81: PLN UIW NTB Melalui YBM PLN Perkuat Semangat Kemerdekaan melalui Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM di Bima

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:01

Semangat Kemerdekaan ke-81, PLN UIW NTB Perkuat Kesiapan Sistem Kelistrikan Jelang Aktivitas Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:07

Sambut Kemerdekaan RI, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Rutin GIS Peaker

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:37

Listrik Andal di NTB, PLN UIW NTB Perkuat Budaya Safety

Berita Terbaru