Sistem Kelistrikan Berlapis Sukses Teruji, PLN UIW NTB Dukung Peresmian Bendungan Meninting oleh Presiden RI

Sabtu, 11 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli (Tengah) didampingi Manager PLN UP3 Mataram, Hengky Purbo Lesmono (kanan) memantau langsung jalanya Peresmian Bendungan Meninting oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026). Foto (PLN UIW NTB)

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli (Tengah) didampingi Manager PLN UP3 Mataram, Hengky Purbo Lesmono (kanan) memantau langsung jalanya Peresmian Bendungan Meninting oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026). Foto (PLN UIW NTB)

Mataram, GONTB – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB) kembali membuktikan keandalan sistem kelistrikannya dalam mendukung agenda strategis nasional. Pada kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026).

PLN memastikan pasokan listrik berlangsung andal melalui penerapan skema pengamanan berlapis (zero down time) sehingga seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan berjalan aman, lancar, dan tanpa gangguan.

Melalui PLN UP3 Mataram, berbagai langkah teknis telah dilaksanakan secara komprehensif sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan kegiatan. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan terhadap jaringan distribusi, gardu, sistem proteksi, hingga jalur suplai utama yang menjadi penopang lokasi acara.

Selain itu, PLN menyiapkan beberapa unit Uninterruptible Power Supply (UPS) serta genset portable yang ditempatkan di titik-titik strategis sebagai sumber cadangan untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik apabila terjadi kondisi darurat.

Baca Juga:  Menkomdigi Minta Operator Seluler Beri Keringanan Akses Internet bagi Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Manager PLN UP3 Mataram, Hengky Purbo Lesmono, menjelaskan bahwa puluhan personel siaga diterjunkan untuk mengawal keandalan sistem kelistrikan selama agenda Presiden RI di Nusa Tenggara Barat.

Seluruh personel yang bertugas merupakan tenaga teknis berpengalaman yang memiliki kompetensi dalam pengamanan kelistrikan pada berbagai kegiatan nasional, didukung sistem komunikasi terpadu agar respons terhadap setiap potensi gangguan dapat dilakukan secara cepat dan presisi.

Sebagai bagian dari standar operasional pengamanan kelistrikan, PLN juga melaksanakan inspeksi menyeluruh, pengujian seluruh perangkat pendukung, serta simulasi perpindahan suplai listrik dari sumber utama ke sistem cadangan.

Langkah tersebut memastikan seluruh peralatan, jaringan, dan sistem proteksi berada dalam kondisi optimal sehingga kualitas pasokan listrik tetap terjaga tanpa kedip selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga:  HLN 79, Darmawan Prasodjo: Komitmen sebagai Fondasi Pembangunan Nasional

Keberhasilan pengamanan kelistrikan pada peresmian Bendungan Meninting menjadi bukti nyata kesiapan infrastruktur ketenagalistrikan PLN UIW NTB dalam mendukung pembangunan nasional.

Keandalan sistem yang dibangun tidak hanya menjadi faktor penting bagi kelancaran agenda kenegaraan, tetapi juga mempertegas komitmen PLN dalam menghadirkan pelayanan kelistrikan yang berkualitas, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kinerja tersebut sekaligus menunjukkan kemampuan PLN dalam mengelola sistem kelistrikan yang tangguh melalui penerapan pengamanan berlapis, kesiapan personel selama 24 jam, serta dukungan peralatan cadangan yang telah memenuhi standar keandalan perusahaan.

Dengan dukungan seluruh sumber daya tersebut, PLN berhasil memastikan seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan berlangsung dengan pasokan listrik yang stabil dan tanpa gangguan.

Baca Juga:  2.073 Volunteer Mandalika 2025 Kini Terlindungi JKK dan JKM

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan bahwa keberhasilan menjaga keandalan pasokan listrik pada agenda peresmian Bendungan Meninting merupakan hasil dari sinergi seluruh insan PLN yang mengedepankan profesionalisme dan kesiapsiagaan.

“PLN UIW NTB berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan dengan tingkat keandalan terbaik pada setiap agenda strategis nasional. Seluruh personel, sistem, dan peralatan telah kami siagakan melalui skema pengamanan berlapis untuk memastikan pasokan listrik tetap andal tanpa gangguan. Keberhasilan pengamanan kelistrikan pada peresmian Bendungan Meninting menjadi bukti kesiapan PLN dalam mendukung setiap program pembangunan nasional sekaligus memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat dan negara,” tutup Yondri. ***

Berita Terkait

Jokowi Nonton MotoGP Mandalika 2026 dari Grandstand A, Penonton Antusias Berebut Salaman
Sprint Race MotoGP Mandalika 2026 Berlangsung Lancar, PLN Hadirkan Layanan Kelistrikan Berstandar Internasional
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Cek Control Room di Sirkuit Mandalika, Pastikan Pasokan Listrik Sprint Race MotoGP Andal
PLN UIW NTB Uji Kesiapan Peralatan Kelistrikan Bersama MotoGP Sports Entertainment Group di Sirkuit Mandalika
Masa Tunggu Haji Dipangkas, Rata-Rata Kini Disebut 14 Tahun
Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Perkuat Edukasi Bahaya Listrik kepada Masyarakat
Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa
PLN Resmikan Centralized Command Center UIW NTB, Ini tujuannya

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:43

Jokowi Nonton MotoGP Mandalika 2026 dari Grandstand A, Penonton Antusias Berebut Salaman

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:09

Sprint Race MotoGP Mandalika 2026 Berlangsung Lancar, PLN Hadirkan Layanan Kelistrikan Berstandar Internasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:28

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Cek Control Room di Sirkuit Mandalika, Pastikan Pasokan Listrik Sprint Race MotoGP Andal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:44

PLN UIW NTB Uji Kesiapan Peralatan Kelistrikan Bersama MotoGP Sports Entertainment Group di Sirkuit Mandalika

Rabu, 30 September 2026 - 11:58

Masa Tunggu Haji Dipangkas, Rata-Rata Kini Disebut 14 Tahun

Berita Terbaru