Mataram, GO NTB — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) petahana, Mori Hanafi, secara resmi mendaftarkan diri kembali dalam bursa pemilihan Ketua Umum KONI NTB periode mendatang. Mori menyerahkan secara langsung berkas pendaftarannya di Kantor KONI NTB pada Selasa (11/8/2026) .
Langkah strategis ini diambil mori guna mengawal dan memastikan keberlanjutan persiapan NTB bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipercaya menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 mendatang.
Dalam berkas pendaftarannya, petahana mencatatkan kesiapan administratif yang dipastikan bersih, valid, dan lengkap sesuai persyaratan tim penjaringan dan penyaringan (TPP). Berkas tersebut mencerminkan komitmen tata kelola organisasi yang akuntabel dan transparan.
Dukungan kuat mengalir dari jajaran pengurus olahraga daerah. Sebanyak 38 cabang olahraga (cabor) secara terbuka menyatakan dukungan penuh untuk kepemimpinan petahana. Selain itu, dukungan solid juga datang dari KONI Kabupaten/Kota, salah satunya KONI Kabupaten Sumbawa.
“Hari ini saya mendaftar dan alhamdulillah dukungan dari cabor itu sekitar 38 dan juga Ketua KONI kabupaten kota, salah satunya Ketua KONI Sumbawa. Ini adalah bentuk support dari teman-teman,” ujar Mori Hanafi saat ditemui usai penyerahan berkas
Meski mengantongi dukungan mayoritas, calon petahana menyikapi proses pemilihan ini secara terbuka dan demokratis. Beliau menyambut baik kemunculan figur-figur calon ketua umum lainnya yang ingin berkontribusi termasuk isu gubernur Nusa Tenggara Barat akan maju sebgai kandidat ketua KONI NTB.
“ kita hargai setiap putra putri bang terbaik untuk memberikan kontribusinya dalam memajukan olahraga NTB dan mensuskseskan PON mendatang” ungkap Mori
Dinamika ini dianggapnya sebagai ruang kolaborasi positif demi kemajuan prestasi olahraga NTB di kancah nasional maupun internasional.
Penetapan dan rangkaian proses pemilihan Ketua Umum KONI NTB ini diharapkan dapat berjalan lancar sehingga fokus konsolidasi organisasi, pembinaan atlet, dan pembangunan infrastruktur PON 2028 tetap berada pada jalur yang tepat.
Sementara itu, dikonfirmasi di tempat yang sama, Ketua tim penjaringan dan penyaringan (TPP) H. Suhaimi membenarkan bahwa Mori Hanafi telah resmi menyerahkan berkas pendaftaran pada pukul 15.30 WITA.
ia menyampaikan, langkah pendaftaran tersebut memperkuat posisi Mori Hanafi dalam pencalonan, setelah berkas verifikasi mengonfirmasi mengalirnya dukungan dari 33 Cabang Olahraga (Cabor) serta 4 KONI tingkat kabupaten/kota.
Jumlah dukungan yang dihimpun ini melampaui batas minimal prasyarat yang sebelumnya telah ditetapkan dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI 2025.
“Panitia pendaftaran mencatat bahwa seluruh berkas administrasi dan dukungan utama Mori Hanafi telah diverifikasi,” jelas Suhaimi.
Meski demikian, panitia masih memberikan ruang pelengkapan dokumen susulan berupa Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diberi tenggat hingga 18 Agustus 2026.
Hingga saat ini, panitia pendaftaran masih terus menjalankan jadwal penerimaan berkas untuk memproses status pendaftaran calon-calon lainnya sebelum batas waktu pendaftaran resmi ditutup.
Proses verifikasi tahap akhir nantinya akan menentukan nama-nama kandidat yang berhak maju ke tahap pemilihan Ketua Umum KONI NTB selanjutnya.















