Mataram, GONTB – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Mataram setelah menerima laporan masyarakat melalui Layanan Darurat 110 terkait tumpahan oli yang membahayakan pengguna jalan di Jalan Merdeka Raya, kawasan BTN Pepabri, Kelurahan Pagesangan, Kota Mataram, Rabu (30/9/2026) sore.
Laporan tersebut diterima sekitar pukul 15.35 WITA. Tak ingin membiarkan kondisi jalan yang licin memicu kecelakaan, personel gabungan Unit Patroli dan Unit Lantas Polsek Mataram yang dipimpin Ka SPKT Aiptu I Made Suadnyana langsung bergerak menuju lokasi.
Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi, S.H., membenarkan adanya penanganan tersebut. Menurutnya, kecepatan petugas mendatangi lokasi menjadi bagian dari langkah pencegahan untuk melindungi keselamatan pengguna jalan.
“Begitu menerima informasi dari pusat layanan 110 mengenai adanya tumpahan oli di kawasan BTN Pepabri, anggota kami langsung meluncur ke TKP. Di lokasi, personel Polsek Mataram bersama personel Sat Samapta Polresta Mataram bahu-membahu melakukan penanganan darurat,” ujar AKP Amrozi.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan tindakan kepolisian untuk mengamankan situasi dan mencegah kecelakaan. Sejumlah traffic cone dipasang sebagai penanda agar pengendara lebih berhati-hati saat melintasi area terdampak.
Petugas juga menaburkan pasir pada bagian jalan yang terkena tumpahan oli. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi tingkat kelicinan permukaan jalan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang melintas.
“Anggota kami juga langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan bagi pengendara roda dua yang melintas,” tambah AKP Amrozi.
Berkat respons cepat dan penanganan langsung di lapangan, area jalan yang terdampak tumpahan oli dapat segera diamankan. Arus lalu lintas di Jalan Merdeka Raya pun kembali normal dan dapat dilalui masyarakat dengan aman dan lancar.
Kapolsek Mataram mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan.
Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan potensi gangguan keselamatan melalui Layanan Darurat 110 Polri.
“Kecepatan masyarakat dalam melaporkan setiap potensi bahaya sangat membantu kepolisian melakukan pencegahan dan penanganan sejak dini. Kami mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan 110 apabila menemukan kondisi yang membutuhkan kehadiran petugas,” pungkasnya.















