Dukungan Psikososial Kemkomdigi, Pulihkan Canda Tawa Anak-Anak Terdampak Bencana di Tapteng

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Posko Dukungan Psikososial Kemkomdigi yang berada di halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng, Sabtu (6/12/2025), tampak riuh oleh suasana tawa dan kekompakan anak-anak. Aktivitas bernyanyi, menggambar, mewarnai dan bercerita cukup membuat suasana duka sekejap hilang. Foto: Untung Sutomo/InfoPublik-KPM Kemkomdigi.

Posko Dukungan Psikososial Kemkomdigi yang berada di halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng, Sabtu (6/12/2025), tampak riuh oleh suasana tawa dan kekompakan anak-anak. Aktivitas bernyanyi, menggambar, mewarnai dan bercerita cukup membuat suasana duka sekejap hilang. Foto: Untung Sutomo/InfoPublik-KPM Kemkomdigi.

Pandan-Tapanuli Tengah, GONTB – Anak-anak korban terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumatra Utara (Sumut) yang mengungsi di GOR Pandan, sedikit bisa melupakan traumanya. Mereka bergembira, bermain, menggambar, mewarnai hingga bercerita bersama di Posko Dukungan Psikososial yang dibangun Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Posko Dukungan Psikososial yang berada di halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng, Sabtu (6/12/2025), tampak riuh oleh suasana tawa dan kekompakan anak-anak  yang dipandu langsung Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tapteng, Rahmadiah Hanum bersama Kepala Dinas Pendidikan Tapteng, Johannes Simanjuntak.

“Kegiatan dukungan psikososial ini tidak bisa sekali saja, jadi nanti dalam beberapa hari ke depan selama tanggap darurat kami akan selenggarakan. Kami juga akan mendatangkan psikolog dari Medan untuk membantu anak-anak pulih lebih cepat,” kata Rahmadiah Hanum.

Layanan dukungan psikososial sangat penting bagi anak-anak korban bencana di Tapteng mengingat gedung sekolah termasuk ruang belajar sedikitnya di 20 Kecamatan dan 159 desa kelurahan terdampak cukup parah sehingga tidak bisa melakukan kegiatan belajar mengajar dalam waktu dekat.

Baca Juga:  Semangat Kemerdekaan ke-81, PLN UIW NTB Perkuat Kesiapan Sistem Kelistrikan Jelang Aktivitas Masyarakat

Masa depan anak-anak sebagai generasi masa depan bangsa lanjutnya, ada di tangan kita semua. Karena itu, selama di pengungsian mengingat jaringan telekomunikasi sudah mulai pulih jangan sampai anak hanya menghabiskan waktunya dengan gawai orang tua.

“Karena itu, apresiasi kami sampaikan atas kepedulian Kemkomdigi menghadirkan dukungan ini, apalagi sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital atau PP Tunas,” tutur Rahmadiah.

Menurut Rahmadiah, dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak bencana penting dilakukan agar tidak mengalami trauma. Proses belajar serta sosialnya pun aman tanpa gangguan.

Senada dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tapteng, Johannes Simanjuntak. Kegiatan yang diinisiasi Kemkomdigi itu dikatakannya menjadi langkah positif.

“Kami ada duplikasi program dukungan psikososial ini ke satuan-satuan pendidikan di Tapteng, terutama selama proses pemulihan pascabencana yang memang membutuhkan waktu, jangan sampai anak-anak trauma untuk bersekolah lagi,” ujar Johannes.

Baca Juga:  Air Keran Mampet, PDAM Giri Menang Berikan Layanan Tangki Air Bagi Masyarakat Rembiga

Ia menjelaskan, dengan dukungan Kemkomdigi pihaknya bersama Dinas PPPA dan Dinas Perpustakaan Tapteng merancang program dukungan psikososial itu dengan matang di antaranya dengan membedakan pendekatan terhadap anak-anak lewat kelompok pendidikannya.

“Anak-anak sekolah menengah pertama (SMP kami ajak membaca dan bercerita, kemudian sekolah dasar (SD), Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kami beri aktivitas menggambar hingga mewarnai,” jelasnya.

Dengan aktivitas sesuai kelompok umur, katanya, diharapkan trauma yang dialami anak-anak akan lebih cepat pulih dan bisa beradaptasi sosial kembali dengan baik sebelum memulai aktivitas bersekolah nantinya.

Kemkomdigi Bangun Posko Informasi dan Media Center

Sementara itu, selain menghadirkan layanan dukungan psikososial di Tapteng, Kemkomdigi terus memastikan pemulihan konektivitas jaringan serta infrastruktur telekomunikasi di wilayah terdampak bencana di Sumatra, termasuk di Tapanuli Tengah (Tapteng).

Baca Juga:  Door Prize, Santunan, hingga Hiburan Lokal Meriahkan Jalan Sehat HUT RI ke-80 di Perumda

Selain pemulihan teknis, Kemkomdigi juga mendirikan sejumlah posko sebagai pusat informasi dan Media Center untuk mendukung komunikasi darurat serta kelancaran koordinasi penanganan bencana.

Di Aceh, posko dipusatkan di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Aceh, sementara di Sumatra Barat posko ditempatkan di Kompleks Kantor Gubernur Sumbar.

Untuk Sumatra Utara, Posko Komdigi beroperasi di tiga titik, yakni Gedung Kwarda Gerakan Pramuka Sumut, GOR Pandan Tapanuli Tengah, dan Posko Dukungan Psikososial di Hamparan Perak, Deli Serdang.

Posko tersebut berfungsi sebagai ruang kerja bagi jurnalis, pusat penyelenggaraan konferensi pers, serta titik koordinasi lapangan bagi satuan Kemkomdigi, operator seluler, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.

Selain itu, posko juga menjadi lokasi pemantauan jaringan telekomunikasi oleh Balai Monitoring (Balmon) di tingkat wilayah serta ruang redaksi bersama untuk penyusunan narasi, informasi publik, dan berbagai konten terkait penanganan bencana.

Sumber Berita: Info Publik

Berita Terkait

PLN UIW NTB Pastikan Kesiapan Kelistrikan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP 2026
Dekat dengan Pelanggan, PLN UP3 Selaparang Sambangi Pelanggan di Wilayah ULP Kopang
Wakil Ketua Komisi III, Ghufron : Tidak Ada Komunikasi, Rambu dan Petugas Diabaikan
Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT
Lawang Selaparang, dari Wayang Plastik hingga Pameran Foto Lawas dan Revitalisasi Sejarah
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Tinjau PLTMG Rangko, Sistem Pembangkitan Flores Kembali Normal Pascagempa
Tinjau Pembangkit di Lombok, Dewan Energi Nasional Dorong Penguatan Keandalan dan Transisi Energi di NTB
Polsek Mataram Kawal Kunjungan Gus Miftah di Gereja Katolik St. Maria, Pesan Toleransi Menggema

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:07

PLN UIW NTB Pastikan Kesiapan Kelistrikan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP 2026

Rabu, 9 September 2026 - 17:52

Dekat dengan Pelanggan, PLN UP3 Selaparang Sambangi Pelanggan di Wilayah ULP Kopang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:10

Wakil Ketua Komisi III, Ghufron : Tidak Ada Komunikasi, Rambu dan Petugas Diabaikan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:23

Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:15

Lawang Selaparang, dari Wayang Plastik hingga Pameran Foto Lawas dan Revitalisasi Sejarah

Berita Terbaru