Musik Kecimol, PD KAMMI Lombok Timur: Perlu Awik Awik

- Reporter

Kamis, 6 Juni 2024 - 06:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase: Photo: M. Aulia, Pengurus Daerah KAMMI Lombok Timur saat gelar mimbar bebas di Lombok Timur tentang isu Kecimol. (Fotojet).

Kolase: Photo: M. Aulia, Pengurus Daerah KAMMI Lombok Timur saat gelar mimbar bebas di Lombok Timur tentang isu Kecimol. (Fotojet).

GONTB – Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Lombok Timur, Muhammad Aulia mengatakan terkait dengan kehadiran musik kecimol khususnya di Lombok dengan aksi-aksi viralnya dibeberapa flatform media sosial, bahwa setiap kampung atau wilayah perlu adanya awik-awik atau tata tertib aturan.

Hal tersebut kata dia untuk mengatur kecimol agar memang paling tidak, bisa meminimalisir potensi terjadinya keributan, unsur pornografi dan hal-hal negatif lainnya.

“Kecimol ini perlu dibina, dari segi standar operasional prosedur (SOP) nya harus jelas, apa saja bentuk-bentuk yang legal dan memang layak dipertontonkan dan yang tidak layak untuk dipertontonkan supaya dihapus dan tidak dilakukan Kembali,” tegas Aulia saat gelar mimbar bebas di Lombok Timur tentang isu Kecimol beberapa hari yang lalu.

Segala bentuk peristiwa yang berkaitan dengan kecimol ini memang pada dasarnya berangkat dari hal-hal negatif yang kemudian mengundang keributan disemua kalangan.

“Kita jadikan ini sebagai pelajaran besar untuk berbenah dan saling nasehat,” harapnya.

Banyaknya aksi-aksi kontroversi yang dibuat oleh oknum grup musik Lombok ini, aksi-aksi yang tidak bermoral seperti salah satunya membawa biduan yang goyangannya mengandung unsur pornografi yang kemudian dipertontonkan ditempat yang berbau agamis dan dikhalayak umum khusus anak-anak kecil yang bisa jadi menyebabkan pengerusakan moral dan mental hingga tidak menutup kemungkinan juga akan merusak generasi.

Kecimol adalah salah satu grup musik yang cukup digemari oleh masyarakat Lombok, terbukti bahwa tidak sedikit acara begawe atau acara nyongkolan yang ditabuhi oleh grup musik  ini.

Baca Juga:  DOB Kewenangan Pemerintah Pusat, Kadis Kominfotik : Keamanan, Modal Dasar Pembangunan

Akhir-akhir ini, kecimol atau yang sering dianggap singkatan dari “Kelalah Cikar Motor Liwat” ini viral dan sedang hangat menjadi bahan perbincangan di tongkrongan masyarakat Lombok semua kalangan.

“Tidak jarang juga jika diadakan tontonan malam mengundang lingkaran atau tongkrongan pemabuk yang kerap menjadi pemicu keributan, dan lain sebagainya,” aku Aulia.

Dibalik itu semua muncul pro dan kontra ditengah masyarakat. Tidak sedikit masyarakat yang masih menyuarakan dan membela keberlangsungan kecimol bahkan ada juga oknum sekelompok masyarakat disuatu tempat yang berdemo ke pemerintah desanya karena sempat dilarang menghadiri kecimol di acara begawenya, dan banyak juga masyarakat yang kontra dan berpendapat agar kecimol “dibubarkan”.

Baca Juga:  Ditpolairud Polda NTB Berikan Pelayanan Cepat Evakuasi Warga Terpeleset di Gili Trawangan

“Hal ini dapat kita lihat di beberapa platform media sosial maupun diwarung-warung kopi yang berkomentar demikian,” tuturnya.

Kesenian Cilokak Modern Lombok atau kecimol memang pada dasarnya hadir untuk memeriahkan dan menghibur sebuah acara begawe dan nyongkolan di wilayah Lombok.

Kecimol ungkap Aulia, hadir dengan nilai dan tujuan yang baik dan positif, maka dengan adanya beragam peristiwa ini timbulah pertanyaan apakah pemerintah akan tinggal diam?, apakah pemerintah tidak bertanggung jawab atas keributan masyarakatnya? Atau memang sengaja berdiam dan tidak mau ambil pusing?

“Tentu hal ini juga merupakan taggung jawab pemerintah untuk mengevaluasi dan menegakkan ketertiban dan menarik benang merah atas kekisruhan yang terjadi di tanah Lombok,” tutupnya. (***)

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri PKP Puji Abdul Hadi Atas Komitmen Berjuang Hadirkan Rumah Layak Huni Untuk Masyarakat
Sekda NTB: Aplikasi My LPTQ NTB Tetap Mutakhir dan Bermanfaat
Tim Guru MTs Negeri 2 Lobar, Unjuk Prestasi di Panggung Bank Indonesia
Gubernur NTB Tantang Konsultan Lokal Naik Kelas, INKINDO Diminta Siap Bersaing di Tingkat Global
Kaesang Pangarep Hadiri Rakorwil, Ketua DPW Sebut PSI NTB Target Pimpinan Dewan
Sambut GT World Challenge Asia 2026, PLN Pastikan Kelistrikan Andal
Siswa MTsN 2 Lombok Barat Raih Juara 3 SMARSI MIPA 2026
Milad Pertama, UNBIM Raih 23 Hibah Pemerintah dan Sederet Prestasi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:24 WITA

Menteri PKP Puji Abdul Hadi Atas Komitmen Berjuang Hadirkan Rumah Layak Huni Untuk Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:00 WITA

Sekda NTB: Aplikasi My LPTQ NTB Tetap Mutakhir dan Bermanfaat

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:09 WITA

Tim Guru MTs Negeri 2 Lobar, Unjuk Prestasi di Panggung Bank Indonesia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:10 WITA

Gubernur NTB Tantang Konsultan Lokal Naik Kelas, INKINDO Diminta Siap Bersaing di Tingkat Global

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:47 WITA

Kaesang Pangarep Hadiri Rakorwil, Ketua DPW Sebut PSI NTB Target Pimpinan Dewan

Berita Terbaru

Go NTB

Sekda NTB: Aplikasi My LPTQ NTB Tetap Mutakhir dan Bermanfaat

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:00 WITA