Mitigasi Bencana, Museum NTB Kolaborasi Dengan BPBD Lakukan Simulasi Kebakaran

- Reporter

Jumat, 19 Juli 2024 - 11:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Museum Negeri NTB bekerjasama dengan BPBD NTB dan Damkar Lombok Barat UPTD Batu Layar dalam simulasi Kebakaran. Kamis (18/07/2024).

Museum Negeri NTB bekerjasama dengan BPBD NTB dan Damkar Lombok Barat UPTD Batu Layar dalam simulasi Kebakaran. Kamis (18/07/2024).

GONTB – Dalam rangka peningkatan kapasitas dan pengetahuan mengenai kebencanaan, Museum Negeri NTB melakukan simulasi kebakaran, pada hari Kamis (18/07/2024).

Dalam kesempatan ini, Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, S.H., M. H menyampaikan terimakasih kepada BPBD NTB dan Damkar Lombok Barat UPTD Batu Layar yang sudah bersedia melakukan kerjasama dalam simulasi ini.

“Terimakasih. Kami sangat terbantu dengan adanya simulasi ini”, tuturnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan bahwa simulasi ini dilakukan karena museum merupakan objek vital negara yang didalamnya terdapat benda-benda peninggalan sejarah dan kebudayaan.

Sehingga simulasi ini sebagai upaya pihaknya untuk melakukan peningkatan kapasitas dan pengetahuan kebencanaan dalam mengantisipasi resiko-resiko yang kemungkinan terjadi.

Baca Juga:  Keberagamaan yang Harmonis, 2 Vihara di Desa Lenek Lombok Utara diresmikan

“Jadi kita lakukan simulasi ini untuk peningkatan pengetahuan kita dalam mengantisipasi kebencanaan. Karena kita di museum ini merupakan objek vital yang menyimpan benda-benda budaya dan sejarah”, tuturnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa alasan simulasi ini dilakukan, karena di museum sudah pernah mengalami semua bencana yang berakibat pada kerusakan koleksi.

Dalam upaya pencegahan tersebut, pihaknya sudah membentuk tim pencegahan dan penyelamatan benda koleksi museum yang melibatkan satpam dan pegawai maupun staf sebagai tim pencegahan.

“Jadi ketika bencana datang, kita sudah mempunyai tim dalam menyelematkan koleksi”, imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa simulasi ini merupakan program pihaknya yang sudah dilaksanakan kedua kalinya, dimana sebelumnya dilakukan pada tahun 2023.

Baca Juga:  Perayaan Hari Guru ke - 80 SMAN 1 Lembar   'Menebar Kebahagiaan' Bagikan 115 Bingkisan

Dengan begitu, Ia berharap agar pihaknya harus tetap waspada apapun kejadiannya maupun peristiwanya. Karena bencana merupakan kemungkinan-kemungkinan yang tidak di sangka.

“Mudah mudahan ini menjadi ikhtiar kita untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi”, harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Provinsi NTB, M. Wahid Dodi Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada museum NTB yang telah membangun kerja sama dengan pihaknya dalam melakukan simulasi kebakaran.

Menurutnya, simulasi ini sebagai bentuk sinergitas dan kolaborasi dalam upaya bersama mengurangi resiko terhadap kebakaran.

Baca Juga:  Ini Program Strategi Lalu Iqbal Berantas Kemiskinan Ekstrem di NTB

“Kami juga apresiasi museum sudah membentuk tim pencegahan dan penyelamatan. Karena bencana itu sesuatu yang tidak kita harapkan, sehingga kita harus mempunyai antisipasi. Sehingga di kami kalo cepat mencegah itu lebih baik”, tuturnya.

Ia berharap agar kegiatan simulasi ini dijadikan sebagai program rutinitas tahunan. Dan pihaknya pun akan melakukan koordinasi dengan OPD lain untuk melakukan simulasi.

“Kami harap kegiatan simulasi ini menjadi rutinitas tahunan untuk antisipasi bencana”, harapnya.

Kegiatan simulasi ini merupakan kerjasama Museum NTB dengan Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Provinsi, dibantu Damkar Lombok Barat UPTD Batu Layar, dalam upaya mengantisipasi dan mencegah kemungkinan serta resiko kebencanaan. (***)

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tower Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Pembangunan di Bongancina Tetap Berjalan: Perbekel, Camat hingga Pemkab Buleleng Tutup Mata
Dr. Irpan Suriadiata gugat masa jabatan Ketua Umum Parpol ke MK 
Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda, Polda NTB Minta Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas
HUT KAI ke-18 Jadi Puncak Penutupan Rakernas ADVOKAI 2026 di Lombok
Diskusi Publik ADVOKAI: Aparat Penegak Hukum Harus Ubah Cara Pikir Hadapi KUHAP Baru
Momentum Rakernas, ADVOKAI dan Pemprov NTB Bersinergi Cetak Seribu Paralegal untuk Indonesia
Pembangunan Tower di Bongancina Dipersoalkan, Warga Tempuh Jalur Dumas ke Polda Bali
Curi Laptop Mahasiswa Asal Sumbawa Barat di Kos, Pelaku Berhasil Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polresta Mataram
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:30 WITA

Tower Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Pembangunan di Bongancina Tetap Berjalan: Perbekel, Camat hingga Pemkab Buleleng Tutup Mata

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:00 WITA

Dr. Irpan Suriadiata gugat masa jabatan Ketua Umum Parpol ke MK 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:32 WITA

HUT KAI ke-18 Jadi Puncak Penutupan Rakernas ADVOKAI 2026 di Lombok

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:47 WITA

Diskusi Publik ADVOKAI: Aparat Penegak Hukum Harus Ubah Cara Pikir Hadapi KUHAP Baru

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:54 WITA

Momentum Rakernas, ADVOKAI dan Pemprov NTB Bersinergi Cetak Seribu Paralegal untuk Indonesia

Berita Terbaru