Masyarakat Tambal Sendiri Jalan, Kadis PUPR Kota Mataram Ngaku Belum Terima Laporan

Senin, 3 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

{"source_type":"vicut","data":{"client_key":"aw889s25wozf8s7e","source_type":"vicut","source_platform":"mobile_2","appVersion":"17.3.0","enterFrom":"new_image","os":"android","product":"vicut","editType":"image_edit","region":"ID","picture_id":"JVJXJ346-0UUT-66YM-PMI1-APEN891KXVPD","pictureId":"JVJXJ346-0UUT-66YM-PMI1-APEN891KXVPD","capability_name":"capcut_photo_editor"},"tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"client_key":"aw889s25wozf8s7e","source_type":"vicut","source_platform":"mobile_2","appVersion":"17.3.0","enterFrom":"new_image","os":"android","product":"vicut","editType":"image_edit","region":"ID","picture_id":"JVJXJ346-0UUT-66YM-PMI1-APEN891KXVPD","pictureId":"JVJXJ346-0UUT-66YM-PMI1-APEN891KXVPD","capability_name":"capcut_photo_editor"}"}

{"source_type":"vicut","data":{"client_key":"aw889s25wozf8s7e","source_type":"vicut","source_platform":"mobile_2","appVersion":"17.3.0","enterFrom":"new_image","os":"android","product":"vicut","editType":"image_edit","region":"ID","picture_id":"JVJXJ346-0UUT-66YM-PMI1-APEN891KXVPD","pictureId":"JVJXJ346-0UUT-66YM-PMI1-APEN891KXVPD","capability_name":"capcut_photo_editor"},"tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"client_key":"aw889s25wozf8s7e","source_type":"vicut","source_platform":"mobile_2","appVersion":"17.3.0","enterFrom":"new_image","os":"android","product":"vicut","editType":"image_edit","region":"ID","picture_id":"JVJXJ346-0UUT-66YM-PMI1-APEN891KXVPD","pictureId":"JVJXJ346-0UUT-66YM-PMI1-APEN891KXVPD","capability_name":"capcut_photo_editor"}"}

Mataram, GONTB – Viral beredar video masyarakat tambal jalan sendiri, tepatnya jalan Gajah Mada depan UIN Mataram, menurut Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Lale Widiahning tim belum menerima laporan dari lurah maupun Kepala lingkungan setempat.

“Kami sudah memiliki tim Mataram Siaga yang siap beraksi, bersama dengan polisi dan Balai Jalan. Namun, jika tidak ada informasi yang masuk dari lingkungan, baik dari kaling maupun lurah setempat – maka kami tidak dapat mengetahui kondisi di lapangan,” kata Lale, Senin  (3/8/2026).

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah warga menggali lubang, mengisi dengan bahan campuran, dan meratakan permukaan jalan Gajah Mada yang terlihat rusak karena air hujan dan lalu lintas berat. Warga tersebut mengatakan mereka melakukan perbaikan sendiri karena merasa tidak ada respons dari pihak pemerintah setempat setelah beberapa kali mengeluh secara lisan.

Baca Juga:  TNI dan Warga Bersihkan Sungai Ancar Pasca Banjir, Dandim dan Walikota Turun Langsung

Lale menjelaskan bahwa sistem pengawasan jalan di Kota Mataram sudah terintegrasi melalui forum jalan dan layanan Mataram Siaga, yang mencatat semua keluhan dan kejadian terkait infrastruktur. Namun, sejauh ini tidak ada entri yang terkait dengan Jalan Gajah Mada depan Grand Kodya.

Baca Juga:  Langgar Surat Edaran, Akan Beri Sangsi Tegas Kepada TK Masih Nekat Gelar Wisuda di Hotel

“Kalau ada laporan dari lurah atau lingkungan, kita pasti akan turun segera. Kami juga menjadwalkan pengecekan rutin melalui Satgas, tetapi kami tidak bisa memantau setiap sudut kota tanpa masukan dari warga,” tambahnya.

Kepala Dinas PUPR menekankan bahwa prioritas saat ini adalah pemeliharaan jalan kota dan jalan provinsi yang mengalami kerusakan luas, sementara bahan dan tenaga kerja untuk perbaikan rutin sudah disediakan di kantor Dinas PUPR dan akan digunakan sesuai dengan laporan yang masuk.

“Jadi, tindakan warga ini bukanlah pembiaran, melainkan inisiatif sendiri karena mereka merasa perlu menunggu informasi resmi dari kami. Kami sangat menghargai antusias warga, namun tetap harap mereka bisa menyampaikan keluhan melalui saluran resmi seperti Mataram Siaga atau langsung ke lurah agar kami bisa segera menindaklanjuti,” ujar Lale.

Baca Juga:  80 Ribu Orang, Kota Mataram Launching Tanam Cabai Serentak

Dia juga menambahkan bahwa jika ada kebutuhan bahan khusus seperti penembalan atau pekerjaan struktur yang lebih kompleks, Dinas PUPR akan bekerja sama dengan satuan terkait setelah menerima laporan yang jelas.

Pemerintah kota proaktif menerima aduan demi menjaga standar dan keamanan pekerjaan infrastruktur di Kota Mataram. ***

Berita Terkait

Dirgahayu! HUT Ke-33 Kota Mataram: Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan
Berusia 33 Tahun, Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Kota Mataram Masih Menjadi Persoalan
SPALD-T di Moncok Karya, Dorong Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat
Semangat Hari Pancasila, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Peralatan Monitoring Data di Gardu Induk Mantang, Lombok Tengah
Ketimbang Tempatkan Insinerator di Pasar, Azhari Ghufron Minta DLH Cari Alternatif Lain
Sukses! 1.989 Personel dan 184 Peralatan Pendukung amankan Listrik saat Idul Adha di NTB
KKN PMD Unram 2025 Desa Menggala, Transformasi Pertanian Desa Menggala Melalui Irigasi Tetes dan Pupuk Organik
Polresta Mataram Gelar Bakti Sosial dan Silaturahmi di Panti Asuhan Dharma Laksana Dwi Jendra

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:12

Dirgahayu! HUT Ke-33 Kota Mataram: Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:56

Berusia 33 Tahun, Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Kota Mataram Masih Menjadi Persoalan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:42

Masyarakat Tambal Sendiri Jalan, Kadis PUPR Kota Mataram Ngaku Belum Terima Laporan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:31

SPALD-T di Moncok Karya, Dorong Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:41

Semangat Hari Pancasila, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Peralatan Monitoring Data di Gardu Induk Mantang, Lombok Tengah

Berita Terbaru

Go NTB

Desa Berdaya Bermanfaat untuk Menekan Tingginya PMI

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:04