11.146 Siswa dan 21.584 Guru Dapat Bantuan. Pj Gubernur Bilang Zakat Membawa Berkah

Rabu, 24 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur NTB, Hassanudin menyerahkan bantuan secara simbolis kepada siswa berprestasi  kurang mampu. Foto Dedi Shd.

Pj Gubernur NTB, Hassanudin menyerahkan bantuan secara simbolis kepada siswa berprestasi kurang mampu. Foto Dedi Shd.

GONTB – Sebanyak 11.146 siswa kurang mampu berprestasi dan 21.584 guru tidak tetap non sertifikasi se NTB mendapat bantuan dari BAZNAS NTB

“Dana yang sudah dikucurkan sebesar Rp 4,5 milyar untuk 11.146 siswa kurang mampu berprestasi dan Rp 7,5 milyar untuk 21.584 guru tidak tetap non sertifikasi,” jelas Ketua BAZNAS NTB, Syarif di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Rabu 24 Juli 2024.

Baca Juga:  Jalan Desa Terong Tawah, Kadis PU Lombok Barat HK. L. Winengan: Pengembang Harus Ikut Tata

Menurut Syarif, dana yang disalurkan kepada siswa kurang mampu berprestasi dan guru tidak tetap non sertifikasi merupakan dana yang dikumpulkan dari zakat, infaq dan shodaqoh baik dari ASN, perorangan maupun swasta.

Baca Juga:  Satgas Saber Pangan NTB Ungkap Dugaan Kasus Penjualan Barang Tidak Sesuai Label, Seorang Terduga Diamankan

Syarif menambahkan Penyaluran dana zakat, infaq dan shodaqoh sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM NTB dalam bidang pendidikan

Sementara Penjabat Gubernur NTB, Hassanudin menyatakan dibalik potensi zakat yang besar BAZNAS harus mendorong masyarakat agar terus membayar zakat sehingga tumbuh kesadaran dan keyakinan dalam diri, membayar zakat tidak akan menjadi miskin.

Baca Juga:  6 Warga Desa Rarang Lombok Timur Terima Bantuan kWh Meter Listrik Gratis Pemerintah melalui PLN NTB

“Dengan membayar zakat maka apa yang dimiliki akan menjadi berkah,” katanya.

Menurut Hassanudin dengan membayar zakat bukan hanya membantu mereka yang membutuhkan tapi juga turut serta membangun masyarakat yang lebih adil dan sejahtera .***

Berita Terkait

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan
Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:36

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:33

Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terbaru