Indonesia dan Singapura Perkuat Kerja Sama di Berbagai Sektor Strategis

Jumat, 8 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Republik Singapura, Lawrence Wong, Jakarta, Rabu (6/11/2024). Foto (Humas Kemhan RI).

Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Republik Singapura, Lawrence Wong, Jakarta, Rabu (6/11/2024). Foto (Humas Kemhan RI).

Jakarta, GONTB – Presiden Prabowo Subianto menerima langsung pertemuan bilateral Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (6/11/2024).

Kerja sama strategis antara kedua negara diperkuat dalam sektor pertahanan, perdagangan, dan ketahanan pangan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menegaskan bahwa Singapura merupakan salah satu mitra terpenting Indonesia, baik dalam konteks bilateral maupun dalam kerangka ASEAN.

Presiden Prabowo menerangkan bahwa Singapura adalah tetangga terdekat dan mitra yang sangat penting bagi Indonesia.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Fauzan Khalid Minta Pelayanan Masyarakat Jadi Prioritas

“Indonesia memiliki kerja sama yang baik, baik secara bilateral maupun di tingkat regional, terutama dalam kerangka ASEAN,” ujarnya.

“Kami memiliki pandangan yang sejalan dalam banyak isu, khususnya untuk memastikan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan,” jelas Presiden Prabowo.

Presiden RI juga berharap kunjungan PM Singapura ini akan menjadi momentum untuk meningkatkan kerja sama lebih dalam di berbagai sektor strategis, di antaranya sektor pertahanan, perdagangan, investasi, ketahanan pangan, energi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Baca Juga:  Balik Kerja Bareng BPKH diluncurkan, Ini Link Pendaftarannya

Dalam hal kerja sama pertahanan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia dan Singapura berkomitmen penuh untuk melaksanakan perjanjian yang telah disepakati, yaitu Defense Cooperation Agreement (Perjanjian Kerja Sama Pertahanan). Perjanjian ini mencakup berbagai aspek, termasuk pengaturan wilayah latihan militer antara kedua negara.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid Serap Aspirasi Masyarakat

“Kami berharap agar kerja sama ini terus ditingkatkan, termasuk dalam hal latihan militer bersama, serta berbagai kolaborasi lainnya yang dapat memperkuat pertahanan dan keamanan regional,” tambah Presiden.

Melalui kerja sama yang lebih erat, kedua negara diharapkan dapat memperkuat stabilitas kawasan Asia Tenggara serta menghadirkan solusi inovatif untuk menghadapi isu-isu penting seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan energi. (ip)

Berita Terkait

PLN UIW NTB Uji Kesiapan Peralatan Kelistrikan Bersama MotoGP Sports Entertainment Group di Sirkuit Mandalika
Masa Tunggu Haji Dipangkas, Rata-Rata Kini Disebut 14 Tahun
Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Perkuat Edukasi Bahaya Listrik kepada Masyarakat
Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa
PLN Resmikan Centralized Command Center UIW NTB, Ini tujuannya
Perkuat Hak Pegawai, DPP SP PLN Gelar Diklat Forum Advokasi Nasional Batch 3 di NTB
Al Washliyah NTB Masuk dalam Jajaran Pengurus Dewan Pertimbangan Al Washliyah Periode 2026 -2031
DPD Asphirasi Bali dan Nusra Tahun 2026 – 2028 Terbentuk! Ini Pengurusnya

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:44

PLN UIW NTB Uji Kesiapan Peralatan Kelistrikan Bersama MotoGP Sports Entertainment Group di Sirkuit Mandalika

Rabu, 30 September 2026 - 11:58

Masa Tunggu Haji Dipangkas, Rata-Rata Kini Disebut 14 Tahun

Rabu, 30 September 2026 - 09:23

Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Perkuat Edukasi Bahaya Listrik kepada Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 07:12

Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa

Jumat, 11 September 2026 - 16:42

PLN Resmikan Centralized Command Center UIW NTB, Ini tujuannya

Berita Terbaru