Terbaru!, Prabowo Akan Bangun SEkolah Rakyat Tidak Mampu

Minggu, 5 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI, Prabowo Subianto yang berencana bangun ‘Sekolah Rakyat’ di Indonesia. (Instagram.com/@prabowo)

Presiden RI, Prabowo Subianto yang berencana bangun ‘Sekolah Rakyat’ di Indonesia. (Instagram.com/@prabowo)

GONTB – Presiden RI, Prabowo Subianto akan membangun sekolah rakyat khusus untuk anak dari keluarga tidak mampu.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PMK), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menuturkan rencana Prabowo dalam membangun sekolah rakyat tersebut berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial.

“Presiden juga ingin membuat sekolah khusus untuk anak-anak yang tidak mampu, tetapi masih di bawah naungan orang tua dibina langsung khusus dalam sekolah rakyat,” tutur Cak Imin kepada awak media di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Jumat, 3 Januari 2025.

Baca Juga:  PLN Pastikan Listrik Andal pada Peringatan Harlah Nahdlatul Wathan ke-73 di Lombok Timur

Menko PMK itu mengatakan bahwa program sekolah rakyat tersebut masih diuji coba di tiga titik di wilayah Jabodetabek.

“Baru tiga titik dahulu. Jabodetabek,” sebut Cak Imin.

Sekolah rakyat itu akan mengutamakan siswa dari keluarga tidak mampu dan tergolong miskin ekstrem.

Terkait jenjang pendidikan, Cak Imin menekankan sekolah rakyat tersebut akan berbentuk seperti sekolah asrama (boarding school) sehingga gizi siswa dapat terjamin.

Baca Juga:  Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

“Sebetulnya yang diutamakan boarding school-nya yang paling penting sehingga gizinya tertangani,” tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah masih terus menguji coba sekolah rakyat tersebut tanpa dipungut biaya.

Berkaca dari hal itu, kini pendidikan di Indonesia dapat dimulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), kemudian siswa melanjutkan ke Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pendidikan di Indonesia pada masa sekarang juga telah menjadi hak masyarakat dan bukan hanya keistimewaan para kaum bangsawan.

Baca Juga:  Pesan Prabowo ke Para Menteri saat Berangkat Kunker ke Mesir: Tiap Saat Saya Bisa dihubungi

Jika menilik sejarah pada masa lalu, maka akan tampak masa penjajahan Belanda dan Jepang yang membangun sekolah hanya dikhususkan bagi kaum elit di Indonesia.

Kala itu, pendidikan hanya dinikmati kaum ningrat dan priyayi dan seiring waktu masyarakat umum lambat laun dapat merasakan pendidikan mulai dari membaca dan berhitung.

Adapun, jenjang-jenjang pendidikan bagi masyarakat Indonesia sebelum kemerdekaan atau yang dikenal dengan sekolah rakyat. Berikut ini ulasan selengkapnya.

Berita Terkait

PLN UIW NTB Uji Kesiapan Peralatan Kelistrikan Bersama MotoGP Sports Entertainment Group di Sirkuit Mandalika
Masa Tunggu Haji Dipangkas, Rata-Rata Kini Disebut 14 Tahun
Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Perkuat Edukasi Bahaya Listrik kepada Masyarakat
Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa
PLN Resmikan Centralized Command Center UIW NTB, Ini tujuannya
Perkuat Hak Pegawai, DPP SP PLN Gelar Diklat Forum Advokasi Nasional Batch 3 di NTB
Al Washliyah NTB Masuk dalam Jajaran Pengurus Dewan Pertimbangan Al Washliyah Periode 2026 -2031
DPD Asphirasi Bali dan Nusra Tahun 2026 – 2028 Terbentuk! Ini Pengurusnya

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:44

PLN UIW NTB Uji Kesiapan Peralatan Kelistrikan Bersama MotoGP Sports Entertainment Group di Sirkuit Mandalika

Rabu, 30 September 2026 - 11:58

Masa Tunggu Haji Dipangkas, Rata-Rata Kini Disebut 14 Tahun

Rabu, 30 September 2026 - 09:23

Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Perkuat Edukasi Bahaya Listrik kepada Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 07:12

Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa

Jumat, 11 September 2026 - 16:42

PLN Resmikan Centralized Command Center UIW NTB, Ini tujuannya

Berita Terbaru