Abrasi di Ampenan. Anggota DPR RI Optimis Bisa Bawa Anggaran ke NTB

Minggu, 2 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI dapil NTB Abdul Hadi melakukan peninjauan ke lokasi abrasi pada Minggu , 2 Februari 2025. Foto (Dedi Suhadi)

Anggota DPR RI dapil NTB Abdul Hadi melakukan peninjauan ke lokasi abrasi pada Minggu , 2 Februari 2025. Foto (Dedi Suhadi)

GONTB – Abrasi yang terjadi di Kampung Bugis Ampenan Kota Mataram menarik perhatian berbagai pihak.

Setelah pemerintah Kota Mataram, BWS dan instansi terkait  pada Jumat 31 Januari 2025 membuat GEO Bag sebagai upaya menanggulangi abrasi, kini anggota DPR RI dapil NTB Abdul Hadi melakukan peninjauan ke lokasi abrasi pada Minggu, 2 Februari 2025.

Baca Juga:  Tegas! Gubernur NTB: 632 SPPG Wajib Jaga Keamanan Pangan MBG

“Melihat kondisi yang ada, tidak ada cara lain, abrasi harus ditangani dengan pembuatan tanggul sementara dan permanen,” katanya.

Menurutnya, untuk membuat tanggul pemecah gelombang di tiga titik yakni Gatep, Mapak dan Bintaro, Pemerintah kota Mataram sudah mengajukan anggaran ke Pemerintah pusat sebesar 260 Milyar.

Baca Juga:  Srikandi PLN NTB Perkuat Peran Perempuan dalam Energi dan Pemberdayaan di Momentum Hari Kartini

“Kita akan terus berjuang untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebesar-besarnya meski ada kebijakan efisiensi anggaran termasuk di Kementerian PU,” katanya.

Baca Juga:  Bakal Jadi Landmark Baru dan Atasi Banjir, Lale Widiahning: Butuh 2 Miliar Bangun Kolam Retensi

Dengan melihat kondisi yang ada di lapangan, jelas Abdul Hadi ia yakin bisa membawa banyak anggaran untuk pembuatan tanggul pemecah gelombang.

“Ini belum termasuk anggaran untuk perbuatan tanggul di Senggigi. Kita optimis bisa membawa anggaran banyak ke NTB,” katanya.***

Berita Terkait

Bea Cukai Mataram Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,2 Miliar Hasil 290 Penindakan
Orasi Perdana Ketua Pemuda NWDI Lobar: Jangan Ada Lagi OKP yang Dianak-tirikan!
Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan
Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:49

Bea Cukai Mataram Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,2 Miliar Hasil 290 Penindakan

Kamis, 10 September 2026 - 11:25

Orasi Perdana Ketua Pemuda NWDI Lobar: Jangan Ada Lagi OKP yang Dianak-tirikan!

Selasa, 8 September 2026 - 17:36

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Berita Terbaru