Terakhir Hari ini! 28 Februari Diskon Token Listrik 50 Persen, Buruan Stok!

Jumat, 28 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar kWh meter Prabayar milik pelanggan PLN. Foto (SAHAYA)

Gambar kWh meter Prabayar milik pelanggan PLN. Foto (SAHAYA)

GONTB – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak ada rencana memperpanjang kebijakan diskon tarif listrik sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga dengan daya 2.200 VA. Kebijakan ini hanya berlaku selama dua bulan, dari 1 Januari hingga 28 Februari 2025.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengkonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan untuk melanjutkan kebijakan tersebut.

Baca Juga:  Jalan Dasan Cermen - Rumak ditutup 11 September 2024

“Kelihatannya belum ada pembahasan untuk itu. Ya, sejauh ini hanya dua bulan,” ujar Yuliot saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/01/2025).

Diskon tarif listrik ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang ditujukan kepada pelanggan rumah tangga PT PLN (Persero) dengan daya hingga 2.200 VA.

Namun Pelanggan yang mau beli tidak bisa semaunya, ada batas limitnya, berikut ini rinciannya:

Baca Juga:  Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Jadi Ajang Nation Branding Sport Tourism Indonesia ke Mata Dunia, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Wilayah NTB

Stimulus ini mencakup 81,42 juta pelanggan di seluruh Indonesia, sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menegaskan bahwa program ini hanya berlaku selama dua bulan dan tidak akan diperpanjang.

“Enggak diperpanjang, dua bulan saja,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Rabu (22/01/2025).

Baca Juga:  Semangat Energi Baru! PLN Berikan Diskon Listrik 50 Persen, Berlaku hingga 20 Januari 2026

Selain diskon tarif listrik, Kementerian ESDM juga memastikan bahwa tarif listrik untuk kuartal I 2025 tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi.

Dengan berakhirnya diskon tarif listrik ini, pelanggan diharapkan mempersiapkan diri untuk kembali membayar tarif normal mulai Maret 2025.

***

Berita Terkait

Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Hadirkan Layanan SPKLU di Lombok Garden Hotel
DEN Dorong Peran Riset Kampus dan Ketahanan Energi Daerah
Tarif Listrik Agustus 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Peta Tribun Penonton MotoGP Mandalika 2026
Hari Kemerdekaan RI ke-81, PLN UIW NTB Tegaskan Peran Perempuan sebagai Penggerak Pelayanan dan Transisi Energi Bersih
Tanpa Padam di Sumbawa, PDKB PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Listrik
Listrik Andal! ini yang dilakukan PLN UPK Bangka Belitung
Pelayanan Prima PLN UIW NTB Makin Optimal, SPKLU Selong Permudah Pengguna Kendaraan Listrik Lewat PLN Mobile

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:35

Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Hadirkan Layanan SPKLU di Lombok Garden Hotel

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:00

DEN Dorong Peran Riset Kampus dan Ketahanan Energi Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:18

Tarif Listrik Agustus 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:22

Peta Tribun Penonton MotoGP Mandalika 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:46

Hari Kemerdekaan RI ke-81, PLN UIW NTB Tegaskan Peran Perempuan sebagai Penggerak Pelayanan dan Transisi Energi Bersih

Berita Terbaru