Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung

Kamis, 10 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB – Nurhayati (35) sontak berteriak meminta pertolongan setelah menemukan adiknya, Sugirman (24), Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 14.15 Wita, tergantung di kamar rumahnya di Dusun Golong, Desa Golong, Kecamatan Narmada, Lombok Barat.

Nurhayati saat itu datang ke rumah korban untuk mengantarkan makanan. Setibanya di rumah, dia memanggil Sugirman beberapa kali. Tak mendapat jawaban, Nurhayati pun membuka pintu kamar.

Baca Juga:  Innalillahi... Wisatawan Asal Jawa Tengah Ditemukan Meninggal Saat Snorkeling di Gili Air

Betapa kagetnya Nurhayati saat melihat korban sudah dalam kondisi tergantung. Teriakannya mengundang warga sekitar datang ke rumah. Beberapa warga, termasuk Mahdan, Muridun dan Zohri, kemudian membantu menurunkan korban.

Ditemui di tempat kejadian, Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H. mengatakan, polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Baca Juga:  Terjatuh di Gunung Rinjani, Pendaki Asal Belanda di Evakuasi dengan Helikopter

“Kami langsung mengamankan TKP, meminta keterangan saksi dan berkoordinasi dengan petugas kesehatan serta Inafis Sat Reskrim Polresta Mataram untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.

Dituturkan, sebelum ditemukan korban sempat mengirim pesan via WhatsApp kepada Nurhayati sekitar pukul 09.30 Wita. Pesan singkat itu berbunyi, “Kak saya jalan lebih dulu”.

Petugas Puskesmas Keru kemudian melakukan pemeriksaan awal. Ditemukan bekas ikatan pada leher, namun tidak ditemukan luka lain pada tubuh korban.

Baca Juga:  Terbaru Hari ini (Selasa, 4 Februari 2025)! Kondisi Banjir di Bima

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal sekitar lima jam sebelum ditemukan. Dari hasil pendalaman polisi, ada dugaan korban mengakhiri hidup akibat depresi.

“Pihak keluarga sudah menerima kematian korban dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman,” tutup AKP Ariawan. ***

Berita Terkait

Tumpahan Oli Bikin Jalan Licin, Polsek Mataram Bergerak Cepat Cegah Kecelakaan
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Mataram Ikuti Simulasi Pengamanan Ops Mandalika Rinjani
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan Kering di Area Kuburan Cina Bagek Kembar Terbakar
Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar
Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram
Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:52

Tumpahan Oli Bikin Jalan Licin, Polsek Mataram Bergerak Cepat Cegah Kecelakaan

Selasa, 29 September 2026 - 16:25

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Mataram Ikuti Simulasi Pengamanan Ops Mandalika Rinjani

Senin, 28 September 2026 - 13:13

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan Kering di Area Kuburan Cina Bagek Kembar Terbakar

Kamis, 10 September 2026 - 00:27

Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:27

Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Berita Terbaru