Listrik Andal Selama Puasa Ramadhan, PLN Siagakan Ribuan Personel

Senin, 3 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim PLN melakukan pemeliharaan pada jaringan listrik tegangan tinggi. Foto (PLN NTB).

Tim PLN melakukan pemeliharaan pada jaringan listrik tegangan tinggi. Foto (PLN NTB).

GONTB – Pada bulan suci Ramadan 1446 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiagakan 1.957 personel dan sejumlah peralatan pendukung untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama bulan penuh berkah ini.

Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada pelanggan antisipasi terhadap potensi gangguan listrik yang mungkin terjadi.

Tim siaga terdiri dari 845 personel internal PLN, 1.112 tenaga ahli teknis (TAD) dan mitra kerja, serta didukung oleh 93 unit peralatan pendukung dan 326 unit kendaraan operasional.

Selain itu, PLN juga telah menyiapkan material cadangan dalam jumlah yang memadai untuk menangani gangguan listrik secara cepat.

Baca Juga:  NTB Bermunajat, Gubernur Serahkan 18 Paket Umrah dan 1 Sepeda Motor untuk Tokoh Pengabdi

Tim siaga ini tersebar di seluruh wilayah NTB, dengan fokus pada daerah-daerah strategis di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa yang memiliki aktivitas ibadah tinggi selama Ramadan.

Dengan pembagian zona kerja yang terkoordinasi, tim ini siap merespons gangguan listrik kapan pun dan di mana pun terjadi.

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, menjelaskan bahwa seluruh personel telah dilatih untuk menghadapi berbagai skenario gangguan listrik.

“Kami telah mempersiapkan tim ini sejak akhir Februari 2025. Mereka akan beroperasi 24 jam selama Ramadan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil,” ujar Sudjarwo.

Baca Juga:  Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS

Keandalan listrik menjadi hal yang krusial selama Ramadan, terutama untuk mendukung aktivitas ibadah seperti shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan persiapan sahur. Gangguan listrik tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi kekhusyukan ibadah masyarakat. Oleh karena itu, PLN berkomitmen untuk memastikan listrik tetap menyala selama bulan suci ini.

PLN membagi tim siaga ke dalam beberapa zona kerja yang dilengkapi dengan kendaraan operasional dan peralatan pendukung. Tim ini akan berkoordinasi dengan posko siaga untuk merespons gangguan secara cepat. Masyarakat juga dapat melaporkan gangguan listrik melalui aplikasi PLN Mobile, yang memudahkan proses pelaporan dan penanganan.

Baca Juga:  FORMAL Siap Perkuat Sinergi Pers dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat

“Kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, tanpa khawatir akan gangguan listrik. Jika ada gangguan listrik, masyarakat dapat melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile. Tim kami siap bekerja keras untuk memastikan listrik tetap menyala selama Ramadan,” kata Sudjarwo.

Dengan kesiapan ini, PLN UIW NTB berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan memastikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah selama Ramadan 1446 H. (pln)

Berita Terkait

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan
Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:36

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:33

Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terbaru