Main Petak Umpet, Bocah 8 Tahun di Cakranegara Meninggal Tersengat Listrik

- Reporter

Rabu, 5 Maret 2025 - 21:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun di Karang Mas-Mas, Cakranegara, Kota Mataram meninggal tersengat listrik, pada Selasa (04/03/2025). Foto (Humas Polresta Mataram).

Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun di Karang Mas-Mas, Cakranegara, Kota Mataram meninggal tersengat listrik, pada Selasa (04/03/2025). Foto (Humas Polresta Mataram).

Mataram, GONTB – Permainan petak umpet yang seharusnya menyenangkan berakhir tragis bagi seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun di Karang Mas-Mas, Cakranegara, Kota Mataram, pada Selasa (04/03/2025) sore.

Korban, yang masih duduk di kelas 2 SD, meninggal dunia akibat tersengat listrik saat tengah bersembunyi.

Kapolsek Sandubaya Kompol Imam Maladi, S.I.K., melalui Kanit Reskrim Ipda Kadek Arya S., menjelaskan bahwa kejadian ini bermula ketika korban dan tiga temannya bermain petak umpet di sekitar rumahnya.

“Sekitar pukul 16.45 WITA, korban mencari tempat bersembunyi di dekat rumahnya, di mana terdapat tiang besi yang bersentuhan dengan atap seng. Tanpa sadar, saat bersandar pada tiang tersebut, korban langsung tersengat listrik dan berteriak kesakitan,” ungkap Kanit Reskrim.

Baca Juga:  Polsek Ampenan Evakuasi Kebakaran Rumah di Perumahan Lingkar Permai Mataram

Teriakan korban langsung didengar oleh teman-temannya, yang kemudian bergegas memberitahu orang tua korban.

Orang tua bersama warga sekitar segera membawa korban ke rumah sakit, namun setelah diperiksa oleh tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca Juga:  Puluhan Kambing Mati diduga Korban Hewan Buas

“Punggung korban mengalami luka bakar dengan panjang sekitar 12 cm akibat sengatan listrik,” tambahnya.

Menindaklanjuti insiden ini, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik pada kabel yang bersentuhan dengan seng dan tiang besi tersebut, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan
Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi
Ditpolairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Perairan Senggigi ke RS Bhayangkara
21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45 WITA

Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41 WITA

Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari

Senin, 6 April 2026 - 06:34 WITA

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:01 WITA

Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat

Senin, 16 Maret 2026 - 20:17 WITA

Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan

Berita Terbaru