Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

Selasa, 10 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB — Seorang pria berusia 31 tahun, warga Lingkungan Dayan Pekan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (09/03/2026). Korban diduga meninggal akibat gantung diri di bagian gudang belakang rumahnya.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Ampenan bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Mataram segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Ampenan Ahmad Majmuk melalui Kanit Reskrim Komang Gede Puja Artana menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri.

Baca Juga:  Mahasiswa Asal Dompu Ditangkap Usai Tusuk Rekannya di Kos di Mataram

Menurut keterangan saksi, awalnya ibu korban memanggil korban untuk makan, namun tidak mendapat jawaban. Karena curiga, saksi kemudian mencari korban ke bagian belakang rumah. Saat itulah saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di gudang menggunakan tali tambang berwarna hijau.

Baca Juga:  Polisi Bekuk Pemuda Asal Lombok Tengah, Diduga Pelaku Curanmor Kos di Pagutan

“Ibu korban sangat kaget melihat kondisi tersebut dan langsung berteriak meminta pertolongan kepada tetangga sekitar. Warga kemudian berusaha menurunkan korban sebelum akhirnya personel Polsek Ampenan dan petugas Puskesmas Ampenan tiba di lokasi,” jelas Kanit Reskrim.

Petugas medis yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan awal dan menyatakan korban telah meninggal dunia.

Pihak kepolisian selanjutnya melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian.

Baca Juga:  Rekonstruksi Kasus Kematian Mahasiswi NDR Digelar, Penyidik Peragakan 44 Adegan di TKP

Berdasarkan keterangan keluarga, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani pihak keluarga.

Polsek Ampenan mengimbau masyarakat untuk saling peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya peristiwa yang membutuhkan penanganan cepat. ***

Berita Terkait

Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung
Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar
Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram
Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:27

Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:27

Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:50

Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:22

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Berita Terbaru

Go NTB

Desa Berdaya Bermanfaat untuk Menekan Tingginya PMI

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:04