Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB — Seorang pria berusia 31 tahun, warga Lingkungan Dayan Pekan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (09/03/2026). Korban diduga meninggal akibat gantung diri di bagian gudang belakang rumahnya.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Ampenan bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Mataram segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Ampenan Ahmad Majmuk melalui Kanit Reskrim Komang Gede Puja Artana menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri.

Menurut keterangan saksi, awalnya ibu korban memanggil korban untuk makan, namun tidak mendapat jawaban. Karena curiga, saksi kemudian mencari korban ke bagian belakang rumah. Saat itulah saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di gudang menggunakan tali tambang berwarna hijau.

Baca Juga:  178 Barang Bukti Hasil Ungkap Kasus di kembalikan Polresta Mataram ke Korban

“Ibu korban sangat kaget melihat kondisi tersebut dan langsung berteriak meminta pertolongan kepada tetangga sekitar. Warga kemudian berusaha menurunkan korban sebelum akhirnya personel Polsek Ampenan dan petugas Puskesmas Ampenan tiba di lokasi,” jelas Kanit Reskrim.

Petugas medis yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan awal dan menyatakan korban telah meninggal dunia.

Pihak kepolisian selanjutnya melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian.

Baca Juga:  Akibat Hujan, Perumahan BTN Pemda Gerung dilanda Banjir 40 CM

Berdasarkan keterangan keluarga, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani pihak keluarga.

Polsek Ampenan mengimbau masyarakat untuk saling peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya peristiwa yang membutuhkan penanganan cepat. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan
Ditpolairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Perairan Senggigi ke RS Bhayangkara
21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara
4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan
Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 06:34 WITA

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:01 WITA

Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat

Senin, 16 Maret 2026 - 20:17 WITA

Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:29 WITA

Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

Senin, 9 Maret 2026 - 08:47 WITA

Ditpolairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Perairan Senggigi ke RS Bhayangkara

Berita Terbaru

Go NTB

Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian

Sabtu, 11 Apr 2026 - 22:20 WITA

Go NTB

NFA Narmada Juara 4 Bali 7S 2026 Kategori Diamond

Kamis, 9 Apr 2026 - 14:18 WITA

Go Kerja

Lowongan Kerja Bank BCA April 2026, Ini Kualifikasinya

Kamis, 9 Apr 2026 - 12:16 WITA