PLN Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik Pasca Lebaran

Selasa, 15 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, 14 April 2025 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan bahwa tarif listrik tidak mengalami perubahan atau kenaikan setelah Hari Raya Idulfitri 1446 H. Kenaikan tagihan yang dirasakan sebagian pelanggan belakangan ini murni disebabkan oleh peningkatan pemakaian listrik, terutama selama periode Ramadan dan libur panjang Lebaran.

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, menegaskan bahwa PLN tetap menjalankan kebijakan tarif yang berlaku sesuai ketentuan dari pemerintah, dan tidak ada penyesuaian harga.

“PLN ingin menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik. Adapun tagihan yang mungkin dirasa meningkat disebabkan oleh meningkatnya konsumsi listrik dari pelanggan, terutama saat malam hari selama bulan puasa dan saat liburan Lebaran ketika aktivitas di rumah meningkat,” jelas Sudjarwo.

Menurut data, terdapat tren peningkatan konsumsi listrik pada beberapa sektor, khususnya rumah tangga dan tempat ibadah, selama Ramadan hingga pasca-Lebaran. Masyarakat yang bangun sejak dini hari untuk makan sahur dan beribadah membuat pemakaian listrik lebih panjang, terutama untuk penerangan dan peralatan elektronik rumah tangga.

Baca Juga:  Dirut PLN Opening Remarks pada MoU PLN dengan KfW

“Di sejumlah wilayah seperti Kota Mataram, Lombok Timur, dan Sumbawa Besar, kami mencatat lonjakan konsumsi yang cukup tinggi. Hal ini lumrah karena aktivitas masyarakat selama Ramadan lebih padat di malam hari, termasuk penggunaan alat pendingin udara, televisi, hingga perangkat dapur,” tambah Sudjarwo.

Kondisi ini diperkuat dengan adanya libur sekolah dan cuti bersama nasional yang menyebabkan banyak keluarga menghabiskan waktu di rumah, sehingga intensitas penggunaan listrik pun meningkat.

Sebagai langkah transparansi dan bentuk layanan digital kepada pelanggan, PLN mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna memantau pemakaian listrik secara mandiri dan real time. “Lewat menu “Token dan Pembayaran” di aplikasi PLN Mobile, pelanggan pascabayar dapat melihat riwayat penggunaan untuk mengetahui berapa kWh yang digunakan setiap bulannya. Sedangkan pelanggan prabayar dapat mengakses riwayat pembelian token untuk mengetahui berapa token yang digunakan,” terang Sudjarwo.

Baca Juga:  Kepala  Biro Perekonomian Setda NTB Tetap Diminta Bekerja

Pemahaman pola konsumsi ini diharapkan dapat membantu masyarakat lebih bijak dalam menggunakan listrik, sekaligus menghindari kejutan saat menerima tagihan bulanan. PLN terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, salah satunya melalui fitur Swacam pada aplikasi PLN Mobile. Dengan fitur ini, memungkinkan masyarakat mencatat pemakaian listrik secara mandiri dan memperkirakan besaran tagihan sebelum periode pembayaran tiba.

“Dengan Swacam, akan memberikan kenyamanan dan kontrol penuh bagi pelanggan dalam memantau pemakaian listrik, sehingga pelanggan dapat mengatur kebutuhan energi sehari-hari,” papar Sudjarwo

Sudjarwo juga mengingatkan bahwa aplikasi PLN Mobile tidak hanya untuk memantau penggunaan, tetapi juga untuk berbagai kebutuhan lain seperti pembayaran tagihan, pembelian token, pengajuan pasang baru, hingga pengaduan layanan. “PLN berkomitmen untuk menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan transparan. Aplikasi PLN Mobile dapat diunduh secara gratis di Google Play Store dan App Store,” ujar Sudjarwo

Baca Juga:  Ditreskrimum Polda NTB Bongkar Puluhan Kasus 3C, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

PLN UIW NTB juga terus melakukan upaya peningkatan layanan melalui optimalisasi sistem kelistrikan dan edukasi kepada pelanggan, terutama pasca-stimulus tarif diskon 50% yang diberlakukan pada Januari dan Februari 2025 lalu. “Kami ingin memastikan seluruh pelanggan merasa aman, nyaman, dan mendapatkan layanan yang andal. Kenaikan tagihan tidak berarti tarif naik, tetapi adalah cerminan dari pola pemakaian yang dapat kita kendalikan bersama,” pungkas Sudjarwo.

Dengan upaya ini, PLN mengajak seluruh masyarakat NTB untuk terus bersama-sama menjaga keberlanjutan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Jaga Keselamatan Pelajar, Sat Samapta Polresta Mataram dan Dishub Gelar Rawan Siang di Jalan Pejanggik
Direktur TV One Mengunjungi Pondok Pesantren Al Ishlahuddiny Kediri Sampaikan Permohonan Maaf dan Tabayyun
Puluhan Jurnalis Sepakat Bentuk FORMAL, Muhammad Hamdani Pimpin Kepengurusan 2026–2029
Semangat Kemerdekaan ke-81, PLN Pastikan Listrik Andal Dukung Pengembangan KEK Samota dan Pertumbuhan Ekonomi Sumbawa
Dukung Program Kelurahan Berdaya, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Pagutan Timur
PLN UIW NTB Perkuat Semangat Kemerdekaan ke-81, Srikandi UP3 Sumbawa Pastikan Kesiapan Material untuk Listrik Andal
Ngaji Pagi, MTsN 2 Lobar Adakan Kajian Kitab Fiqih Ibadah Bagi Siswa
Pembangunan SPALDT, Komisi III Soroti Sejumlah Persoalan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:40

Jaga Keselamatan Pelajar, Sat Samapta Polresta Mataram dan Dishub Gelar Rawan Siang di Jalan Pejanggik

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:49

Direktur TV One Mengunjungi Pondok Pesantren Al Ishlahuddiny Kediri Sampaikan Permohonan Maaf dan Tabayyun

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:22

Puluhan Jurnalis Sepakat Bentuk FORMAL, Muhammad Hamdani Pimpin Kepengurusan 2026–2029

Senin, 27 Juli 2026 - 22:11

Semangat Kemerdekaan ke-81, PLN Pastikan Listrik Andal Dukung Pengembangan KEK Samota dan Pertumbuhan Ekonomi Sumbawa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:51

Dukung Program Kelurahan Berdaya, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Pagutan Timur

Berita Terbaru

Go Sosok

Berguru Kepada Hamka: Hilang Dendam, Tersisa Cinta

Jumat, 31 Jul 2026 - 16:46