Mataram, GONTB – Kelurahan Pejarakan Karya Kecamatan Ampenan kota Mataram akhirnya memiliki gedung baru bertingkat.
Gedung ini berdiri bukan dari dana pemerintahan kelurahan Pejarakan Karya melainkan dana ‘ngamen’ alias pengumpulan dana kontribusi secara sukarela.
“Luar biasa pak Lurah cari dana untuk pembangunan gedung dengan cara ‘Ngamen’, hingga gedung berdiri,” jelas Camat Ampenan, Muzakkir Walad saat memberikan sambutan pada Lomba Penilaian Evaluasi perkembangan kelurahan tingkat kota Mataram. Selasa (20/05/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Muzakkir mengaku perkembangan yang luar biasa bagi kemajuan kelurahan Pejarakan Karya dalam 2 tahun terakhir.
“Saya bahagia ketika lurah-lurah saya memiliki kemampuan untuk Ngamen. Ketika dana Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan kondisi keuangan terbatas pak Lurah Pejarakan Karya rajin silaturahim ke semua OPD dan Dewan. Ini satu kelebihan yang baik,” akunya.
Pembangunan gedung ini, jelas Lurah Pejarakan Karya, Mulhakim di mulai pada pertengahan tahun 2023. Awalnya melihat bangunan utama banyak mengalami kerusakan yang membutuhkan penangan cepat.
Sehingga jelas dia, tahun 2023 menolak pembelian motor dinas lurah dan di ganti menjadi rehab ringan kantor.
“Alhamdulillah pada tahun 2024 kami dapat dana 200 juta dari Bapak Malik selaku anggota dewan Kota Mataram dapil Cakranegara,” jelas Mulhakim usai acara lomba.
Hingga tahun ini, kata dia gedung sudah dapat ditempati dan tahun 2025 ini mendapatkan tambahan dana dari Pokok Pikiran (Pokir) dewan Provinsi NTB, H. Didi Sumardi dapil Kota Mataram ini.
“Alhamdulillah tahun 2026 sudah tertera di perencanaan Kecamatan Ampenan 200 juta dari Pokir Anggota Dewan Kota Mataram Hj. Dian rahmawati, darp partai Demokrat Dapil Ampenan untuk tahap finishing,” aku lurah Mulhakim yang juga pernah menjabat Kepala Tata Usaha di SPMN 2 Mataram.
Gedung ini kata dia digunakan saat ini untuk zona kemufakatan yakni digunakan oleh Babinsa, Babinmaspol dan ruang Mediasi warga. ***














