GONTB – Ketua Satuan Tugas (satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik menjelaskan hingga 1 November 2025, dari 409 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebanyak 361 atau 88,3 persen SPPG sudah mengajukan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 279 atau 68,2 persen sudah mendapat sertifikat,” katanya, Senin 3 November 2025 di Mataram.
Dari SPPG yang ada, kata Ahsanul sebanyak 301 SPPG sudah dilakukan inspeksi kesehatan lingkungan dan sebanyak 233 SPPG dinyatakan laik operasi dan laik gizi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari 306 SPPG yang sudah mengikuti pelatihan keamanan pangan, terdapat 14.386 tenaga penjamah makanan terlatih. Jadi, NTB sudah memiliki tenaga terlatih penjamah makanan,” katanya
Meski sudah banyak SPPG yang mendapat Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), kata Ahsanul Khalik tidak membuat Satgas MBG di Provinsi NTB lalai
“Bisa saja ada kasus yang menonjol sehingga Satgas MBG tetap waspada untuk melakukan pengawasan terhadap SPPG yang ada di NTB,” katanya. (DSHD)
Penulis : Dedi Suhadi
Editor : Lalu Sahid Wiadi
Sumber Berita: Liputan GONTB













