Dua Kabupaten di NTB Masuk Zona Merah Stunting, ini kata Wagub

Dedi Suhadi

- Reporter

Senin, 17 November 2025 - 21:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Dua kabupaten di provinsi NTB yakni Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Timur masuk dalam zona merah kasus stunting.

“Kita akan fokus penanganan masalah stunting di kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Timur namun tetap memperhatikan kabupaten/kota lainnya,” kata Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, Senin 17 November 2025.

Baca Juga:  Dinas Sosial Lobar Target Angka Kemiskinan Satu Digit

Menurut Wagub, dengan memfokuskan penanganan stunting pada dua kabupaten tersebut diharapkan kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara bisa segera terbebas dari kasus stunting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Biar warnanya sama dengan kabupaten lainnya di NTB, tidak merah lagi,” katanya.

Meski ada kabupaten yang masuk zona merah, kata Wagub ada juga kabupaten yang masuk zona hijau yakni Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Dompu.

Baca Juga:  Pemkab Lombok Barat Perkuat Komitmen Penanganan Stunting Melalui Musrenbang Tematik

“Kabupaten lainnya masuk zona kuning,” katanya.

Untuk membebaskan dua kabupaten dari zona merah stunting, jelas Wagub pihaknya akan melakukan intervensi dengan menghadirkan orang tua asuh selama 90 hari.

Baca Juga:  Polda NTB Tetapkan MTF Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual

“Setelah 90 hari baru terlihat dampaknya,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr Lalu Hamzi Fikri menjelaskan kasus stunting di kabupaten Lombok Utara berada pada angka 35,3 persen sedang di Kabupaten Lombok Timur berada di angka 33 persen.

“Saat ini, provinso NTB di angka 29,8 persen,” katanya.***

Penulis : Dedi Suhadi

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tower Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Pembangunan di Bongancina Tetap Berjalan: Perbekel, Camat hingga Pemkab Buleleng Tutup Mata
Dr. Irpan Suriadiata gugat masa jabatan Ketua Umum Parpol ke MK 
Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda, Polda NTB Minta Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas
HUT KAI ke-18 Jadi Puncak Penutupan Rakernas ADVOKAI 2026 di Lombok
Diskusi Publik ADVOKAI: Aparat Penegak Hukum Harus Ubah Cara Pikir Hadapi KUHAP Baru
Momentum Rakernas, ADVOKAI dan Pemprov NTB Bersinergi Cetak Seribu Paralegal untuk Indonesia
Pembangunan Tower di Bongancina Dipersoalkan, Warga Tempuh Jalur Dumas ke Polda Bali
Curi Laptop Mahasiswa Asal Sumbawa Barat di Kos, Pelaku Berhasil Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polresta Mataram
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:30 WITA

Tower Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Pembangunan di Bongancina Tetap Berjalan: Perbekel, Camat hingga Pemkab Buleleng Tutup Mata

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:00 WITA

Dr. Irpan Suriadiata gugat masa jabatan Ketua Umum Parpol ke MK 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:32 WITA

HUT KAI ke-18 Jadi Puncak Penutupan Rakernas ADVOKAI 2026 di Lombok

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:47 WITA

Diskusi Publik ADVOKAI: Aparat Penegak Hukum Harus Ubah Cara Pikir Hadapi KUHAP Baru

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:54 WITA

Momentum Rakernas, ADVOKAI dan Pemprov NTB Bersinergi Cetak Seribu Paralegal untuk Indonesia

Berita Terbaru