INKLUSI dan PRY Mengunjungi Wilayah Program Dignity Guna Melihat Dampak Nyata Implementasi Program

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Rabu, 19 November 2025 - 22:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, GONTB — Program Dignity yang selama ini dijalankan oleh LIDI Foundation kembali mendapat perhatian dari mitra nasionalnya.

Pada 19 November 2025, delegasi dari INKLUSI Jakarta dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM Yogyakarta melakukan kunjungan langsung ke wilayah dampingan LIDI Foundation untuk melihat secara dekat perkembangan, capaian, serta dampak program bagi masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.

Rombongan diterima langsung oleh TPKJM Kecamatan Keruak bersama seluruh anggotanya, termasuk unsur Danramil, Polsek, Puskesmas Keruak, penanggung jawab kesehatan jiwa, serta pendamping disabilitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan ini juga dihadiri dan didampingi oleh Camat Keruak, yang memberikan sambutan hangat atas kunjungan tersebut.

Dalam dialog yang berlangsung di kantor camat, tim INKLUSI dan YAKKUM menggali berbagai informasi mengenai pelaksanaan Program Dignity, mulai dari peningkatan kapasitas pendamping, layanan kesehatan jiwa komunitas, penguatan jejaring lintas sektor, hingga peran aktif tokoh masyarakat dalam mendukung inklusi.

Baca Juga:  Mengenal Sosok Muh. Ibnu Ardi, S.S. Sang Disabilitas Penuh Prestasi 

Camat Keruak menegaskan komitmen pemerintah kecamatan terhadap isu disabilitas.

“Kami sangat mengapresiasi upaya LIDI Foundation yang selama ini konsisten mendampingi masyarakat. Pemerintah kecamatan siap mendukung keberlanjutan program ini,” ujarnya.

Sementara itu, TPKJM Kecamatan Keruak melaporkan sejumlah capaian signifikan, seperti meningkatnya kunjungan pendampingan kasus, terbentuknya dukungan komunitas, serta kolaborasi lintas lembaga dalam menangani isu kesehatan jiwa dan disabilitas.

Perjalanan dilanjutkan ke Desa Selebung Ketangga, salah satu desa dampingan program. Rombongan disambut hangat oleh Sekretaris Desa Selebung Ketangga, perangkat desa, serta para pengurus Self Help Group (SHG) dari dua desa yaitu SHG Desa Ketangga Jeraeng dan SHG Desa Selebung Ketangga

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga

Dalam pertemuan tersebut, tim INKLUSI dan YAKKUM mendengarkan langsung cerita para anggota SHG mengenai perubahan yang mereka rasakan sejak mengikuti Program Dignity.

Para anggota SHG menyampaikan bahwa program ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri, kemandirian ekonomi, serta penerimaan sosial bagi penyandang disabilitas.

Ketua SHG Selebung Ketangga, Sahrul menyampaikan dahulu banyak anggota merasa terisolasi.

“Setelah program ini berjalan, mereka lebih aktif, berani bersuara, dan mulai ikut serta dalam kegiatan desa.” katanya.

Sekretaris Desa Selebung Ketangga juga menambahkan bahwa pemerintah desa siap memperkuat kolaborasi dengan LIDI Foundation agar layanan inklusif dapat terus berkembang dan bersama sama mendampingi kelompok SHG ini supaya lebih mandiri

Baca Juga:  Abah Uhel Siap Eksekusi Program Makan Siang Bergizi Gratis

Perwakilan INKLUSI dan YAKKUM menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja-kerja LIDI Foundation yang dianggap konsisten, dekat dengan masyarakat, dan mampu membangun jejaring kolaboratif di tingkat desa maupun kecamatan.

Mereka menilai bahwa Program Dignity telah menunjukkan dampak nyata, mulai dari penguatan kapasitas masyarakat hingga peningkatan akses layanan bagi penyandang disabilitas dan ODDP(orang dengan disabilitas Psikososial).

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, memastikan keberlanjutan program, serta mendorong replikasi praktik baik ke wilayah lainnya di Lombok Timur.

LIDI Foundation menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini dan berharap sinergi bersama dapat terus terjalin demi masyarakat yang lebih inklusif.

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat
Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Bukber dengan Warga dan Pengurus NasDem
Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga
Polda NTB Tetapkan MTF Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual
Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Cek Harga di Pasar Mandalika
Safari Ramadhan di Gunungsari, LAZ: Saya Tidak Mungkin Lupakan Warga
Safari Ramadhan Desa Jagaraga jadi Ruang Dialog Pemdes dan Masyarakat
Seaplane Batujai: Arsitektur Besar Konektivitas Kepulauan NTB
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:29 WITA

Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:40 WITA

Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:07 WITA

Polda NTB Tetapkan MTF Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:21 WITA

Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Cek Harga di Pasar Mandalika

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:01 WITA

Safari Ramadhan di Gunungsari, LAZ: Saya Tidak Mungkin Lupakan Warga

Berita Terbaru