LIDI Foundation dan SKALA Gelar Uji Publik RAD-PD NTB: Perkuat Arah Kebijakan Disabilitas di Daerah

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Rabu, 3 Desember 2025 - 08:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIDI Foundation bekerjasama dengan Program SKALA menggelar Uji Publik Rencana Aksi Daerah Penyandang Disabilitas (RAD-PD) Provinsi NTB. Rabu (3/12/2025).

LIDI Foundation bekerjasama dengan Program SKALA menggelar Uji Publik Rencana Aksi Daerah Penyandang Disabilitas (RAD-PD) Provinsi NTB. Rabu (3/12/2025).

Mataram, GONTB – LIDI Foundation bekerjasama dengan Program SKALA menggelar Uji Publik Rencana Aksi Daerah Penyandang Disabilitas (RAD-PD) Provinsi NTB, sebagai upaya memperkuat arah kebijakan pemenuhan hak-hak disabilitas di wilayah tersebut. Rabu 3 Desember 2025.

Kegiatan ini berlangsung dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi penyandang disabilitas dari Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa.

Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Ir. Irvan Suwarno, Ketua Tim unit menejemen program kemitraan (UMPK) Bappeda Provinsi NTB, yang hadir mewakili Kepala Bappeda NTB yang berhalangan hadir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Irvan menekankan pentingnya proses uji publik sebagai bagian dari prinsip pembangunan inklusif yang mengedepankan partisipasi kelompok rentan.

“RAD-PD ini harus menjadi dokumen yang hidup, tidak hanya memenuhi amanat regulasi, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan penyandang disabilitas di NTB,” ujar Irvan.

Baca Juga:  Kadis Dinsos Dampingi Wagub Bagikan Kursi Roda Untuk Disabilitas dan Lansia

Peserta dari Pulau Sumbawa Hadir untuk Pertama Kalinya

Selain kegiatan ini di hadiri oleh semua unsur OPD dan lembaga disabilitas di tingkat provinsi serta CSO Pemerhati disabilitas. Ada Salah satu catatan penting dalam kegiatan ini adalah kehadiran peserta dari pulau Sumbawa, sebuah momentum bersejarah karena ini merupakan pertama kalinya penyandang disabilitas dari Sumbawa hadir dalam uji publik tingkat provinsi terkait kebijakan disabilitas.

Kehadiran mereka dianggap sangat penting untuk memastikan RAD-PD mencerminkan kebutuhan seluruh wilayah NTB, bukan hanya Lombok sebagai pusat pemerintahan.

Narasumber Nasional dan Daerah Hadir Berbagi Perspektif

Kegiatan ini diisi oleh tiga narasumber utama yaitu Ibu Dewi dari Bappenas, yang menjelaskan kerangka nasional kebijakan disabilitas serta harmonisasi RAD-PD dengan RAN-PD (Rencana Aksi Nasional Penyandang Disabilitas).

Baca Juga:  GP Ansor NTB Bentuk LBH

Ada Nena Hutahea, perwakilan Persatuan Sehat Jiwa, yang menyoroti pentingnya memasukkan isu kesehatan jiwa dalam kebijakan daerah karena jumlah kasusnya terus meningkat.

Dan ada Nurlaili Ramdani, yang mewakili kelompok disabilitas dari Pulau Sumbawa, menyampaikan langsung kondisi, tantangan, serta kebutuhan akses layanan dasar bagi penyandang disabilitas di wilayah timur NTB tersebut.

Nurlaili menegaskan pentingnya pemerataan perhatian kebijakan pemerintah.

“Selama ini banyak program terpusat di Lombok, sementara disabilitas di Sumbawa menghadapi hambatan geografis dan akses layanan. Kehadiran kami di uji publik ini bukti bahwa suara dari timur NTB juga harus diakomodasi.” jelasnya.

Baca Juga:  Wakili Wabup UNA, Dinas Sosial Lobar Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran, apa Bentuknya?

Komitmen Mewujudkan NTB Inklusif

Perwakilan LIDI Foundation menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan RAD-PD NTB tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi menjadi pedoman nyata bagi layanan, pembangunan, dan perlindungan hak-hak penyandang disabilitas.

Dengan keterlibatan SKALA, Bappeda NTB, Bappenas, dan OPD/OPD terkait, kegiatan ini diharapkan menghasilkan dokumen RAD-PD yang kuat, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas di seluruh wilayah NTB.

Acara ditutup dengan diskusi kelompok yang merumuskan masukan teknis terhadap dokumen RAD-PD, yang selanjutnya akan disusun sebagai rekomendasi resmi kepada Pemerintah Provinsi NTB.

Uji publik ini menjadi langkah maju dalam mendorong NTB sebagai provinsi yang benar-benar inklusif, adil, dan ramah bagi seluruh warganya tanpa terkecuali. ***

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : M. Sukri Aruman

Sumber Berita: Liputan GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MTsN 2 Lombok Barat Peringati HUT ke-68 Lobar: Kobarkan Semangat “Pacu Begawaian” Lewat Budaya Kerja 5K
Waoo! Inovasi Keren Guru MTsN 2 Lombok Barat: Hidupkan Literasi Al-Qur’an Melalui Seni Kaligrafi
Wujudkan Syukur, WEFA dan Human Initiative Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah bagi Santri Ponpes Nurussalam Tanak Awu
Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian
Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu
Anggota DPR RI Fauzan Khalid Apresiasi Digitaliasi Pelayanan Pertanahan di Kota Tangerang
I Putu Dedy Saputra Resmi dilantik Jadi Ketua ORADO Provinsi NTB periode 2026–2030
Pemprov NTB dan IOA Gelar Malam Amal, Penguatan Kapasitas Guru Tak Bisa Ditunda
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:01 WITA

MTsN 2 Lombok Barat Peringati HUT ke-68 Lobar: Kobarkan Semangat “Pacu Begawaian” Lewat Budaya Kerja 5K

Rabu, 15 April 2026 - 21:06 WITA

Waoo! Inovasi Keren Guru MTsN 2 Lombok Barat: Hidupkan Literasi Al-Qur’an Melalui Seni Kaligrafi

Rabu, 15 April 2026 - 20:34 WITA

Wujudkan Syukur, WEFA dan Human Initiative Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah bagi Santri Ponpes Nurussalam Tanak Awu

Sabtu, 11 April 2026 - 22:20 WITA

Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian

Rabu, 8 April 2026 - 19:33 WITA

Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu

Berita Terbaru