Lombok Barat, GONTB – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, MTs Negeri 2 Lombok Barat meluncurkan inovasi program religi bertajuk SERAMBI (Semarak Ramadhan Bagi Hadiah).
Kegiatan yang resmi dimulai pada Jum’at (27/02/2026) ini bertujuan untuk menghidupkan suasana bulan mulia sekaligus memacu semangat ibadah dan kreativitas para peserta didik.
Program SERAMBI dirancang sebagai ajang apresiasi bagi siswa yang menunjukkan keaktifan dan prestasi dalam serangkaian kegiatan amaliah Ramadhan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa agenda utama dalam program ini meliputi tadarus Al-Qur’an, penyampaian kultum (kuliah tujuh menit), hingga hafalan surat-surat pendek (tahfidz juz amma).
Kepala MTs Negeri 2 Lombok Barat, H. Abdul Aziz Faradi, M.Pd.I, menjelaskan bahwa SERAMBI bukan sekadar ajang pembagian hadiah, melainkan sebuah strategi edukatif untuk membentuk karakter religius siswa secara menyenangkan.
“Melalui SERAMBI, kami ingin menghadirkan Ramadhan yang ceria, penuh makna, sekaligus menjadi momentum pembentukan akhlak dan peningkatan kualitas ibadah peserta didik. Hadiah adalah bentuk apresiasi, namun tujuan utamanya adalah istiqomah dalam kebaikan,” ujar H. Abdul Aziz dalam sambutannya.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari para siswa sejak hari pertama pelaksanaan. Suasana madrasah tampak lebih religius dan hidup dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di lingkungan sekolah.
Para siswa terlihat berlomba memberikan penampilan terbaik mereka dalam sesi kultum dan hafalan, demi meraih penilaian terbaik dari dewan guru.
Tidak hanya melibatkan siswa, program ini juga memperkuat kolaborasi antara guru dan murid. Para guru berperan aktif sebagai pembimbing sekaligus penilai, menciptakan hubungan yang harmonis dalam bingkai pembinaan karakter.
Nilai-nilai seperti sportivitas, disiplin, dan tanggung jawab menjadi poin penting yang ditanamkan selama kegiatan berlangsung.
Melalui Program SERAMBI, MTs Negeri 2 Lombok Barat kembali mempertegas komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan berakhlak mulia.
Diharapkan, semangat yang terbangun selama bulan Ramadhan ini dapat terus terjaga dan menjadi bekal positif bagi siswa di masa depan. ***














