Lombok Barat, GONTB – Keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Lombok Barat kembali menunjukkan konsistensinya dalam membentuk karakter siswa melalui aksi nyata. Pada Jumat pagi tadi, madrasah meluncurkan program aksi bertajuk “Madrasah Berdampak” yang dirangkaikan dengan kegiatan Jumat Bersih di Masjid Nurul Mujahidin, Desa Montong Are.
Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa, dewan guru, hingga staf administrasi ini diawali dengan kegiatan fisik berupa Senam Sehat dan Jalan Sehat. Setelah tubuh bugar, seluruh peserta langsung bergerak menuju lingkungan madrasah dan area Masjid Nurul Mujahidin untuk melaksanakan gotong royong pembersihan halaman dan fasilitas umum.
Kepala MTsN 2 Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd., dalam arahannya menyampaikan, program ini merupakan upaya madrasah untuk memberikan sentuhan langsung kepada masyarakat. Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya terpaku pada proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam kelas, tetapi juga harus menyentuh fungsi sosial kemasyarakatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program Madrasah Berdampak ini adalah ikhtiar agar madrasah semakin dekat dengan masyarakat. Kami mendorong partisipasi aktif siswa dan guru dalam kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan sebulan sekali ini. Harapannya, aksi ini bisa menjadi pilot project atau praktik baik di tengah masyarakat,” ujar H. Abdul Azis Faradi pagi tadi.
Kegiatan ini berlangsung tertib dengan pendampingan ketat dari para wali kelas. Kehadiran para siswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan agar tetap sehat dan bersih.
Senada dengan Kepala Madrasah, Nurjani, S.Pd., salah satu tenaga pendidik, menekankan pentingnya aspek pembangunan karakter dalam kegiatan ini. Ia berharap program rutin ini dapat menempa fisik dan mental siswa agar menjadi generasi unggul.
“Kita berharap siswa memiliki fisik dan mental yang kuat. Ke depan, melalui pembiasaan seperti ini, kita ingin menghasilkan generasi yang memiliki character building yang kokoh serta akhlak mulia yang nyata diaplikasikan di lapangan,” tutur Nurjani.
Program “Madrasah Berdampak” ini mendapat apresiasi dari warga sekitar Desa Montong Are. Masyarakat menilai langkah MTsN 2 Lombok Barat sangat inspiratif karena mengajarkan siswa untuk mencintai tempat ibadah dan peduli terhadap kebersihan lingkungan sejak dini.
Menumbuhkan kembali semangat gotong royong ini, MTsN 2 Lombok Barat berkomitmen untuk terus menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sosial di sekitarnya. ***













