MTsN 2 Lobar Gelar Workshop “Deep Learning dalam Kurikulum Berbasis Cinta” Integrasi Teknologi dan Hati dalam Pelajaran

Selasa, 23 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB – Dalam upaya menciptakan metode pembelajaran yang inovatif, bermakna, dan dekat dengan siswa, MTs Negeri 2 Lombok Barat menyelenggarakan kegiatan Workshop Deep Learning dalam Kurikulum Berbasis Cinta sebagai bentuk komitmen meningkatkan mutu pendidikan madrasah terus diperkuat oleh MTsN 2 Lombok Barat.

Sebanyak 40 guru mengikuti Workshop Pengembangan Keprofesian dengan tema besar “Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Pembelajaran”, Senin (22/06) lalu.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Sukmarasa, Labuapi, ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Barat, H. Muliadi, M.Pd.I. Workshop yang didanai melalui DIPA Tahun Anggaran 2026 ini bertujuan memenuhi ketentuan pengembangan profesi berkelanjutan minimal 30 Jam Pelajaran (JP) sebagai syarat dalam sistem Simpatika untuk sertifikasi guru.

Dalam kesempatan tersebut, H. Muliadi memberikan apresiasi kepada MTsN 2 Lombok Barat yang dinilai konsisten menghadirkan berbagai prestasi dan aktif mempublikasikan capaian sekolah melalui media massa. Ia menilai keterbukaan informasi tersebut sebagai bentuk transparansi sekaligus inspirasi bagi dunia pendidikan.

Baca Juga:  Di Mataram, Orang Tua Siswa Dukung Full Day School

“Tanamkan rasa cinta kepada tugas kita. Jika kita mencintai tugas dan pengabdian ini, maka apa pun yang terjadi kita tidak akan merasa lelah. Jadikan tugas sebagai panggilan pengabdian, bukan beban,” tegas Muliadi.

Muliadi juga mengingatkan pentingnya guru terus meningkatkan kompetensi agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Ia menilai pemanfaatan media sosial sebagai ruang belajar dan berbagi pengetahuan secara positif perlu dilakukan oleh pendidik masa kini.

“Guru merupakan ujung tombak lahirnya generasi masa depan. Karena itu, peningkatan kualitas diri harus dilakukan secara berkelanjutan agar pembelajaran selalu relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik,” katanya.

Baca Juga:  Tim Paskib MTs.Negeri 2 Lobar, Borong Piala Ajang Lomba Paskib Pelajar SMP/ MTs Se- NTB DI SMAN 7 Mataram

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd., menjelaskan pelatihan dirancang menggunakan pendekatan In-On, yaitu perpaduan antara pemberian materi dan praktik langsung di kelas sehingga hasil pelatihan dapat segera diterapkan.

Menurut Azis, konsep tersebut mendorong setiap guru menjadi lifelong learner melalui penerapan deep learning yang berorientasi pada kualitas pemahaman peserta didik.

“Model pembelajaran ini tidak hanya mengejar penyampaian materi, tetapi membangun proses belajar yang benar-benar bermakna, menyenangkan, dan mampu membentuk karakter peserta didik,” jelas nya.

Ia menjelaskan, implementasi deep learning dibangun melalui tiga pendekatan utama. Pertama, Mindful Learning (Belajar Sadar) untuk menumbuhkan kesadaran penuh antara guru dan siswa. Kedua, Meaningful Learning (Belajar Bermakna) untuk menghubungkan teori dengan praktik nyata. Ketiga, Enjoyful Learning (Belajar Menyenangkan) untuk menghadirkan suasana belajar yang positif.

Baca Juga:  Jimly Asshiddiqie Sambut Ratusan Mahasiswa Universitas Budi Luhur dan Universitas Pancasila

Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, MTsN 2 Lombok Barat juga mengintegrasikan nilai-nilai karakter melalui konsep Panca Cinta. Lima nilai tersebut meliputi cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, cinta terhadap ilmu pengetahuan, cinta kepada diri sendiri, cinta kepada sesama melalui sikap saling menghargai dan menghormati, serta cinta kepada tanah air yang diwujudkan melalui upacara bendera dan kegiatan Pramuka.

Workshop ini ditargetkan menghasilkan berbagai luaran nyata berupa portofolio pembelajaran, praktik mengajar, hingga laporan refleksi dari seluruh peserta.

“ Dengan peningkatan kompetensi guru yang berkelanjutan, kami optimistis madrasah mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutup Azis. ***

Berita Terkait

UT Mataram Wisuda Ratusan Lulusan di NTB, Tegaskan Kesiapan Kolaborasi Riset dan Cetak SDM Unggul Berbasis Digital
Kreen! Karnaval Alegoris MTs Negeri 2 Lobar Memukau Masyarakat Kecamatan Kediri
Polisi Ajak Siswa SDN 3 Taman Sari Biasakan TMT
Mahasiswa UIN Mataram Sosialisasi Pernikahan Dini, Soroti Kesiapan Mental dan Finansial Remaja di Desa Ungga
Bangga! Siswi MTsN 2 Lobar Terpilih Ikuti Jambore Nasional XII Jakarta
Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Juara 2 Ajang Pencak Silat Masmirah Championship Cup 2026
MTs Negeri 2 Lobar Gandeng SPS Mataram Gelar Servis Oli Gratis untuk Guru dan Murid
MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Prestasi Gemilang, Dominasi Podium Olympiade Bahasa Arab 

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:09

UT Mataram Wisuda Ratusan Lulusan di NTB, Tegaskan Kesiapan Kolaborasi Riset dan Cetak SDM Unggul Berbasis Digital

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:26

Kreen! Karnaval Alegoris MTs Negeri 2 Lobar Memukau Masyarakat Kecamatan Kediri

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:00

Polisi Ajak Siswa SDN 3 Taman Sari Biasakan TMT

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:45

Mahasiswa UIN Mataram Sosialisasi Pernikahan Dini, Soroti Kesiapan Mental dan Finansial Remaja di Desa Ungga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:16

Bangga! Siswi MTsN 2 Lobar Terpilih Ikuti Jambore Nasional XII Jakarta

Berita Terbaru

Go NTB

Desa Berdaya Bermanfaat untuk Menekan Tingginya PMI

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:04