Mataram, GO NTB – Usai viral di medsos promosi hotel menggunakan narasi vulgar, konten promosi tersebut dinilai menggunakan narasi yang tidak etis dan cenderung vulgar sehingga menuai kritik dari warganet.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujibburahman, menyampaikan keprihatinan, ia meminta kepada seluruh pelaku usaha hotel dan penginapan untuk lebih bijak dalam memilih materi promosi.
“Mataram adalah kota yang dikenal dengan kearifan lokalnya dan religiusnya, Kami sangat menyayangkan apabila ada promosi yang menggunakan narasi-narasi yang tidak baik atau bahkan melanggar etika kesopanan. Hal ini tentu saja merusak citra baik daerah kita,” tutur TGH. Mujibburahman usai rapat di ruangan kenari (4/6/2026).
Wakil Wali Kota juga menekankan, pemerintah kota tidak akan tinggal diam apabila ditemukan promosi yang melanggar regulasi yang berlaku. Ia mengingatkan para pelaku usaha untuk selalu mengacu pada Peraturan Pemerintah daerah terkait ketentuan pariwisata dan iklan.
“Tentunya kami ingin semua pengusaha mengikuti aturan pemerintah yang ada. Kami himbau agar para pengusaha hotel dapat menggunakan narasi yang kreatif namun tetap sopan dan bermartabat. Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas dan nama baik Mataram sebagai destinasi wisata,” tambahnya.














