Saiful Anshori Usung Program “Satu Data Warga” Bantu Bantuan Lebih Tepat Sasaran

Kamis, 15 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Lombok Tengah, GO NTB – Pembenahan data masyarakat menjadi salah satu gagasan yang diusung calon Kepala Desa Bonjeruk, Saiful Anshori, melalui program prioritas Kembang Komak. Gagasan tersebut diwujudkan dalam Program Satu Data Warga yang berfokus pada penguatan pendataan dan verifikasi kondisi masyarakat di tingkat desa.

 

Program ini dirancang untuk membantu memastikan data warga sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pembaruan informasi kependudukan dan kondisi sosial ekonomi dinilai penting sebagai salah satu upaya mendukung pelayanan desa serta pengusulan bantuan yang lebih tepat sasaran.

 

Saiful menilai, perubahan kondisi masyarakat perlu diikuti dengan pembaruan data secara berkala. Hal ini mencakup perubahan kondisi ekonomi keluarga, perpindahan penduduk, hingga warga yang meninggal dunia.

 

“Jangan sampai warga yang kondisinya sudah berubah justru tertinggal karena data yang belum diperbarui. Melalui Program Satu Data Warga dalam Kembang Komak, kita ingin memastikan pendataan lebih akurat, transparan, dan membantu penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran,” demikian pernyataan Saiful mengenai gagasan tersebut.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemerintah Percepat Pengembangan INA Digital

 

Dalam konsep pelaksanaannya, Program Satu Data Warga mengedepankan mekanisme pendataan berjenjang yang melibatkan pengurus RT, kepala dusun, dan pemerintah desa sebelum data diusulkan untuk disinkronkan dengan instansi terkait.

 

Pada tahap awal, RT berperan melakukan pendataan serta memperbarui informasi mengenai kondisi warga di lingkungannya. Data tersebut kemudian diverifikasi bersama perangkat desa dan kepala dusun agar sesuai dengan keadaan di lapangan.

 

Informasi yang mengalami perubahan selanjutnya dapat diusulkan untuk diperbarui melalui mekanisme resmi pemerintah daerah atau dinas yang berwenang. Dengan demikian, program ini tidak dimaksudkan untuk membangun basis data tandingan, melainkan memperkuat kualitas pendataan di tingkat desa.

Baca Juga:  Tekan Angka Backlog, APERSI NTB Dorong Pemda Dukung Keberlanjutan Rumah MBR

 

Selain itu, masyarakat nantinya diharapkan memiliki ruang untuk melaporkan apabila menemukan ketidaksesuaian data. Partisipasi warga menjadi salah satu unsur penting agar proses pendataan tidak hanya bergantung pada pencatatan administratif, tetapi juga memperhatikan perkembangan kondisi masyarakat secara langsung.

 

Transparansi juga menjadi bagian dari gagasan tersebut. Pemerintah desa perlu menjelaskan mekanisme pendataan dan kriteria yang berlaku agar masyarakat memahami proses pengusulan bantuan maupun pembaruan informasi.

 

Meski demikian, penetapan penerima bantuan tetap mengikuti ketentuan dan kewenangan instansi pemerintah terkait. Akurasi data menjadi salah satu faktor pendukung, tetapi tidak secara otomatis menentukan seseorang berhak menerima bantuan tertentu.

 

Pelaksanaannya juga perlu memperhatikan perlindungan data pribadi agar informasi sensitif mengenai identitas dan kondisi ekonomi keluarga tidak disebarluaskan secara sembarangan.

Baca Juga:  Jelang Musyda II, KAMMI Lotim Gelar Talkshow: Kontribusi KAMMI dalam Politik Indonesia

 

Program Satu Data Warga merupakan bagian dari Kembang Komak, program prioritas yang diusung Saiful Anshori dalam pencalonannya sebagai Kepala Desa Bonjeruk. Gagasan ini menempatkan pembenahan administrasi sebagai salah satu fondasi untuk mendukung pelayanan masyarakat yang lebih tertib dan responsif.

 

Ke depan, pelaksanaan program tersebut membutuhkan koordinasi antara RT, kepala dusun, pemerintah desa, dan dinas terkait. Konsistensi pembaruan data, ketepatan verifikasi, serta tersedianya saluran pengaduan menjadi faktor penting agar gagasan tersebut dapat berjalan sesuai tujuan.

 

Melalui Satu Data Warga, pembenahan administrasi diharapkan tidak berhenti pada pencatatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memahami kebutuhan masyarakat secara lebih akurat dan mendukung perencanaan pelayanan desa yang sesuai dengan kondisi warga Bonjeruk.

Berita Terkait

Rangga Berharap Mohan Bawa NTB Tembus Lima Besar PON
PLN UP3 Selaparang Siagakan SPKLU Fast Charging di MotoGP 2026, ini Lokasinya
“Teberiuk” untuk Montong Are, Heri Iskan Daftar Calon Kades
Maju Lagi, H. Khotamallah Fokus Peningkatan Ekonomi Masyarakat Telagawaru
Daftar Hari Terakhir, Rusman Hadi Bawa Visi “RUKUN” Maju Pilkades Bukit Tinggi
Bantu Mustahik Mandiri, BAZNAS Lobar Sebar Puluhan Gerobak dan Modal Usaha Produktif
Pengelolaan Dana Desa Terbuka, Atasi Air Bersih Hingga Drainase Jadi Program Prioritas Muhammad Sa’i 
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Ditlantas Polda NTB Siapkan 350 Personel dan 50 Kendaraan Pengamanan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20

Saiful Anshori Usung Program “Satu Data Warga” Bantu Bantuan Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

Rangga Berharap Mohan Bawa NTB Tembus Lima Besar PON

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:56

PLN UP3 Selaparang Siagakan SPKLU Fast Charging di MotoGP 2026, ini Lokasinya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:44

“Teberiuk” untuk Montong Are, Heri Iskan Daftar Calon Kades

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:22

Maju Lagi, H. Khotamallah Fokus Peningkatan Ekonomi Masyarakat Telagawaru

Berita Terbaru

Go NTB

Rangga Berharap Mohan Bawa NTB Tembus Lima Besar PON

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:00

Go Ekbis

PLN Tuntas Dukung MotoGP Mandalika 2026

Senin, 12 Okt 2026 - 08:15

Go Sports

Aprilia Racing Catat Sejarah di Mandalika Tahun ini

Senin, 12 Okt 2026 - 07:53