NTB Siap Hadapi Bencana! Wakil Gubernur NTB: Masyarakat Kita telah Memiliki Kesiapsiagaan

Jumat, 7 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa yang terjadi di Lombok Nusa Tenggara Barat berkekuatan Magnitudo  7,0 SR pada Minggu (5/8/2018).

Gempa yang terjadi di Lombok Nusa Tenggara Barat berkekuatan Magnitudo 7,0 SR pada Minggu (5/8/2018).

Mataram, GONTB – Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai daerah yang berada di jalur Cincin Api Pasifik, NTB memiliki tantangan besar terhadap risiko bencana alam. Namun denikian, masyarakatnya semakin tangguh dan siap menghadapi berbagai kondisi.

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri saat membuka gelaran Konferensi Nasional Teknik Sipil (Konteks) ke-19 dan Musyawarah Nasional (Munas) Teknik Sipil Seluruh Indonesia di Universitas Al Azhar, Mataram, Kamis (06/11/2025).

“Kita pahami bersama bahwa daerah kita memiliki kerawanan terhadap bencana, InsyaAllah dari berbagai pengalaman beberapa tahun terakhir, masyarakat kita telah memiliki kesiapsiagaan yang semakin baik”, ujarnya.

Ia menekankan pentingnya membangun infrastruktur yang tidak hanya mempercepat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berketahanan terhadap bencana dan ramah lingkungan.

Baca Juga:  Selamat! Sebanyak 153 PPPK Kemenag Lombok Barat dilantik Hari ini

Ia jugmenggambarkan NTB sebagai laboratorium nyata pembangunan, dimana sinergi antara masyarakat, pemerintah dan akademisi dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

“Engineering for resilience bukan lagi pilihan tetapi keharusan dan di sinilah para insinyur dan akademisi teknik sipil memainkan peran penting”, tegasnya.

Menurutnya, kehadiran para akademisi dan profesional teknik sipil dari berbagai daerah merupakan kehormatan sekaligus bukti bahwa NTB semakin diakui sebagai tuan rumah kegiatan ilmiah nasional.

“Pertemuan ini adalah forum strategis untuk memikirkan kembali bagaimana keilmuan teknik sipil bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa, terutama di daerah seperti NTB yang terus bergerak membangun infrastruktur, konektivitas dan ketahanan lingkungan”, tambahnya.

Baca Juga:  PLN Pastikan Keandalan Listrik Acara “Koperasi untuk Negeri, Polri untuk Masyarakat” di Sumbawa

Ketua Penyelenggara Konteks ke-19, Sayfuddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wadah strategis bagi kolaborasi akademisi dan praktisi teknik sipil dari seluruh Indonesia.

Konteks ke-19 diikuti oleh ratusan peserta yang mewakili 82 program studi teknik sipil dari berbagai perguruan tinggi dengan 106 makalah ilmiah terdaftar dan akan dipresentasikan selama konferensi berlangsung.

Agenda kegiatan mencakup presentasi ilmiah hasil riset dan inovasi teknik sipil terkini, Musyawarah Nasional di bawah naungan Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSSI), Sosialisasi Peta Gempa Indonesia untuk memperbarui standar desain dan konstruksi di wilayah rawan bencana dan Kunjungan lapangan (field trip) ke Bendungan Meninting dan Kawasan Mandalika, yang menjadi contoh nyata proyek strategis nasional dan pengembangan infrastruktur pariwisata berkelanjutan.

Baca Juga:  Gubernur NTB Tantang Konsultan Lokal Naik Kelas, INKINDO Diminta Siap Bersaing di Tingkat Global

“Kami berharap Konteks ke-19 di Mataram ini dapat melahirkan output yang tidak hanya berupa publikasi ilmiah, tetapi juga rekomendasi kebijakan yang dapat diadopsi pemerintah serta inovasi aplikatif yang bisa diimplementasikan oleh dunia industri”, tutup Sayfuddin.

Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi tuan rumah kegiatan ilmiah berskala nasional selama tiga hari mulai 6 hingga 8 November 2025 membahas tema konferensi “Inovasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Bencana dan Pariwisata.”

Tema ini menjadi seruan kolektif bagi dunia teknik sipil Indonesia untuk memperkuat peran keilmuan dan inovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional yang berkelanjutan. ***

Sumber Berita: Pemprov NTB

Berita Terkait

Ganggu Kenyamanan Warga, Anggota Dewan Soroti Izin Operasional Bajawa 
Kuasa Hukum Nilai Putusan Bebas Tiga Terdakwa Meneguhkan Kepastian Hukum dan Mencerminkan Keadilan Substantif
Bangga! Siswi MTsN 2 Lobar Terpilih Ikuti Jambore Nasional XII Jakarta
Merasa Punya Tanggung Jawab Moral PON 2028, Mori Hanafi Siap Maju Lagi di Pemilihan Ketua KONI NTB
Hadiri Wisudawan Takhasus Ponpes NU Abhariyah, Wakil Ketua DPR RI Hj. Sari Yuliati Serahkan Bantuan PIP dan Bantuan Program Sanitasi 
HKTI Kota Mataram Lirik Pengembangan Urban Farming Jaga Ketahanan Pangan
Jalur Kursi Roda Dipalang, Hak Penyandang Disabilitas Ikut Dikunci
Jaga Keselamatan Pelajar, Sat Samapta Polresta Mataram dan Dishub Gelar Rawan Siang di Jalan Pejanggik

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:50

Ganggu Kenyamanan Warga, Anggota Dewan Soroti Izin Operasional Bajawa 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:20

Kuasa Hukum Nilai Putusan Bebas Tiga Terdakwa Meneguhkan Kepastian Hukum dan Mencerminkan Keadilan Substantif

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:16

Bangga! Siswi MTsN 2 Lobar Terpilih Ikuti Jambore Nasional XII Jakarta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:56

Merasa Punya Tanggung Jawab Moral PON 2028, Mori Hanafi Siap Maju Lagi di Pemilihan Ketua KONI NTB

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:18

Hadiri Wisudawan Takhasus Ponpes NU Abhariyah, Wakil Ketua DPR RI Hj. Sari Yuliati Serahkan Bantuan PIP dan Bantuan Program Sanitasi 

Berita Terbaru