Mataram, GONTB – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Mataram secara resmi dikukuhkan dalam rangkaian acara Musyawarah Daerah (Musda) ke-IX HKTI Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di Hotel Lombok Raya, Minggu (2/8/2026).
Pengukuhan ini dilakukan atas nama Ketua Umum HKTI, Sudaryono, yang diwakili oleh Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Mulyono Makmur.
Ketua HKTI Kota Mataram H. Muhtar mendorong sektor pertanian perkotaan guna memastikan ketersediaan pangan di Kota Mataram tetap aman dan terjaga di tengah pesatnya laju pembangunan serta modernisasi wilayah.
“Kota ini masih memiliki potensi pertanian di tengah keterbatasan lahan, pola pertanian memanfaatkan halam menjadi kunci menjaga kebutuhan pangan yang perlu kita dorong,” ujar Muhtar.
HKTI Kota Mataram bakal menggandeng pemerintah kota Mataram dalam menjaga ketahanan pangan di sektor pertanian sekala rumahan merupakan tulang punggung lumbung pangan nasional yang sejalan dengan visi-misi Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan Ketahanan Pangan Nasional.
“Pertanian adalah pondasi utama bangsa, dan kami di HKTI Kota Mataram siap berdiri di garda terdepan untuk mensukseskan program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan nasional dari tingkat lokal,” ujar H. Muhtar.
Mengingat karakteristik Kota Mataram sebagai area perkotaan yang menghadapi tantangan konversi lahan, H. Muhtar membeberkan langkah awal yang akan diambil kepengurusannya. Pihaknya akan menyusun strategi adaptif untuk mendorong pemanfaatan urban farming (pertanian kota) secara masif di tengah masyarakat.
“Kita tidak bisa membendung pembangunan, namun kita bisa berinovasi. Dengan lahan yang semakin terbatas, DPC HKTI Kota Mataram akan memfokuskan strategi pada pengembangan urban farming. Kami ingin mengedukasi dan mengajak masyarakat kota agar memanfaatkan pekarangan serta teknologi pertanian modern untuk tetap produktif menghasilkan pangan sendiri,” tambahnya.
Muhtar juga bakal berkolaborasi bersama kelompok tani lainnya yang ada di kota Mataram dengan berbagai program kerja. ***















