Budaya Jadi Identitas Diri, Menteri Kebudayaan :  Pembangunan Jangan Dipisahkan dari Budaya

Dedi Suhadi

Selasa, 7 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Foto (DSHD)

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Foto (DSHD)

Mataram, GONTB – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon menyatakan negara menjamin kebebasan masyarakat untuk mengembangkan kebudayaannya.

Bahkan, Menteri berharap,  budaya indonesia menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari gerak pembangunan di  indonesia.

“Budaya menjadi gerak pembangunan di Indonesia,” katanya saat launching program Kotaku Museumku Kampungku Museumku di Museum NTB, Selasa 7 Januari 2025.

Baca Juga:  Selain Kontroversi Erick Thohir Pecat STY, Intip 3 Kasus Ketum PSSI yang Pernah Bikin Geger Pecinta Sepak Bola di Indonesia

Agar budaya menjadi gerak dalam pembangunan di Indonesia maka kata Fadli Zon kecintaan masyarakat terhadap budayanya harus ditingkatkan.

“Jangan sampai masyarakat Indonesia senang dengan budaya negara lain,” katanya.

Sementara Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam menyatakan program  Kotaku Museumku Kampungku Museumku  sebagai upaya mendorong kemajuan kebudayaan di NTB. 

Baca Juga:  Kasus Sritex, Negara dirugikan 600 Miliar Lebih

Ahmad Nuralam meminta pemahaman museum  jangan dibatasi oleh tembok sisi selatan utara timur barat. “Museum adalah semua benda dan tradisi yang ada di sekitar kita, baik benda mati maupun benda hidup. Karena itu, benda dan tradisi harus dijaga dan dilestarikan sehingga  menjadi identitas kebudayaan kita,” katanya.

Baca Juga:  Hari Terakhir Retreat, Prabowo Kompak Olahraga Pagi bersama Kabinet Merah Putih

Selain itu,  museum harus menjadi tempat edukasi, penyambung antara generasi masa lalu dan generasi yang akan datang.

Disisi lain, kata Ahmad Nuralam museum harus menjadi penggerak ekonomi kreatif bagi komunitas- komunitas penopang kegiatan kebudayaan.

“Museum sebagai tempat yang menyenangkan,” katanya.*

Berita Terkait

PLN UIW NTB Uji Kesiapan Peralatan Kelistrikan Bersama MotoGP Sports Entertainment Group di Sirkuit Mandalika
Masa Tunggu Haji Dipangkas, Rata-Rata Kini Disebut 14 Tahun
Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Perkuat Edukasi Bahaya Listrik kepada Masyarakat
Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa
PLN Resmikan Centralized Command Center UIW NTB, Ini tujuannya
Perkuat Hak Pegawai, DPP SP PLN Gelar Diklat Forum Advokasi Nasional Batch 3 di NTB
Al Washliyah NTB Masuk dalam Jajaran Pengurus Dewan Pertimbangan Al Washliyah Periode 2026 -2031
DPD Asphirasi Bali dan Nusra Tahun 2026 – 2028 Terbentuk! Ini Pengurusnya

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:44

PLN UIW NTB Uji Kesiapan Peralatan Kelistrikan Bersama MotoGP Sports Entertainment Group di Sirkuit Mandalika

Rabu, 30 September 2026 - 11:58

Masa Tunggu Haji Dipangkas, Rata-Rata Kini Disebut 14 Tahun

Rabu, 30 September 2026 - 09:23

Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Perkuat Edukasi Bahaya Listrik kepada Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 07:12

Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa

Jumat, 11 September 2026 - 16:42

PLN Resmikan Centralized Command Center UIW NTB, Ini tujuannya

Berita Terbaru