2024, Kasus Demam Berdarah Capai 4206, Kadikes NTB: Waspada Musim Hujan

Selasa, 14 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) NTB, dr Lalu Hamzi Fikri. Foto (Dedi Suhadi)

Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) NTB, dr Lalu Hamzi Fikri. Foto (Dedi Suhadi)

GONTB – Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) NTB, dr Lalu Hamzi Fikri menjelaskan hingga akhir Desember 2024, jumlah kasus demam berdarah di NTB mencapai 4206 kasus.

“Kasus terakhir mengakibatkan 7 orang meninggal dunia. 3 orang dari Kota Mataram, 2 orang dari Kabupaten Lombok Barat, satu orang dari Kabupaten Sumbawa Barat dan satu orang lagi dari Kota Bima,” jelasnya saat ditemui Wartawan di gedung DPRD NTB, Selasa 14 Januari 2025.

Baca Juga:  BBPOM di Mataram Gandeng  BNNP NTB Perkuat Sinergi Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu

Untuk kasus demam berdarah selama tahun 2024, jelas Kadikes tertinggi terjadi di Kabupaten Lombok Barat dengan jumlah kasus mencapai 1012 kasus kedua Kabupaten Lombok Utara dengan 611 kasus dan Kota Mataram dengan 543 kasus.

Baca Juga:  RSUD Tripat Lombok Barat Lakukan Rasionalisasi Jaspel, Tegaskan Mutu Layanan Pasien Tetap Jadi Prioritas

Memasuki musim penghujan, jelas Kadikes masyarakat agar waspada. Selain melalukan gerakan 3 M, masyarakat juga perlu menggunakan krim pengusir nyamuk.

Baca Juga:  Berbagai Manfaat Sayur Kangkung bagi Kesehatan Keluarga

Untuk memastikan tidak adanya genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk, jelas Kadikes setiap Puskesmas memiliki tanggung jawab guna melakukan pemantauan.

“Puskesmas bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di lingkungan binaannya,” jelasnya. “””

Berita Terkait

Inilah 5 Cara Mudah dan Ampuh Mengatasi Kulit Kusam
Berbagai Manfaat Sayur Kangkung bagi Kesehatan Keluarga
Limbik: Kunci Emosi dan Ingatanmu
BBPOM di Mataram Gandeng  BNNP NTB Perkuat Sinergi Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu
Apakah Penderita Ginjal Boleh Makan Labu Siam? Ini Faktanya
Tujuan Program KB: Ciptakan Keluarga Bahagia Berkualitas
Obat Saraf Kejepit Paling Ampuh: Ini Pilihan dan Cara Kerjanya
Obat Batuk: Redakan dengan Bahan Rumahan yang Alami

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:13

Inilah 5 Cara Mudah dan Ampuh Mengatasi Kulit Kusam

Senin, 22 Juni 2026 - 07:29

Berbagai Manfaat Sayur Kangkung bagi Kesehatan Keluarga

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:54

Limbik: Kunci Emosi dan Ingatanmu

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:38

BBPOM di Mataram Gandeng  BNNP NTB Perkuat Sinergi Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu

Senin, 4 Mei 2026 - 06:39

Apakah Penderita Ginjal Boleh Makan Labu Siam? Ini Faktanya

Berita Terbaru