Anggota DPR RI H. Muazzim Akbar Fasilitasi KIE Obat dan Makanan Bersama Tokoh Masyarakat

Jumat, 11 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Gerung, GONTB – Anggota Komisi IX DPR RI H. M. Muazzim Akbar, bersama Kepala Badan POM NTB, Yosef Dwi Irwan, melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait obat dan makanan kepada masyarakat di Kecamatan Gerung.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pilihan obat dan makanan yang aman serta sehat untuk dikonsumsi.

Dalam sambutannya, H. Muazzim Akbar menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membantu Badan POM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) untuk mensosialisasikan produk-produk yang aman.

Baca Juga:  Koalisi Pemuda NTB Desak Percepatan Penerbitan IPR, Dinas ESDM: Proses Berjalan Paralel dengan Perda

“Harapan kami dengan kegiatan ini, masyarakat dapat membantu BPPOM mensosialisasikan mana obat dan makanan yang baik untuk dikonsumsi di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Selain memberikan informasi terkait obat dan makanan, Muazzim juga mengangkat isu penting mengenai stunting, yang menjadi perhatian serius di Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa perhatian terhadap asupan gizi sangat penting untuk mencegah stunting di kalangan anak-anak.

“Pencegahan stunting memerlukan kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, dan alhamdulillah angka stunting di NTB terus turun,” katanya

Baca Juga:  Lombok Barat Jadi Tuan Rumah Peluncuran GERMAS dan PKG di Meninting

Pada kesempatan yang sama, Muazzim Akbar juga memberikan update mengenai fasilitas kesehatan di daerah tersebut.

Ia menginformasikan bahwa lantai 5 RSUD Tripat telah diajukan kepada Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan peralatan yang diperlukan sebagai ruang operasi.

Ia menambahkan bahwa ruang tersebut dirancang untuk memberikan pelayanan optimal dengan kapasitas maksimal empat pasien dalam satu ruangan

Baca Juga:  Meriahkan HUT RI-81, Perumahan Melanesia Gelar Lomba Seru dengan Tema “MERDEKA DARI RUMAH”

Sementara itu, Kepala BPOM NTB, Yosef Dwi Irwan, menjelaskan tugas utama mereka dalam mengawasi peredaran obat dan makanan di masyarakat.

“Kami melakukan pengawasan di toko, distributor, dan pasar untuk memastikan keamanan produk yang beredar,” jelasnya.

Yosef juga menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas.

Ia mendorong masyarakat untuk menerapkan prinsip “Cek KLIK” sebelum membeli atau mengonsumsi obat dan makanan, yang berarti memeriksa kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa.

Berita Terkait

Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual Turis Asal Inggris, Dirres PPA/PPO Polda NTB Tahan Seorang Karyawan Hostel
HUT ke-81 PMI, PMI Kecamatan Labuapi Gelar Sosialisasi Stunting dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia
Wisuda ke-2 UNBIM Kukuhkan Ratusan Lulusan dan Gandeng Tiga Dosen Filipina Jalin MoU Internasional
Jelang MotoGP Mandalika 2026, PLN Hadirkan Inovasi Green Mobile Control Room Berbasis Energi Surya
Polda NTB Tingkatkan Perkara Pengelolaan Anggaran BUMD PT. Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan
Desa Berdaya Bermanfaat untuk Menekan Tingginya PMI
MERUMATTA Half Marathon Hadir Kembali Menantang Peserta dengan Keindahan Alam Senggigi dan Malimbu
Dari Kepedulian Menjadi Terang, PLN UP3 Sumbawa Hadirkan Bantuan Penyambungan Listrik bagi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:29

Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual Turis Asal Inggris, Dirres PPA/PPO Polda NTB Tahan Seorang Karyawan Hostel

Selasa, 22 September 2026 - 09:53

HUT ke-81 PMI, PMI Kecamatan Labuapi Gelar Sosialisasi Stunting dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

Senin, 21 September 2026 - 17:52

Wisuda ke-2 UNBIM Kukuhkan Ratusan Lulusan dan Gandeng Tiga Dosen Filipina Jalin MoU Internasional

Senin, 21 September 2026 - 16:32

Jelang MotoGP Mandalika 2026, PLN Hadirkan Inovasi Green Mobile Control Room Berbasis Energi Surya

Kamis, 17 September 2026 - 09:04

Desa Berdaya Bermanfaat untuk Menekan Tingginya PMI

Berita Terbaru