PLN Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik Pasca Lebaran

- Reporter

Selasa, 15 April 2025 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, 14 April 2025 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan bahwa tarif listrik tidak mengalami perubahan atau kenaikan setelah Hari Raya Idulfitri 1446 H. Kenaikan tagihan yang dirasakan sebagian pelanggan belakangan ini murni disebabkan oleh peningkatan pemakaian listrik, terutama selama periode Ramadan dan libur panjang Lebaran.

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, menegaskan bahwa PLN tetap menjalankan kebijakan tarif yang berlaku sesuai ketentuan dari pemerintah, dan tidak ada penyesuaian harga.

“PLN ingin menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik. Adapun tagihan yang mungkin dirasa meningkat disebabkan oleh meningkatnya konsumsi listrik dari pelanggan, terutama saat malam hari selama bulan puasa dan saat liburan Lebaran ketika aktivitas di rumah meningkat,” jelas Sudjarwo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut data, terdapat tren peningkatan konsumsi listrik pada beberapa sektor, khususnya rumah tangga dan tempat ibadah, selama Ramadan hingga pasca-Lebaran. Masyarakat yang bangun sejak dini hari untuk makan sahur dan beribadah membuat pemakaian listrik lebih panjang, terutama untuk penerangan dan peralatan elektronik rumah tangga.

Baca Juga:  Koalisi Pemuda NTB Desak Percepatan Penerbitan IPR, Dinas ESDM: Proses Berjalan Paralel dengan Perda

“Di sejumlah wilayah seperti Kota Mataram, Lombok Timur, dan Sumbawa Besar, kami mencatat lonjakan konsumsi yang cukup tinggi. Hal ini lumrah karena aktivitas masyarakat selama Ramadan lebih padat di malam hari, termasuk penggunaan alat pendingin udara, televisi, hingga perangkat dapur,” tambah Sudjarwo.

Kondisi ini diperkuat dengan adanya libur sekolah dan cuti bersama nasional yang menyebabkan banyak keluarga menghabiskan waktu di rumah, sehingga intensitas penggunaan listrik pun meningkat.

Sebagai langkah transparansi dan bentuk layanan digital kepada pelanggan, PLN mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna memantau pemakaian listrik secara mandiri dan real time. “Lewat menu “Token dan Pembayaran” di aplikasi PLN Mobile, pelanggan pascabayar dapat melihat riwayat penggunaan untuk mengetahui berapa kWh yang digunakan setiap bulannya. Sedangkan pelanggan prabayar dapat mengakses riwayat pembelian token untuk mengetahui berapa token yang digunakan,” terang Sudjarwo.

Baca Juga:  Musda DHD 45 NTB 2025, ini Ketua Barunya

Pemahaman pola konsumsi ini diharapkan dapat membantu masyarakat lebih bijak dalam menggunakan listrik, sekaligus menghindari kejutan saat menerima tagihan bulanan. PLN terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, salah satunya melalui fitur Swacam pada aplikasi PLN Mobile. Dengan fitur ini, memungkinkan masyarakat mencatat pemakaian listrik secara mandiri dan memperkirakan besaran tagihan sebelum periode pembayaran tiba.

“Dengan Swacam, akan memberikan kenyamanan dan kontrol penuh bagi pelanggan dalam memantau pemakaian listrik, sehingga pelanggan dapat mengatur kebutuhan energi sehari-hari,” papar Sudjarwo

Sudjarwo juga mengingatkan bahwa aplikasi PLN Mobile tidak hanya untuk memantau penggunaan, tetapi juga untuk berbagai kebutuhan lain seperti pembayaran tagihan, pembelian token, pengajuan pasang baru, hingga pengaduan layanan. “PLN berkomitmen untuk menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan transparan. Aplikasi PLN Mobile dapat diunduh secara gratis di Google Play Store dan App Store,” ujar Sudjarwo

Baca Juga:  Mengintip Keseruan South Outside Music Fest Semarang 2024 yang Dihadiri 7000-an Orang Demi Menggila Bareng Sederet Band Legendaris Indonesia!

PLN UIW NTB juga terus melakukan upaya peningkatan layanan melalui optimalisasi sistem kelistrikan dan edukasi kepada pelanggan, terutama pasca-stimulus tarif diskon 50% yang diberlakukan pada Januari dan Februari 2025 lalu. “Kami ingin memastikan seluruh pelanggan merasa aman, nyaman, dan mendapatkan layanan yang andal. Kenaikan tagihan tidak berarti tarif naik, tetapi adalah cerminan dari pola pemakaian yang dapat kita kendalikan bersama,” pungkas Sudjarwo.

Dengan upaya ini, PLN mengajak seluruh masyarakat NTB untuk terus bersama-sama menjaga keberlanjutan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejurprov ORADO NTB 2026 Tuntas, Talenta Atlet Terbaik Siap Tampil di Kejurnas
Tim Paskib MTs.Negeri 2 Lobar, Borong Piala Ajang Lomba Paskib Pelajar SMP/ MTs Se- NTB DI SMAN 7 Mataram
MTsN 2 Lombok Barat Peringati HUT ke-68 Lobar: Kobarkan Semangat “Pacu Begawaian” Lewat Budaya Kerja 5K
Waoo! Inovasi Keren Guru MTsN 2 Lombok Barat: Hidupkan Literasi Al-Qur’an Melalui Seni Kaligrafi
Wujudkan Syukur, WEFA dan Human Initiative Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah bagi Santri Ponpes Nurussalam Tanak Awu
Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian
Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu
Anggota DPR RI Fauzan Khalid Apresiasi Digitaliasi Pelayanan Pertanahan di Kota Tangerang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 11:10 WITA

Kejurprov ORADO NTB 2026 Tuntas, Talenta Atlet Terbaik Siap Tampil di Kejurnas

Minggu, 19 April 2026 - 18:38 WITA

Tim Paskib MTs.Negeri 2 Lobar, Borong Piala Ajang Lomba Paskib Pelajar SMP/ MTs Se- NTB DI SMAN 7 Mataram

Jumat, 17 April 2026 - 12:01 WITA

MTsN 2 Lombok Barat Peringati HUT ke-68 Lobar: Kobarkan Semangat “Pacu Begawaian” Lewat Budaya Kerja 5K

Rabu, 15 April 2026 - 20:34 WITA

Wujudkan Syukur, WEFA dan Human Initiative Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah bagi Santri Ponpes Nurussalam Tanak Awu

Sabtu, 11 April 2026 - 22:20 WITA

Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian

Berita Terbaru