Koperasi Merah Putih Dorong Kedaulatan Ekonomi Desa

- Reporter

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB — Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Ahmad Mashyuri menjelaskan Koperasi Merah Putih (KMP) secara konsep tidak jauh berbeda dengan koperasi lainnya. Namun, memiliki karakteristik unik karena sepenuhnya didirikan, dimiliki dan dijalankan oleh anggota masyarakat desa.

“Koperasi merah putih merupakan Kedaulatan ekonomi Indonesia, dari anggota untuk anggota dan oleh anggota,” katanya saat Bincang Kamisan di command center kantor Gubernur NTB, Kamis 17 Juli 2025.

Menurut Mashyuri,  hingga Juli 2025 ada 1.166 koperasi Merah Putih yang telah berbadan hukum di NTB. Beberapa di antaranya, seperti Desa Kekeri, Desa Bilelando, dan Desa Kembang Kuning yang akan menjadi pilot project dan  di-launching dalam waktu dekat.

Ahmad Mashyuri menambahkan Koperasi Merah Putih  tidak dibiayai oleh APBD tapi dari swadaya anggota. Pemerintah hanya memberikan fasilitasi pembuatan badan hukum dan pembinaan teknis.

“Koperasi ini bukan milik pemerintah. Skema bagi hasil disepakati sendiri oleh anggota melalui musyawarah. Pemerintah hanya jadi pendamping dan pembina,” katanya.

Guna menjamin integritas dan keberlanjutan, jelas Mashuri Koperasi Merah Putih diawasi oleh satgas pengawasan dari 13 instansi terkait, termasuk Dinas Koperasi, PMPD, Kominfo, Kesehatan, Pertanian, hingga BPKP.

Kepala Dinas PMPD Dukcapil,  Lalu Hamdi menyatakan kehadiran Koperasi Merah Putih sejalan dengan program Desa Berdaya. Saat ini, sebanyak 38 persen desa di NTB sudah berstatus mandiri, 40 persen berstatus maju, dan 20 persen berkembang.

Baca Juga:  R-APBD Lobar 2026 Disepakati, Bupati LAZ Tegaskan Prioritas Utama Untuk Kesejahteraan Rakyat 

“Kami ingin meletakkan koperasi sebagai pondasi utama pemberdayaan desa dengan pendekatan ketahanan pangan dan wisata maju, desa bisa bangkit dan mandiri,” katanya.

Menurut Hamdi, koperasi bukan hanya wadah simpan pinjam, tetapi juga  penggerak utama pengelolaan potensi desa secara produktif.

Bahkan, kata Hamdi klaster prioritas sudah ditetapkan dengan intervensi total terhadap 106 desa miskin menjadikan koperasi sebagai lokomotif peningkatan kesejahteraan berbasis komunitas.

Baca Juga:  PLN Hadirkan Program Terang Berkah Ramadan, Salurkan 1.200 Paket Sembako Murah untuk Masyarakat

Ketua KMP Desa Kekeri, Ibrahim, memaparkan koperasi di desanya berawal dari semangat gotong royong warga. Dengan modal awal Rp 9 juta, koperasi merintis 7 unit usaha, di antaranya: simpan pinjam, toko sembako, apotek, klinik, pergudangan, pangkalan gas, dan sarana logistik.

“Kami tidak menunggu bantuan. Setiap anggota iuran pokok Rp1 juta dan iuran wajib Rp10.000. Hasilnya? Petani sekarang bisa beli pupuk dari koperasi, masyarakat dapat sembako dan mebel lebih murah,” katanya.

Koperasi Desa Kekeri juga aktif mendukung usaha anggotanya, termasuk promosi dan penjualan mebel yang diproduksi oleh warga desa.*

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6 Warga Desa Rarang Lombok Timur Terima Bantuan kWh Meter Listrik Gratis Pemerintah melalui PLN NTB
Pemprov NTB Perkuat Hilirisasi dan Iklim Investasi Tambak Udang
Jangan Hanya Jadi Pemilih, Mi6 Tegaskan Penyandang Disabilitas Harus Masuk Struktur Penyelenggara Pemilu
PLN UP3 Selaparang Ikuti Safety Briefing Online Bersama Seluruh UP3 se-NTB di Lombok Timur, Perkuat Budaya K3 di Lingkungan Kerja
PLN UIW NTB Dukung Keandalan Kelistrikan MTQ Tingkat Provinsi NTB 2026 di Lombok Tengah
PLN UIW NTB Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas di Lombok
PLN UIW NTB Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Melalui Edukasi dan Sosialisasi SPKLU di NTB
Indomobil Cabang Lombok Berikan Pengalaman Test Drive dan Perkenalkan Teknologi Nissan e-POWER
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:02 WITA

6 Warga Desa Rarang Lombok Timur Terima Bantuan kWh Meter Listrik Gratis Pemerintah melalui PLN NTB

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:18 WITA

Pemprov NTB Perkuat Hilirisasi dan Iklim Investasi Tambak Udang

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:25 WITA

Jangan Hanya Jadi Pemilih, Mi6 Tegaskan Penyandang Disabilitas Harus Masuk Struktur Penyelenggara Pemilu

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:24 WITA

PLN UIW NTB Dukung Keandalan Kelistrikan MTQ Tingkat Provinsi NTB 2026 di Lombok Tengah

Senin, 15 Juni 2026 - 18:22 WITA

PLN UIW NTB Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas di Lombok

Berita Terbaru