Air Keran Mampet, PDAM Giri Menang Berikan Layanan Tangki Air Bagi Masyarakat Rembiga

Senin, 12 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Keluhan masyarakat Kelurahan Rembiga atas minimnya aliran air PDAM Giri Menang dalam beberapa hari terakhir mendapatkan respons cepat dari pihak perusahaan.

Direktur PT Air Minum (PTAM) Giri Menang, H. Sudirman, saat di konfirmasi menyampaikan bahwa manajemen telah menyiapkan langkah-langkah jangka pendek untuk memastikan kebutuhan air warga terpenuhi sambil terus mencari solusi permanen.

“Mulai kemarin kami menurunkan armada tangki air dan melakukan injeksi di sejumlah titik kritis,” ujar Sudirman, Senin 12 Januari 2026.

Baca Juga:  PLN Pastikan Kelistrikan Idulfitri 1447 H Andal, Pelaksanaan Salat Id Berlangsung Aman dan Khidmad

Langkah ini jelas Sudirman di tempuh agar aliran air sementara dapat mencukupi kebutuhan dasar pelanggan di Rembiga, khususnya pada jam-jam puncak.

Sudirman juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan yang dialami warga.

“Kami memahami betapa pentingnya pasokan air bersih bagi aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, kami memohon maaf atas gangguan yang terjadi dan berharap pemberian suplai sementara ini bisa mengurangi dampak langsung,” tambahnya.

Baca Juga:  DPW Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD-Gemas) Siap Hadir di NTB Memfasilitasi Segala Permasalahan Mitra

Menurut Direktur, tim teknis PDAM Giri Menang saat ini sedang melakukan serangkaian pengecekan untuk mengidentifikasi penyebab utama rendahnya aliran air di Rembiga. Beberapa kemungkinan yang tengah dikaji salah satunya gangguan pada jaringan pipa distribusi dan masalah tekanan di gardu pompa setempat.

Sudirman menegaskan bahwa selain penanganan sementara dengan tangki air, pihaknya juga merancang program jangka panjang.

“Kami bersama tim terus terus berupaya mengembalikan pasokan air di Rembiga bisa kembali stabil,” jelasnya.

Baca Juga:  Mulai 15 Desember 2025 Pemprov NTB Buka Penerbangan Baru, ini Rutenya

Sebelumnya, warga Rembiga sempat mengalami tekanan air yang sangat rendah hingga beberapa titik mati total. Akibatnya, kegiatan sehari-hari seperti memasak, mencuci, bahkan mandi ikut terganggu. Berbagai aduan pun masuk ke kantor kelurahan dan PDAM sejak Senin (7/1/2026) lalu.

Kedepan, PDAM Giri Menang berkomitmen melakukan pemantauan rutin dan sosialisasi kepada pelanggan tentang penggunaan air secara efisien, agar gangguan serupa tidak kembali terulang. ***

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: GONTB

Berita Terkait

PLN UIW NTB Pastikan Kesiapan Kelistrikan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP 2026
Dekat dengan Pelanggan, PLN UP3 Selaparang Sambangi Pelanggan di Wilayah ULP Kopang
Wakil Ketua Komisi III, Ghufron : Tidak Ada Komunikasi, Rambu dan Petugas Diabaikan
Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT
Lawang Selaparang, dari Wayang Plastik hingga Pameran Foto Lawas dan Revitalisasi Sejarah
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Tinjau PLTMG Rangko, Sistem Pembangkitan Flores Kembali Normal Pascagempa
Tinjau Pembangkit di Lombok, Dewan Energi Nasional Dorong Penguatan Keandalan dan Transisi Energi di NTB
Polsek Mataram Kawal Kunjungan Gus Miftah di Gereja Katolik St. Maria, Pesan Toleransi Menggema

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:07

PLN UIW NTB Pastikan Kesiapan Kelistrikan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP 2026

Rabu, 9 September 2026 - 17:52

Dekat dengan Pelanggan, PLN UP3 Selaparang Sambangi Pelanggan di Wilayah ULP Kopang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:10

Wakil Ketua Komisi III, Ghufron : Tidak Ada Komunikasi, Rambu dan Petugas Diabaikan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:23

Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:15

Lawang Selaparang, dari Wayang Plastik hingga Pameran Foto Lawas dan Revitalisasi Sejarah

Berita Terbaru