EDITORIAL | Calon Sekda NTB dari Luar: Merendahkan ASN Daerah?

Rabu, 7 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

GONTB – Pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah momentum penting untuk mengukur komitmen pemerintah terhadap merit system, sekaligus indikator kepercayaan daerah kepada aparatur sipilnya sendiri.

Wacana yang berkembang belakangan bahwa NTB perlu mendatangkan figur dari luar daerah  untuk memimpin birokrasi perlu disikapi secara kritis. Bukan karena figur eksternal selalu keliru, tetapi karena narasi ini menyiratkan pesan yang keliru  bahwa ASN internal belum cukup layak memimpin daerahnya sendiri.

Padahal, fakta objektif menunjukkan sebaliknya. Kandidat internal Sekda NTB adalah pejabat-pejabat karier yang telah puluhan tahun mengelola sektor strategis pemerintahan dari perencanaan, perekonomian, komunikasi publik, perdagangan, ketahanan pangan, hingga tata kelola pemerintahan. Mereka tidak hanya memahami NTB, tetapi bertumbuh bersama kompleksitas masalahnya.

Baca Juga:  Bantah Klaim Lalu Imam Haromain Soal KTA, Made Rai: Demokrat Pantang Membajak Nama Orang

Dalam konteks itu, wacana “ impor sekda” layak dipertanyakan. Apakah yang sedang dicari benar-benar kompetensi, atau justru kenyamanan politik?

Sekda tidak hanya koordinator administrasi. Ia adalah jangkar stabilitas birokrasi, penjaga netralitas ASN, serta arsitek profesionalisme pemerintahan daerah. Ketika jabatan ini dibingkai seolah sebagai ruang “alternatif” karena ASN internal dianggap belum cukup, maka yang dipertaruhkan bukan hanya satu kursi jabatan, melainkan kredibilitas sistem karier ASN itu sendiri.

Baca Juga:  Even GT World Challenge Asia 2025, PLN NTB Siaga 100 Persen Dukung Keandalan Listrik

Merit system tidak boleh berhenti pada regulasi dan seminar. Ia harus hadir nyata dalam keputusan paling strategis. Jika ASN daerah yang berpengalaman, berpendidikan, dan berrekam jejak baik masih tersisih oleh asumsi tak tertulis, maka merit system sedang kehilangan maknanya.

NTB tidak kekurangan orang pintar. NTB tidak kekurangan pejabat berpengalaman. Yang kini diuji adalah keberanian politik untuk mempercayai hasil pembinaan birokrasi sendiri.

Baca Juga:  Senggigi Reborn, Masyarakat dan ASN Bersihkan Senggigi

Mendatangkan pejabat dari luar tidak otomatis membawa kemajuan. Sebaliknya, menegakkan kepercayaan kepada ASN yang telah lama membangun daerah adalah investasi jangka panjang bagi stabilitas, loyalitas, dan profesionalisme pemerintahan.

Pemilihan Sekda NTB hari ini adalah penentu arah: membangun dari dalam, atau terus meragukan diri sendiri.

Dan daerah yang besar adalah daerah yang percaya pada putra-putri birokrasinya sendiri.***

Sumber Berita: ASLINEWS.ID

Berita Terkait

Siapkan Diri! Lingkungan Moncok Karya Memanggil Warga Terbaiknya Untuk Jadi Kepala Lingkungan, Ini syaratnya
Ganggu Kenyamanan Warga, Anggota Dewan Soroti Izin Operasional Bajawa 
Kuasa Hukum Nilai Putusan Bebas Tiga Terdakwa Meneguhkan Kepastian Hukum dan Mencerminkan Keadilan Substantif
Bangga! Siswi MTsN 2 Lobar Terpilih Ikuti Jambore Nasional XII Jakarta
Merasa Punya Tanggung Jawab Moral PON 2028, Mori Hanafi Siap Maju Lagi di Pemilihan Ketua KONI NTB
Hadiri Wisudawan Takhasus Ponpes NU Abhariyah, Wakil Ketua DPR RI Hj. Sari Yuliati Serahkan Bantuan PIP dan Bantuan Program Sanitasi 
HKTI Kota Mataram Lirik Pengembangan Urban Farming Jaga Ketahanan Pangan
Jalur Kursi Roda Dipalang, Hak Penyandang Disabilitas Ikut Dikunci

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:45

Siapkan Diri! Lingkungan Moncok Karya Memanggil Warga Terbaiknya Untuk Jadi Kepala Lingkungan, Ini syaratnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:50

Ganggu Kenyamanan Warga, Anggota Dewan Soroti Izin Operasional Bajawa 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:16

Bangga! Siswi MTsN 2 Lobar Terpilih Ikuti Jambore Nasional XII Jakarta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:56

Merasa Punya Tanggung Jawab Moral PON 2028, Mori Hanafi Siap Maju Lagi di Pemilihan Ketua KONI NTB

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:18

Hadiri Wisudawan Takhasus Ponpes NU Abhariyah, Wakil Ketua DPR RI Hj. Sari Yuliati Serahkan Bantuan PIP dan Bantuan Program Sanitasi 

Berita Terbaru