Tips Aman Olahraga untuk Menurunkan Gula Darah

Selasa, 20 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Agar manfaat olahraga untuk menurunkan gula darah bisa Anda rasakan secara maksimal dan aman, selalu terapkan tips berikut ini:

  • Pilihlah jenis olahraga untuk menurunkan gula darah yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan kemampuan tubuh Anda.
  • Lakukan pemanasan sebelum dan pendinginan setelah berolahraga untuk mencegah cedera.
  • Periksalah kadar gula darah sebelum dan sesudah melakukan olahraga, apalagi jika Anda menggunakan obat diabetes atau insulin.
  • Siapkan camilan manis rendah gula untuk mengantisipasi gejala gula darah rendah, seperti pusing atau lemas.
  • Lakukan olahraga dengan intensitas sedang dengan durasi setidaknya 150 menit per minggu atau sekitar 30 menit per hari selama 5 hari.
  • Waktu terbaik untuk berolahraga adalah 1–3 jam setelah makan, ketika kadar gula darah cenderung stabil. Jika menggunakan insulin atau obat antidiabetes, mulailah berolahraga minimal 1 jam setelah mengonsumsi obat dan pantau kadar gula darah secara berkala.
  • Hindari berolahraga tepat pada puncak efek kerja obat insulin untuk mencegah hipoglikemia.
  • Tunda olahraga jika gula darah Anda terlalu rendah (di bawah 70 mg/dL) atau jika mengalami gejala hipoglikemia seperti gemetar, keringat dingin, bingung, atau lemas.
Baca Juga:  Puskesmas Perampuan Kembangkan Layanan Vision Center dan Penanganan Stunting

Walau baik untuk menurunkan gula darah, olahraga juga harus dilakukan dengan bijak, ya. Sebab, olahraga yang berlebihan atau tanpa pengawasan profesional dapat meningkatkan risiko cedera dan hipoglikemia.

Baca Juga:  Deteksi Dini Kesehatan Anak, Layanan CKG Puskesmas Perampuan Sasar PAUD 

Jika Anda merasa tidak nyaman setelah berolahraga, segera istirahat dan cek kadar gula darah. Jangan memaksakan diri untuk berolahraga, jika timbul gejala, seperti lemas, nyeri dada, atau pusing hebat, terutama saat Anda menggunakan obat diabetes. ***

Baca Juga:  Apakah Penderita Ginjal Boleh Makan Labu Siam? Ini Faktanya

Sumber Berita: Alo Dokter

Berita Terkait

Tujuan Program KB: Ciptakan Keluarga Bahagia Berkualitas
Inilah 5 Cara Mudah dan Ampuh Mengatasi Kulit Kusam
Obat Saraf Kejepit Paling Ampuh: Ini Pilihan dan Cara Kerjanya
Cara Memakai Masker agar Mencegah Penyakit
Berbagai Manfaat Sayur Kangkung bagi Kesehatan Keluarga
Limbik: Kunci Emosi dan Ingatanmu
BBPOM di Mataram Gandeng  BNNP NTB Perkuat Sinergi Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu
Apakah Penderita Ginjal Boleh Makan Labu Siam? Ini Faktanya

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:25

Tujuan Program KB: Ciptakan Keluarga Bahagia Berkualitas

Jumat, 4 September 2026 - 09:13

Inilah 5 Cara Mudah dan Ampuh Mengatasi Kulit Kusam

Selasa, 1 September 2026 - 20:26

Obat Saraf Kejepit Paling Ampuh: Ini Pilihan dan Cara Kerjanya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:21

Cara Memakai Masker agar Mencegah Penyakit

Senin, 22 Juni 2026 - 07:29

Berbagai Manfaat Sayur Kangkung bagi Kesehatan Keluarga

Berita Terbaru

Go Ekbis

PLN Tuntas Dukung MotoGP Mandalika 2026

Senin, 12 Okt 2026 - 08:15

Go Sports

Aprilia Racing Catat Sejarah di Mandalika Tahun ini

Senin, 12 Okt 2026 - 07:53