Dukung Pemulihan Korban Kebakaran Sumbawa, Pemprov NTB Tegaskan Bantuan Terus Disalurkan

- Reporter

Rabu, 25 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

GONTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam menangani dampak kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, dengan memastikan penyaluran bantuan resmi kepada warga terdampak terus dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menyampaikan bahwa Bapak Gubernur Miq Iqbal sejak awal telah menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk bergerak cepat di lokasi kejadian.

“Sejak hari pertama, BPBD dan Dinas Sosial telah turun langsung membawa bantuan. Penanganan bencana ini menjadi prioritas pemerintah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan resmi pemerintah provinsi disalurkan dalam bentuk logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak. Berdasarkan dokumen Berita Acara Serah Terima Barang dari Dinas Sosial P3A Provinsi NTB, bantuan yang dikirimkan mencakup makanan siap saji, paket makanan anak, tenda gulung, perlengkapan keluarga (family kit), kasur, selimut, hingga sandang untuk dewasa dan anak-anak, dengan total nilai mencapai Rp143.994.900.

Baca Juga:  Hari Pahlawan 2025: Sejarah, Tema, Logo, dan Cara Memperingatinya

Selain itu, bantuan tambahan juga terus didistribusikan, termasuk pengiriman beras sebanyak satu ton untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak.

Pada saat yang sama, bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia turut disalurkan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi NTB dan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa.

Bantuan tersebut menyasar 35 kepala keluarga terdampak kebakaran.

Adapun rincian bantuan meliputi paket sembako berupa beras premium 5 kilogram per paket, minyak goreng, mie instan, biskuit, sarden, kecap, saus, serta perlengkapan lainnya. Selain itu, juga disalurkan perlengkapan sekolah bagi anak-anak, berupa seragam, tas, sepatu, buku tulis, serta alat tulis.

Baca Juga:  Kinerja PLN UIW NTB Makin Optimal, PDKB UP3 Sumbawa Perkuat Keandalan Jaringan Tanpa Padam di Desa Penyegar

Di tengah proses penyaluran bantuan, sempat berkembang informasi di masyarakat terkait adanya bantuan tunai sebesar RP 550.000 Per KK, yang dikaitkan dengan pemerintah provinsi.

Menanggapi hal tersebut, Ahsanul Khalik menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan inisiatif dan swadaya dari sejumlah aparatur di Pulau Sumbawa.

“Bantuan tersebut berasal dari solidaritas teman-teman ASN dan tenaga pendidik di Sumbawa, yang secara sukarela menggalang dana dan menyalurkannya kepada warga terdampak,” jelasnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi, dan wajar kalau teman-teman ASN mengatas namakan Gubernur, karena mereka kan ASN Pemprov NTB, namun perlu dipahami bahwa bantuan resmi pemerintah memiliki mekanisme tersendiri dan disalurkan dalam bentuk yang terukur sesuai kebutuhan warga.

Baca Juga:  Mulai 15 Desember 2025 Pemprov NTB Buka Penerbangan Baru, ini Rutenya

Dr. Aka mengatakan, Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa pemerintah akan terus memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal, termasuk dalam proses pemulihan.

“Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan proses pemulihan berjalan dengan baik,” tegasnya.

Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Minggu dini hari (22/3/2026) tersebut menghanguskan sedikitnya 31 rumah warga dan berdampak pada 35 kepala keluarga. Saat ini, para korban masih membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk pemulihan tempat tinggal dan kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Provinsi NTB memastikan distribusi bantuan akan terus dilanjutkan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, guna mempercepat pemulihan dan mengurangi beban masyarakat terdampak. ***

Berita Terkait

Sambut Hari Santri ke-12, Pimpinan Ponpes Darul Hikmah NWDI Serukan Aksi Sosial dan Adaptasi AI
Kepala Kemenag Lombok Barat Tekankan Pentingnya Kembalikan Peran Utama Pondok Pesantren di Peringatan Hari Santri 2026
Kisruh Saling Pecat di Partai PPP NTB , Guru Besar Hukum: Lihat Sesuai Peraturan Organisasi
Saiful Anshori Usung Program “Satu Data Warga” Bantu Bantuan Lebih Tepat Sasaran
Rangga Berharap Mohan Bawa NTB Tembus Lima Besar PON
PLN UP3 Selaparang Siagakan SPKLU Fast Charging di MotoGP 2026, ini Lokasinya
“Teberiuk” untuk Montong Are, Heri Iskan Daftar Calon Kades
Maju Lagi, H. Khotamallah Fokus Peningkatan Ekonomi Masyarakat Telagawaru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:07

Sambut Hari Santri ke-12, Pimpinan Ponpes Darul Hikmah NWDI Serukan Aksi Sosial dan Adaptasi AI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:54

Kepala Kemenag Lombok Barat Tekankan Pentingnya Kembalikan Peran Utama Pondok Pesantren di Peringatan Hari Santri 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:54

Kisruh Saling Pecat di Partai PPP NTB , Guru Besar Hukum: Lihat Sesuai Peraturan Organisasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20

Saiful Anshori Usung Program “Satu Data Warga” Bantu Bantuan Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

Rangga Berharap Mohan Bawa NTB Tembus Lima Besar PON

Berita Terbaru