Utang Luar Negeri Indonesia Tercatat Stabil di USD425,1 Miliar pada Agustus 2024

- Reporter

Selasa, 15 Oktober 2024 - 21:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung BI. Foto (ANTARA).

Gedung BI. Foto (ANTARA).

GONTB – Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Agustus 2024 tetap terkendali, dengan posisi ULN tercatat sebesar USD425,1 miliar, atau tumbuh sebesar 7,3 persen (%) secara tahunan.

Perkembangan ULN ini bersumber dari sektor publik dan swasta. Posisi ULN Agustus 2024 juga dipengaruhi oleh faktor pelemahan mata uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk Rupiah.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (15/10/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memaparkan, posisi ULN pemerintah pada Agustus 2024 sebesar USD200,4 miliar, atau tumbuh sebesar 4,6% (yoy), yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Juli 2024 sebesar 0,6% (yoy).

Baca Juga:  Yuk Dukung MotoGP Indonesia 2024!, Tiket Diskon 50%

Perkembangan ULN tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik, seiring dengan semakin terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia.

Sebagai instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemanfaatan ULN terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor produktif serta belanja prioritas guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

ULN pemerintah tetap dikelola secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel untuk mendukung belanja, di antaranya pada sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (20,9% dari total ULN pemerintah); Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (18,9%); Jasa Pendidikan (16,8%); Konstruksi (13,6%); serta Jasa Keuangan dan Asuransi (9,3%). Posisi ULN pemerintah tetap terkendali, mengingat hampir seluruh ULN memiliki tenor jangka panjang, dengan pangsa mencapai 99,9% dari total ULN pemerintah.

Baca Juga:  Pemkab Lombok Barat Dukung Program Strategis Pembentukan Koperasi Merah Putih di 122 Desa dan Kelurahan

ULN swasta juga tetap terkendali. Pada Agustus 2024, posisi ULN swasta tercatat sebesar USD197,8 miliar, atau tumbuh sebesar 1,3% (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Juli 2024 sebesar 0,5% (yoy). Perkembangan ULN tersebut terutama didorong oleh ULN perusahaan non lembaga keuangan (nonfinancial corporations) yang mencatatkan pertumbuhan 1,6% (yoy).

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 79,3% dari total ULN swasta. ULN swasta juga didominasi oleh ULN jangka panjang, dengan pangsa mencapai 75,5% terhadap total ULN swasta.

Baca Juga:  Nggak bisa Semaunya Beli Token Listrik Bulan Februari 2025, ini batasnya!

Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Hal ini tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang terjaga pada angka 31,0%, serta didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 84,3% dari total ULN.

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awal Tahun, PLN Berikan Diskon Listrik 50%
Asosiasi UMKM Lobar: CFN dan CFD Bukan Hanya Soal Transaksi Tetapi Etalase Kemajuan Lombok Barat
Jadwal Penyeberangan Kapal Lombok – Surabaya 10 Januari 8 Februari 2026
Kapolda NTB Turun ke Sawah, Panen Raya Jagung Serentak Digelar di Lombok Barat
Semangat Energi Baru! PLN Berikan Diskon Listrik 50 Persen, Berlaku hingga 20 Januari 2026
Sambut Tahun Baru 2026! Berkendara dengan Perjalanan Aman dan Nyaman, PLN Hadirkan Kemudahan SPKLU
UMKM Kembang Gilimas Binaan Pelindo Raup Omzet Jutaan Saat Kapal Pesiar Avation Of The Seas Bersandar
PLN pastikan Tarif Listrik PLN per 1 Januari TIDAK NAIK
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:27 WITA

Awal Tahun, PLN Berikan Diskon Listrik 50%

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:16 WITA

Asosiasi UMKM Lobar: CFN dan CFD Bukan Hanya Soal Transaksi Tetapi Etalase Kemajuan Lombok Barat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:15 WITA

Jadwal Penyeberangan Kapal Lombok – Surabaya 10 Januari 8 Februari 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:03 WITA

Kapolda NTB Turun ke Sawah, Panen Raya Jagung Serentak Digelar di Lombok Barat

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:06 WITA

Semangat Energi Baru! PLN Berikan Diskon Listrik 50 Persen, Berlaku hingga 20 Januari 2026

Berita Terbaru