Bunda Niken: Barang Bekas Bisa Jadi Alat Peraga Seru, Guru PAUD NTB Diajak Ciptakan Pengajaran Kreatif

Minggu, 27 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB.COM – Siapa bilang barang bekas tidak bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan Alat Peraga Edukasi?

Buktinya Bunda Niken Zulkiflimansyah selaku Ketua Pengurus Wilayah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) NTB berbagi tips dan kiat menarik tentang penggunaan barang dan benda bekas sebagai bahan pembuatan Alat Peraga Edukasi pada giat Penguatan Literasi Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini se-Nusa Tenggara Barat pada Minggu (27/10).

Menurut Bunda Niken, menggunakan bahan bekas seperti kardus, plastik, dan dedaunan sebagai alat peraga edukasi dari limbah sampah bukan perkara mudah, tapi dirinya bersama PW HIMPAUDI terus berinovasi dan optimis bahwa perubahan itu harus dimulai dari hal hal yang kecil.

Baca Juga:  Formasi FHISIP Unram Gelar Law Fair 2025, Tunjukkan Kualitas Akademisi Muda Hukum Indonesia

“Termasuk untuk mengelola sampah yang dimulai dari diri sendiri dan juga lingkungan sekitar,”ungkapnya.

Bunda Niken mengatakan,Guru PAUD adalah obyek yang paling tepat untuk menjadi sasaran edukasi pertama kali, karena mereka akan menukarkan informasi ini pada anak didik .

“Sampah ini kedepan akan menjadi barang bernilai dan berharga apabila Guru PAUD bisa menggunakan sampah sebagai alat peraga edukasi seperti alat peraga mendongeng, permainan harta Karun dan Buku cerita mendongeng,”paparnya.

Bunda Niken dan tim, selain mengajarkan tentang kreativitas guru, juga mengajarkan bagaiman mencintai lingkungan dan memanfaatkan sampah sebagai alat pembelajaran di PAUD.

Ia mengajak seluruh PAUD NTB lebih inovatif,lebih kreatif menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Selain itu, Guru PAUD NTB diharapkan juga bisa meningkatkan literasi dan keterampilan dengan memperbanyak mengikuti pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas dan kemudian di implementasikan di sekolahnya masing-masing.

Baca Juga:  Siapkan Lulusan Kompetitif, Prodi Ilmu Komunikasi Unram Libatkan Industri dan Media Evaluasi Kurikulum

Guru PAUD NTB katanya, bisa memanfaatkan bahan bekas untuk menjadi bahan ajar yang menyenangkan bagi anak PAUD.

Jika bahan bekas dan sampah ini bisa diolah dan dimanfaatkan sebagai alat ajar, makan lingkungan diyakini tetap terjaga. Selain itu juga bisa menghasilkan bahan ajar yang menyenangkan bagi anak-anak PAUD.
“Dengan demikian lembaga PAUD tidak mesti harus membeli APE yang mahal untuk sekolah, barang bekas bisa di manfaatkan jika guru-gurunya kreatif dan inovatif.”tandasnya.

Baca Juga:  Lombok Barat Menjadi Favorit Kampus dalam Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Sementara itu, Rosdianah Kifly selaku Sekretaris PW HIMPAUDI NTB mengungkapkan, sedikitnya 200 peserta ikut ambil bagian sebagai peserta pada giat Penguatan Literasi Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini se-Nusa Tenggara Barat.

Panitia, katanya, juga menggandeng Duta baca Indonesia Gol a Gong yang belakangan dikenal sebagai sahabat baik Bunda NIken.

Kehadiran Gol AGong memberi warna tersendiri bagi peserta yang ingin berbagi pengalaman.

“Tujuanya agar SDM PAUD memiliki ilmu, wawasan yang luas tentang metode, bahan ajar, bahan ajar yang menarik untuk masa depan emas anak Indonesia, karena ya pendidik PAUD merupakan tonggak yg meletakan pondasi dasar pada generasi masa depan,”pungkasnya. (GO-NTB/R)

Berita Terkait

Langkah Kecil, Harapan Besar: Mahasiswa KKN Undikma Dukung Pencegahan Stunting di Labuan Tereng
Mahasiswa KKN Undikma Gelar Edukasi Anti-Bullying “Be a Buddy, Not a Bully” di SD IT Dusun Pelepok
UT Mataram Wisuda Ratusan Lulusan di NTB, Tegaskan Kesiapan Kolaborasi Riset dan Cetak SDM Unggul Berbasis Digital
Kreen! Karnaval Alegoris MTs Negeri 2 Lobar Memukau Masyarakat Kecamatan Kediri
Polisi Ajak Siswa SDN 3 Taman Sari Biasakan TMT
Mahasiswa UIN Mataram Sosialisasi Pernikahan Dini, Soroti Kesiapan Mental dan Finansial Remaja di Desa Ungga
Bangga! Siswi MTsN 2 Lobar Terpilih Ikuti Jambore Nasional XII Jakarta
Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Juara 2 Ajang Pencak Silat Masmirah Championship Cup 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10

Langkah Kecil, Harapan Besar: Mahasiswa KKN Undikma Dukung Pencegahan Stunting di Labuan Tereng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:35

Mahasiswa KKN Undikma Gelar Edukasi Anti-Bullying “Be a Buddy, Not a Bully” di SD IT Dusun Pelepok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:09

UT Mataram Wisuda Ratusan Lulusan di NTB, Tegaskan Kesiapan Kolaborasi Riset dan Cetak SDM Unggul Berbasis Digital

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:26

Kreen! Karnaval Alegoris MTs Negeri 2 Lobar Memukau Masyarakat Kecamatan Kediri

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:00

Polisi Ajak Siswa SDN 3 Taman Sari Biasakan TMT

Berita Terbaru

Go Peristiwa

Seorang Kakek ditemukan Meninggal di Kontrakan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 11:45