Bupati LAZ : Warning Pejabat Yang Tidak Mampu Bekerja, Bisa Mundur

Ramli Ahmad

Senin, 3 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PERDANA: Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha, saat menggelar Rapat pimpinan. Senin 3 Maret 2025. Foto (GONTB/Ramli)

PERDANA: Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha, saat menggelar Rapat pimpinan. Senin 3 Maret 2025. Foto (GONTB/Ramli)

Gerung, GONTB – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) meminta kepada semua pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk bekerja maksimal dan berbasis data.

Hal ini disampaikan dalam rapat pimpinan perdana dibawah kepemimpinan Bupati H. Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha, Senin 3 Maret 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda Lobar H. Ilham, para asisten, staf ahli, kepala OPD, Sekretaris OPD, Kepala Bagian, Kepala Bidang dan pejabat fungsional Madya.

Dalam arahannya Bupati menyampaikan peringatan keras kepada semua jajarannya agar bekerja dengan serius dan berbasis data. Ia mengatakan semua kebijakan manajemen kepegawaian dilakukan berbasis kinerja.

Baca Juga:  Rakor Percepatan Program Nasional, Bupati LAZ: Semua Harus Gerak Cepat dan Kolaborasi Untuk Indonesia Raya

Karenanya ia meminta semua kepala OPD bekerja maksimal dan sesuai dengan tupoksi serta target kinerja yang telah ditetapkan.

Bupati LAZ dalam kesempatan ini juga menyampaikan hal yang tegas yaitu apabila kepala OPD dan pejabat lainnya tidak mampu bekerja sesuai target kinerja dapat mengundurkan diri.

“Silahkan bagi bapak ibu pejabat yang tidak mampu dan tidak bisa bekerja sesuai dengan target kinerja dapat mengundurkan diri karena kita harus bisa berlari untuk melakukan perubahan di Lobar,” tekannya.

Baca Juga:  Pengamat Politik STISDA Darusalam : Kedatangan Miq Tuan Dar ke Kantor Bupati, Tabayun Ala Sekotong

Bupati LAZ mengatakan langkah tegas ini dilakukan agar ada peningkatan kinerja di birokrasi Lobar. Hal ini agar ada perubahan mendasar di Lobar untuk dapat mewujudkan harapan harapan yang dititipkan masyarakat kepada pasangan Lazadha.

LAZ menekankan pentingnya semua pejabat untuk menguasai tupoksinya agar dapat bekerja maksimal. Ia juga meminta semua pejabat bekerja keras dan berbasis data dalam mewujudkan Lombok Barat maju, mandiri dan berkeadilan.

“Tentu kita harus berlari dan bekerja keras untuk mewujudkan Lobar maju, mandiri dan berkeadilan. Kita harus bersama sama dan berkolaborasi untuk mewujudkan harapan harapan masyarakat Lobar untuk sejahtera dari desa,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemprov NTB Gelar Gelegar Khasanah Ramadhan, Pembayaran pakai QRIS

Kegiatan Rapat Pimpinan ini merupakan rapat pimpinan perdana Bupati dan wakil Bupati Lobar usai dilantik secara serentak oleh presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 dan retret kepala daerah di Magelang 21 hingga 28 Februari 2025 lalu.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan semangat para pejabat untuk bekerja maksimal dan berbasis data. Rapat pimpinan ini berjalan lancar. (ramli/gontb).

Berita Terkait

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan
Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:36

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:33

Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terbaru