Harga Cabe di Mataram Tembus Rp.170 Ribu per Kilogram, Masih Berani Pedas ?

Dedi Suhadi

- Reporter

Senin, 3 Maret 2025 - 17:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saenah, penjual cabe di Pasar kebon Roek, Ampenan. Foto (DSHD)

Saenah, penjual cabe di Pasar kebon Roek, Ampenan. Foto (DSHD)

GONTB – Kepala Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Yuniarti menjelaskan salah satu pemicu orang berbelanja adalah datangnya bulan Ramadhan dengan adanya jual beli barang.

Sayangnya, ketika Ramadhan tiba harga  cabe sangat tinggi yang merupakan akibat dari tidak adanya panen dan stok cabe yang menipis.

“Ini imbas dari rusaknya tanaman cabe akibat hujan yang terjadi secara terus menerus selama Imlek dan bau nyale,” katanya, Senin 3 Maret 2025.

Dengan sering terjadinya kenaikan harga cabe di pasaran, Nelly berharap pemerintah daerah memiliki petani cabe binaan yang bisa diintervensi oleh pemerintah ketika harga cabe tinggi.

“Semoga, ada kluster petani cabe yang jadi binaan Pemerintah daerah,” katanya.

Baca Juga:  Di Electricity Connect 2024, PLN Galang Kolaborasi Global Wujudkan Transisi Energi di Indonesia

Damayanti, seorang pembeli di Pasar Kebon Roek  berharap pemerintah segera bisa menormalkan kembali harga kebutuhan pokok.

“Sebagai ibu rumah tangga, susah ngatur uang belanja kalau harga sembako terus naik,” katanya.

Pedagang Pasar Kebon Roek, Saenah mengaku baru kali ini harga cabe di Lombok loncat.

“Kemarin harga cabe di pedagang besar masih Rp100 ribu, sekarang Rp 170 ribu per kilo,” katanya.

Baca Juga:  PLN pastikan Tarif Listrik PLN per 1 Januari TIDAK NAIK

Akibat naiknya harga cabe, jelas Saenah pembeli tidak ada yang berani nawar.

“Paling orang belanja Rp5 ribu atau Rp10ribu,” katanya.

Hal yang sama dikatakan, Nia pedagang lainnya. Menurutnya, banyak pembeli yang membeli cabe secara eceran.

“Harga pas seperempat atau 250 gram Rp45 ribu,” katanya. (gontb/dshd)

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN UIW NTB Perkuat Listrik Andal untuk Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Ini Daftar Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina se-Indonesia
Libur Idulfitri 2026, PLN NTB Siapkan 45 Unit SPKLU, berikut Lokasinya
Ketua HIPMI NTB Ajak para pengusaha Jaga Kualitas dan Sajian Program Makan Bergizi Gratis
Hari Terakhir Promo “Ramadan Terang, Lebaran Tenang”, Ribuan Pelanggan di NTB Manfaatkan Diskon Tambah Daya
PLN UIW NTB Berbagi Takjil dan Sosialisasikan Promo “Ramadan Terang, Lebaran Tenang” di Mataram dan Lombok Timur
Jadwal Penyeberangan Kapal Lombok – Surabaya Tanggal 1 – 30 Maret 2026
Bulan RamadHan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50%
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:32 WITA

PLN UIW NTB Perkuat Listrik Andal untuk Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Rabu, 1 April 2026 - 06:35 WITA

Ini Daftar Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina se-Indonesia

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:01 WITA

Libur Idulfitri 2026, PLN NTB Siapkan 45 Unit SPKLU, berikut Lokasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:09 WITA

Ketua HIPMI NTB Ajak para pengusaha Jaga Kualitas dan Sajian Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:08 WITA

Hari Terakhir Promo “Ramadan Terang, Lebaran Tenang”, Ribuan Pelanggan di NTB Manfaatkan Diskon Tambah Daya

Berita Terbaru