Serap Aspirasi, Fauzan Khalid Bertemu Jajaran Pegawai BPN se-NTB

Rabu, 16 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Mataram, GONTB – Berbagai kegiatan dilakukan Anggota DPR RI selama reses masa persidangan II (Kedua) tahun sidang 2025 ini.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Fauzan Khalid mengisi kegiatan reses dengan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan para pejabat pemerintah daerah, mitra kerja komisi dan masyarakat daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, Legislator Partai NasDem yang terpilih dari daerah pemilihan (dapil) Pulau Lombok ini bertemu jajaran pegawai Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) NTB, di Aula Kanwil BPN NTB di Kota Mataram, Senin (14/4/2025).

Hadir dalam pertemuan ini Kakanwil BPN NTB, Lutfi Zakaria bersama seluruh jajaran dan para Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/ Kota se-NTB.


Dalam kegiatan penyerapan aspirasi ini, Fauzan bersama jajaran pegawai BPN se-NTB melakukan dialog dan diskusi terbuka untuk mencari solusi tepat mengatasi permasalahan dan hambatan pertanahan di NTB.

Baca Juga:  Fauzan Khalid Perjuangkan Tenaga Honorer Non Database Tetap Bekerja

Materi bahasan diantaranya kegiatan dan implementasi peraturan Menteri ATR/ Kepala BPN No. 2 Tahun 2025 tentang perubahan peraturan No. 16 tahun 2022 tentang pelimpahan kewenangan penetapan hak atas tanah dan kegiatan pendaftaran tanah.

Dalam dialog terungkap sejumlah permasalahan pertanahan di wilayah di NTB. Di NTB ada 270-an ribu bidang tanah atau 14 persen yang belum memiliki peta bidang dan menjadi sumber konflik. Karena itu, Fauzan meminta Kepala Kanwil BPN NTB berkoordinasi dengan Gubernur NTB untuk mengadakan rapat koordinasi (rakor) khusus masalah pertanahan di NTB dengan mengundang bupati dan walikota se-NTB.

“Insya Allah saya juga akan berkomunikasi dengan Pak Gubernur untuk meminta hal yang sama, mengadakan rakor pertanahan. Saya selaku Anggota Komisi II DPR RI siap hadir dan ikut membantu menyelesaikan berbagai permasalahan pertanahan di NTB,” tegas Fauzan.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Dapil Lombok H. Fauzan Khalid Bertemu Kader HMI, ini Pesannya!

Masalah lainnya terkait asset pemerintah yang diklaim masyarakat, dan banyak yang tidak dapat dibuktikan oleh pemerintah daerah. Contoh kasus, yaitu tanah rumah potong hewan di Loang Balok Kota Mataram.

Menanggapi permasalahan ini, Fauzan yang pernah menjabat Bupati Lombok Barat dua periode mengatakan, tanah rumah potong hewan seluas empat hektar ini sudah diputuskan dibagi masing-masing dua hektar untuk Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan dua hektar untuk Pemeruntah Kota Mataram.

Namun permasalahannya saat ini ada klaim dari salah seorang pekerja rumah potong hewan tersebut.

Padahal pemilik rumah potong hewan telah menandatangani bahwa tanah yang diklaim karyawan tersebut milik Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Fauzan Khalid Minta KemenPAN-RB Perbanyak Jabatan Fungsional di Daerah

Terkait dengan pra sertifikat program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL), Fauzan meminta untuk dilakukan sosialisasi ke desa-desa, terutama menjelaskan hal-hal yang terkait dengan biaya yang diakomodir APBN dan mana yang tidak. Sebab, banyak laporan terkait dari beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Kepala Kanwil BPN NTB, Lutfi Zakaria menyambut baik penyerapan aspirasi oleh Anggota Komisi II DPR RI dapil Pulau Lombok Fauzan Khalid.

Selain menyampaikan aspirasi dan beberapa permasalahan pertanahan di NTB, pertemuan ini menjadi ajang silaturrahmi dan saling mengenal.

“Pertemuan dengan mitra Komisi II DPR RI ini tentu sangat baik dan sesuai surat dan arahan Fraksi NasDem DPR RI dan DPP Partai NasDem untuk menyerap aspirasi dari masyarakat selama reses 21 Maret hingga 16 April 2025,” ujar Fauzan. (END)

Berita Terkait

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan
Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:36

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:33

Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terbaru